Xerosis; Penyebab, Gejala, dan Penanganan

xerosis

Xerosis merupakan kelainan kondisi kulit yang menjadi sangat kering, sehingga terasa gatal dan mudah terkelupas. Kondisi ini disebabkan berbagai faktor, seperti kondisi lingkungan yang terlalu dingin, maupun faktor genetika seperti berkurangnya produksi sebum atau minyak seiring bertambahnya usia.

Mengenal Xerosis

Dalam dunia medis, kulit kering disebut xerosis. Kata “xero” sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti kering. Nama lain dari xerosis  adalah  Asteatotic eczema atau Eczema craquele.

Ada keadaan dimana kulit kering dapat dihindari dan dapat dikatakan bersifat sementara seperti misalnya keringnya kulit di musim dingin. Namun, ada juga kulit kering yang menetap dan tidak dapat dihindari seperti misalnya karena faktor usia.  Keduanya tentu akan membutuhkan penanganan yang berbeda.

Sebagai bagian tubuh yang membungkus organ dalam, termasuk tulang dan otot, sangat penting memiliki kulit yang sehat. Kulit yang normal adalah kulit yang  lembut dan lentur karena kandungan airnya yang tinggi. Jika kandungan air kurang maka kulit akan menjadi kering dan kusam.

Tanda dan Gejala

Dari tampilan kulit seseorang dapat terlihat sehat atau tidak. Apabila dilihat secara kasat mata kulit seseorang kering maka akan nampak tidak sehat. Keringnya kulit pada umumnya dapat menimbulkan gejala  sebagai berikut:

  • Kulit terasa tidak tidak nyaman terutama setelah mandi atau berenang
  • Kulit terasa dan terlihat kasar
  • Menimbulkan rasa gatal (pruritus)
  • Dapat terjadi pengelupasan kulit
  • Terlihat adanya garis halus atau retak
  • Warna kulit kusam
  • Bisa berwarna kemerahan bila kulit yang kering teriritasi
  • Mudah berdarah bila retakan pada kulit cukup dalam
Penyebab dan Faktor Risiko

Kulit kering dapat terjadi pada siapapun tanpa mengenal usia. Wanita biasanya cenderung lebih mengenali kondisi kulitnya dibandingkan dengan pria.

Penyebab terjadinya kulit kering pada dasarnya dibagi menjadi 3 hal:

  • Kurangnya produksi minyak kulit (sebum)
  • Hilangnya sebum
  • Kondisi lingkungan yang menyebabkan kurangnya kadar air kulit.

Terjadinya kulit kering  tergantung  pada faktor risiko berikut ini:

  • Usia diatas 40 tahun. Semakin usia bertambah maka kadar air kulit akan menurun dan juga minyak yang dikeluarkan oleh kulit semakin berkurang.
  • Kondisi kesehatan
  • Tempat tinggal (lokasi, ketinggian, kelembaban, lingkungan dan sebagainya)
  • Berapa banyak waktu yang dihabiskan di luar rumah seperti seberapa lama kulit terkena  paparan matahari
  • Adanya penyakit yang mendasari seperti dermatitis atopik, psoriasis, diabetes, gagal ginjal, hipotiroid, sjogren syndrome, dan sebagainya.

Faktor lainnya juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering, di antaranya:  

  • Udara dingin

Kulit cenderung mengalami kondisi terkering di musim dingin. Pada musim ini suhu dan tingkat kelembaban kulit pun merosot.

  • Peningkatan suhu ruangan

Kondisi ini terjadi pada saat pemakaian pemanas sentral, tungku pembakaran kayu, pemanas ruangan, dan perapian. Semuanya mengurangi kelembaban dan mengeringkan kulit.

  • Mandi air hangat terlalu sering

Mandi air hangat dengan durasi yang terlalu lama bisa membuat kulit kering.

  • Zat chlorin

Zat ini dapat ditemui pada cairan pemutih maupun yang terdapat di kolam renang. Akibat sering berenang, terutama di kolam yang sangat terklorinasi maka kulit pun kering.

  • Sabun dan deterjen yang keras

Banyak sabun, deterjen, dan shampo diformulasikan untuk menghilangkan minyak dan itu sebabnya minyak kulit di area yang terkenapun ikut hilang dan kulit menjadi kering.

Diagnosis

Diagnosis hanya dapat dilakukan dengan memeriksa kondisi kulit secara langsung. Dokter akan menanyakan dengan detail faktor-faktor risiko yang ada dan memastikan apakah ada penyakit lain yang memicunya. Secara kasat mata, sebenarnya kita sendiripun dapat melakukan penilaian sendiri terhadap kulit kita dengan cara memeriksa kulit dengan rutin.

Penanganan

Dokter mungkin akan menyarankan langkah-langkah perawatan di rumah dengan menggunakan beberapa salep atau krim seperti:

  • Pelembab, terutama krim atau lotion yang mengandung urea dan asam laktat
  • Steroid topikal/oles untuk area yang mengalami sangat meradang dan gatal

Lakukan perawatan sendiri dapat di lakukan di rumah dengan teratur dan rutin. Biasanya jika dilakukan perawatan kulit dengan baik maka kulit akan menyembuh dalam waktu 1-2 minggu.

Pencegahan

Walaupun tidak semua kulit kering dapat dicegah namun hal-hal dibawah ini dapat dilakukan sebagai perawatan harian terhadap kulit. Kulit kering tidak bisa selalu dicegah, apalagi seiring bertambahnya usia. Namun, Anda dapat membantu menghindari atau mengurangi gejala xerosis hanya dengan memodifikasi rutinitas harian Anda seperti :

  • Hindari mandi dengan air yang terlalu panas, lebih baik mandi dengan air yang suam-suam kuku.
  • Jangan terlalu lama terkena air baik saat mandi atau berenang.
  • Gunakan sabun mandi yang lembut, mengandung moisturizer, tidak berwarna, tidak mengandung wewangian yang tajam atau alkohol.
  • Jangan menggosok kulit yang kering dengan handuk setelah mandi. Keringkan tubuh anda cukup dengan menempelkan handuk menyerap air pada tubuh.
  • Banyak minum air agar kulit terhidrasi dengan baik.
  • Hindari menggaruk daerah yang terkena agar tidak menjadi infeksi, pecah, dan berdarah.
  • Gunakan lotion pelembab yang berbasis minyak seperti baby oil, terutama saat musim dingin.
  • Gunakan tabir surya yang cukup saat keluar rumah.
  • Gunakan alat pengatur kelembaban ruangan/humidifier untuk meningkatkan kelembaban udara di rumah Anda.
Komplikasi

Pada orang-orang yang memiliki penyakit dermatitis atopik, keringnya kulit dapat semakin memperburuk kondisi kulit sehingga mungkin saja akan timbul pembengkakan,  kemerahan pada kulit, dll. Selain itu kulit kering yang pecah, juga dapat berdarah dan luka  membuat bakteri  masuk ke kulit dan menyebabkan terjadinya infeksi.

Kapan harus ke dokter

Sebagian besar kasus kulit kering merespons dengan baik ketika dilakukan perubahan gaya hidup dan penanganan di rumah. Namun, segera temui dokter jika:

  • Kondisi tidak membaik walaupun sudah perawatan di rumah.
  • Kulit kering disertai kemerahan, gatal dan sangat mengganggu.
  • Ada luka terbuka atau infeksi dari goresan kulit.

 

Baca juga:

 

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

PJ/TP

Referensi