Waspadai Penyakit Mata Pada Bayi Baru Lahir

Penyakit mata pada bayi baru lahir

Penyakit mata pada bayi baru lahir ; Salah satu masalah yang umum terjadi pada bayi yang baru lahir adalah gangguan pada mata atau penglihatan. Karenanya, waspadai penyakit mata mulai dari amblyopia hingga mata kuning  di masa-masa awal kehidupan si buah hati.

 

Go Dok – Setelah melahirkan si buah hati, tentu Anda merasakan kebahagiaan yang amat sangat. Namun, seringkali kebahagiaan ini juga diiringi oleh rasa khawatir dan was-was terhadap kesehatan bayi Anda. Hal ini tentu wajar, dan kewaspadaan memang sangatlah penting bagi Anda yang memiliki bayi berusia di bawah 2 bulan. Pasalnya, masa-masa tersebut merupakan masa-masa di mana bayi Anda masih rentan dalam terkena berbagai macam penyakit dan infeksi, akibat sistem imunnya yang belum terbentuk sempurna. Salah satu masalah yang umum terjadi pada bayi yang baru lahir adalah gangguan pada mata atau penglihatan.

Berikut penyakit mata pada bayi baru lahir yang harus Anda ketahui!

1. Amblyopia (lazy eyes)

Waspadai penyakit mata pada bayi yang baru lahir ini, karena keadaan ini bisa saja berlanjut hingga si anak menginjak usia remaja, dan bahkan dewasa. Amblyopia merupakan suatu kondisi di mana penglihatan anak menjadi berkurang pada satu mata, dikarenakan perkembangan organ penglihatan yang tidak normal di masa-masa awal kehidupannya.

Mata yang daya lihatnya lebih lemah (kanan atau kiri) biasanya akan melihat ke berbagai arah tanpa sebab yang jelas. Karenanya, jika Anda melihat salah satu mata si buah hati yang baru lahir bergerak secara tidak normal, segeralah bawa ia ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

2. Konjungtivitis

Waspadai penyakit mata konjungtivitis, alias mata merah, jika terjadi pada bayi yang berusia di bawah 28 hari. Ya, penyakit yang disebabkan oleh alergi dan infeksi bakteri ini memang bisa menyerang bayi yang baru lahir. Pada orang dewasa, kondisi ini mungkin tidak berbahaya dan akan sembuh dalam beberapa hari. Namun, pada bayi yang baru lahir, efeknya bisa saja berbeda dan harus mendapatkan perawatan yang sesuai sesegera mungkin.

3. Mata juling

Banyak bayi yang baru lahir menderita mata juling karena otot-otot mata mereka yang bertugas mengontrolnya masihlah sangat lemah. Hal ini memang sering terjadi pada bayi yang baru lahir, dan Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini. Namun, jika bayi Anda sudah berusia 4 bulan lebih dan masih tetap menderita mata juling, maka segeralah periksakan kondisi matanya ke dokter anak agar mendapat penanganan lebih lanjut.

4. Tersumbatnya saluran air mata

Saluran air mata merupakan suatu bagian mata yang bertugas penting dalam memproduksi air mata yang senantiasa melembapkan organ tubuh tersebut. Nah, bayi yang baru lahir umumnya menderita penyumbatan pada saluran air mata, karena fungsi mata belum sempurna seluruhnya. Hal ini biasanya mengakibatkan keluarnya air mata tanpa terkontrol, hingga mengaliri pipi dan wajahnya. Jika terjadi setiap bayi Anda bangun tidur, Anda hanya perlu mengelapnya dengan kapas lembut secara rutin. Namun, jika air mata mengalir terus sepanjang hari, segeralah periksakan bayi Anda pada dokter spesialis anak.

5. Mata kuning

Mata kuning pada bayi merupakan salah satu tanda bahwa bayi Anda menderita penyakit kuning, dan biasanya kondisi ini juga disertai dengan warna kulit yang menguning. Hal ini sangat umum dialami oleh bayi yang baru lahir, disebabkan oleh produksi bilirubin yang tidak menentu karena organ hati bayi belumlah berfungsi secara sempurna di hari-hari awal kehidupannya.

Kondisi ini umumnya akan menghilang dengan sendirinya setelah 2 – 3 minggu, yaitu saat fungsi hatinya sudah berjalan sempurna. Namun, jika mata kuning pada bayi terjadi lebih dari 2- 3 minggu, hal ini mungkin merupakan sebuah tanda bahwa ada kondisi medis lain yang dideritanya. Karena itu, segeralah periksakan bayi Anda ke dokter.

Nah, itu dia penjelasan tentang waspadai penyakit mata pada bayi baru lahir. Semoga bermanfaat, dan selalu waspada, ya!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan bayi Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ Go Dok untuk tanya jawab dengan dokter seputar permasalahannya. GRATIS! Download aplikasinya di sini.

SF/PJ/MA

Referensi