Waspada! Bahaya Mommyrexia Saat Hamil

Bahaya Mommyrexia Saat Hamil 

Bahaya Mommyrexia Saat Hamil ;  Mommyrexia merupakan suatu istilah yang menggabungkan kata mommy dan Anoreksia, suatu kelainan makan yang diderita oleh beberapa wanita. Bahayanya ibu hamil dan janin akan kekurangan asupan nutrisi, protein, vitamin, dan karbohidrat.

 

Go Dok Pernahkah Anda mendengar istilah Mommyrexia? Belum pernah? Tidak heran. Istilah ini memang hampir tidak pernah terdengar di Indonesia, dan jauh lebih populer di negara-negara Barat. Istilah ini mulai populer digunakan pada tahun 2011, saat Victoria Beckham terlihat sangat kurus meskipun saat itu ia sedang mengandung anaknya yang terakhir. Semua paparazzi dan media massa saat itu menyebut Victoria terkena sindrom Mommyrexia. Nah, sebenarnya apa sih Mommyrexia itu? Untuk mengetahuinya, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini!

Apa itu Mommyrexia?

Sejatinya, Mommyrexia adalah istilah untuk suatu perilaku ibu hamil yang sangat ketakutan akan kenaikan berat badan. Saking takutnya, ibu-ibu hamil ini tidak akan mengikuti diet sehat penuh nutrisi dan kerbohidrat yang disarankan oleh para pakar kesehatan, dan lebih memilih makan dalam porsi yang sangat sedikit. Jika dilihat, Mommyrexia memang merupakan suatu istilah yang menggabungkan kata mommy dan Anoreksia, suatu kelainan makan yang diderita oleh beberapa wanita. Dalam kasus ini, para ibu hamil lah yang menderita Anoreksiia, dan berusaha keras agar berat badan mereka tidak bertambah banyak selama kehamilan.

Bagaimana seorang wanita bisa menderita Mommyrexia saat hamil?

Sama seperti Anoreksia, sejatinya Mommyrexia adalah masalah kejiwaan, yang penyebabnya tidak berhubungan dengan kelainan organ fisik, melainkan pada kesehatan psikologis seseorang. Mereka akan berpikir bahwa menjadi gemuk saat hamil merupakan hal yang sangat buruk dan tidak boleh terjadi. Karena itu, mereka lebih memilih untuk menjalani diet ketat selama kehamilan, untuk mencegah bertambahnya berat badan. Hal ini kemungkinan besar juga dipicu oleh selebriti seperti Victoria Beckham – tampak kurus meskipun tengah hamil 8 bulan di tahun 2011- yang mengangkat Mommyrexia sebagai tren kehamilan terbaru. Hasilnya, semakin banyak wanita yang berpikir bahwa badan yang gemuk saat hamil itu membuat mereka menjadi jelek dan tidak menarik sehingga akhirnya mereka menjalani diet ketat sebagi solusi untuk tetap kurus.

Apa Bahaya Mommyrexia saat hamil?

Saat hamil, Anda dan janin di dalam kandungan memerlukan asupan nutrisi, protein, vitamin, dan karbohidrat yang sedikit lebih banyak dari biasanya. Selain itu, seorang wanita hamil membutuhkan 300 kalori lebih banyak dalam sehari, dibandingkan ketika sedang tidak hamil. Hal ini sangat penting, karena selama hami, tubuh Anda juga bekerja lebih keras daripada biasanya. Sebagai contoh, seorang wanita umumnya memerlukan kalori sebanyak 2200 kkal, dan saat hamil kebutuhan ini bertambah menjadi 2500 kkal. Jika Anda mengandung anak kembar, kebutuhan ini bertambah lagi menjadi 3500 kkal, dan 4500 kkal untuk kembar tiga. Nah, maka bayangkan saja jika Anda berusaha tetap kurus selama kehamilan, tentunya seluruh kalori dan nutrisi tersebut tidak akan terpenuhi , bukan?

Fakta lainnya adalah, menjadi gemuk di masa kehamilan merupakan hal yang wajar, dan Anda tidak perlu khawatir selama Anda masih berada di batas wajar tersebut. Seorang wanita yang memiliki berat sesuai rata-rata normal sebelum kehamilan, perlu menambah berat badan hingga 12 – 15 kg di masa kehamilannya. Sementara itu, wanita yang sebelum kehamilan memiliki berat di bawah rata-rata, perlu menambah berat badannya sebanyak 13 hingga 18 kg selama kehamilan. Tentu saja jika Anda memiliki berat badan di atas rata-rata, Anda hanya perlu menambah sekitar 7 – 11 kg di masa kehamilan. Nah, apakah Anda masih di dalam batas normal tersebut? Jika iya, maka tak perlu Anda mengurangi berat badan. Jagalah asupan nutrisi, protein, dan kalori selama kehamilan agar si buah hati lahir dengan sehat!

Nah, itu dia penjelasan mengenai bahaya Mommyrexia saat hamil yang harus Anda waspadai. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Punya permasalahan seputar kandungan Anda? Gunakan fitur ‘tanya Dokter’ untuk chat dokter seputar penanganannya. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.

 

SF/PJ/MA

Referensi