Vaksin Difteri Bagi Orang Dewasa ; Seberapa Pentingkah?

vaksin difteri bagi orang dewasa

Go DokVaksin difteri bagi orang dewasaDewasa ini, tidak semua orang tahu mengenai penyakit difteri, terlebih vaksin yang diperlukan untuk mencegah penyakit ini. Padahal, jika dibiarkan saja, penyakit ini dapat melumpuhkan jalan pernapasan Anda, menimbulkan masalah serius pada jantung, dan bahkan menyebabkan kematian.  Terlebih lagi, penyebaran penyakit ini di Indonesia pun masih cukup marak, lantaran tidak digalakkannya vaksin difteri untuk anak-anak maupun orang dewasa. Nah, sebenarnya apa pentingnya vaksin difteri bagi orang dewasa? Untuk menjawab hal tersebut, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa itu penyakit Difteri?

Penyakit difteri, atau difteria, merupakan suatu infeksi yang disebabkan oleh  racun yang dihasilkan oleh jenis bakteri Corynebacterium diphtheriae. Penyakit ini bersifat serius, sangat menular, dan bisa menyebabkan kematian. Secara khusus, difteri menyebabkan munculnya sebuah lapisan tebal di bagian belakang tenggorokan Anda. Hal ini dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, mulai dari gangguan pernapasan, kelumpuhan, gagal jantung, bahkan kematian. Bakteri penyebab difteri menular dan menyebar melalui bersin serta batukan penderita. Tak hanya itu, difteri dapat pula menyebar melalui benda atau makanan yang telah terkontaminasi sisa batuk atau bersin penderitanya. Mudah sekali menular, bukan?

Umumnya, penyakit difteri menimbulkan beberapa gejala, termasuk sakit tenggorokan, suara menjadi serak, kesulitan bernapas, dan timbulnya demam. Namun, dalam beberapa kasus, penyakit difteri justru tidak menimbulkan gejala apapun. Meski begitu, penderita difteri tetap bisa menyebarkan infeksi bakteri kepada orang lain, hingga 4 minggu setelah menderita difteri.

Lalu, apa pentingnya vaksin difteri bagi orang dewasa?

Terdapat 3 faktor risiko dari penyakit difteri, yaitu lingkungan pemukiman yang terlalu padat, tingkat kebersihan yang buruk, serta kurangnya penerimaan imunisasi alias vaksin difteri. Ya, tidak meratanya pemberian vaksin difteri adalah salah satu penyebab utama penyakit ini terus menerus berkembang. Pasalnya, data statistik juga menunjukkan bahwa sebanyak 1 dari 10 penderita difteri meninggal dunia. Mengerikan, bukan? Jadi, sangat jelas bahwa pentingnya vaksin difteri bagi orang dewasa adalah sebagai pencegah berkembangnya penyakit menular tersebut.

Siapa sajakah orang dewasa yang wajib divaksin?

Siapapun, selama mereka belum pernah mendapatkan vaksin difteri semasa kecil, wajib menerima imunisasi tersebut. Hal ini terutama menjadi penting pada mereka yang memiliki anak, adik, atau saudara penderita difteri. Pemberian vaksin difteri untuk orang dewasa yang anak bayinya menderita difteri juga penting, guna mencegah bayi Anda terjangkit penyakit ini. Vaksin yang diberikan pada orang dewasa, umumnya adalah TdaP vaksin, suatu bentuk vaksin difteri khusus untuk orang dewasa.

Selain itu, pemberian vaksin difteri Tdap juga dianjurkan bagi ibu hamil. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan di antara minggu ke – 27 dan minggu ke-36 kehamilan. Hal ini disarankan untuk kebaikan si calon ibu maupun si jabang bayi, di mana vaksin difteri yang diberikan saat bayi masih di kandungan, bisa menjadi antibodi baginya setelah dilahirkan. Pasalnya, saat si calon ibu menerima vaksin difteri, ia juga akan menurunkan antibodi pelawan penyakit difteri kepada si calon bayi.  Hal ini akan membuat si bayi terlindung dari difteri, bahkan setelah ia dilahirkan dan tumbuh dewasa. Hebat, bukan?

Nah, itu dia penjelasan tentang pentingnya vaksin difteri bagi orang dewasa. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.

 

SF/PJ/MA

Referensi