Yuk, Mari Mengenal Jenis Obat Diabetes

obat diabetes

Obat diabetes ; Selain mengonsumsi jenis obat yang umum dikonsumsi, Anda juga harus memperhatikan menu diet dan berolahrga secara teratur. Jadi, penting bagi Anda untuk menjaga pola makanan yang sehat dan penuh nutrisi baik setiap hari.

 

Go Dok “Jangan makan yang manis terus, nanti bisa terkena diabetes, lho!”

Ungkapan tersebut sepertinya seringkali Anda dengar, bukan? Pernyataan tersebut memang tidak salah, karena makanan manis yang syarat dengan gula, dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh, lho. Tidak hanya makanan manis saja, makanan yang berlemak juga bisa membuat Anda terkena diabetes dan penyakit jantung lainnya.

Jika Anda sudah terkena diabetes, salah satu gangguan pada tubuh yang bisa dirasakan ialah luka pada tubuh yang mudah terinfeksi dan menjadi semakin lebar. Akibatnya, tubuh memiliki banyak luka ‘koreng’, deh.

Maka dari itu, yuk, sama-sama mengenal jenis obat diabetes yang umum dikonsumsi para penderita diabetes!

Gula darah normal

Penyakit diabetes sering dihubungkan dengan kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh. Padahal, tubuh memiliki ukuran kadar gula darah yang normal, lho, karena pada dasarnya tubuh membutuhkan gula untuk menjaga fungsi tubuh dapat berjalan normal.

Lantas, seperti apa kadar gula darah yang normal?

Kadar gula darah setiap orang memiliki standar yang berbeda, tergantung dengan kondisi tubuh pada saat itu. Umumnya, orang yang belum mengonsumsi makanan dan minuman apapun, memiliki kadar gula dalam darah antara 70-130 mg/dL.

Nah, jika sudah makan, 2 jam setelah tubuh mendapatkan asupan nutrisi, kadar gula darah yang normal adalah kurang dari 180 mg/dL. Terakhir, ketika Anda hendak tidur, biasanya kadar gula darah dalam tubuh berkisar di angka 100-140 mg/dL.

Jenis Obat Diabetes

Salah satu gangguan yang terjadi bagi para penderita diabetes adalah, terganggunya metabolisme tubuh dalam memproduski hormon insulin. Nah, jika tubuh Anda sudah tidak lagi memproduksi insulin, tentunya perlu untuk mendapatkan pasokan insulin dari luar tubuh agar kadar gula dalam darah dapat terkontrol.

Setidaknya ada 5 jenis tipe suntikan insulin dengan kecepatan reaksi kerja dan durasi obat yang beragam. Sebelumnya, dokter akan mengecek kondisi pasien dan menentukan seberapa parah penyakit diabetes yang diderita pasiennya.

  • Rapid-acting(bekerja langsung setelah disuntuikan dan bertahan selama 2-4 jam)
  • Regular or short-acting(bereaksi setelah 30 menit dan bertahan selama 3-6 jam)
  • Intermediate-acting(bereaksi setelah 1-2 jam dan bertahan selama 18 jam)
  • Long-acting(bereaksi setelah 1-2 jam dan bertahan lebih dari 24 jam)
  • Ultra-long-acting(bereaksi setelah 1-2 jam dan bertahan selama 42 jam)

Selain menggunakan suntikan insulin, penderita diabetes juga akan diberikan obat minum oleh dokter. Pada dasarnya, obat minum yang diberikan terbagi menjadi dua jenis berdasarkan fungsinya, salah satunya untuk meningkatkan produksi insulin bagi tubuh Anda.

  • Pertama, obat yang meningkatkan produksi insulin di dalam pankreas, seperti chlorpropamide, glimepiride, glipizid, glyburid, nateglinide, danrepaglinide
  • Kedua, obat yang dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam memproses insulin dalam tubuh, seperti pioglitazonedan rosiglitazone

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada juga jenis obat diabetes yang memiliki fungsi utama untuk menekan kadar gula dalam tubuh.

  • Pertama, obat yang berfungsi menurunkan produksi gula dari hati, seperti alogliptin, dulaglutide, linagliptin, exenatide, liraglutide, metformin, lixisenatide, saxagliptin, sitagliptin, dan semaglutide
  • Obat yang dapat menurunkan kadar gula yang diserap oleh usus, seperti acarbosedan miglitol
  • Ada juga golongan obat sodium-glucose co-transporter 2 (SGLT2)yang dapat menghadang penyerapan gula oleh ginjal dan meningkatkan pengeluaran kadar gula melalui urin, seperti canaglifozin, dapagliflozin, dan empagliflozin 
  • Selain itu, ada juga obat yang berisi hormon insulin sintetis, yang disuntikan setelah pasien mengonsumsi makanan dengan nama Pramlinitide
  • Ada juga obat yang merupakan hasil kombinasi beberapa jenis obat lainnya, seperti menyatukan fungsi dari golongan obat SGLT2 dengan DPP-4 untuk meningkatkan hormon insulin dalam tubuh sekaligus dan menekan produksi gula dalam hati

Nah, jika Anda sudah terkena diabetes, perlu pengobatan dengan arahan dan pendamping ahli medis secara intensif, mulai dari ahli nutrisi, dokter spesialis mata dan kaki, dan tentunya ahli diabetes atau yang biasa disebut endocrinologist. Artinya, selain harus mengonsumsi obat-obat khusus, Anda juga harus memperhatikan menu diet dan berolahrga secara teratur. Tetap jaga kesehatan Anda dengan menjaga pola makanan yang sehat dan penuh nutrisi baik setiap hari, ya!

Baca juga:

Dapatkan tips-tips kesehatan lainnya dari Tim dokter, langsung dari Smartphone. Yuk, Download aplikasi Go Dok.

TP/PJ/MA

Referensi