Tips Memilih Celana Dalam yang Baik agar Terhindar dari Lecet

Tips memilih celana dalam

Tahukah Anda pakaian dalam bisa memengaruhi kesehatan organ vital Anda, lho? Maka dari itu, ada baiknya Anda perhatikan tips memilih celana dalam yang baik dan tepat agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan Anda sebelum membelinya.

 

Go DokWalaupun dikenakan di balik pakaian, bukan berarti membuat Anda sembarangan memililih pakaian dalam, ya. Memilih pakaian dalam dengan bahan yang tidak nyaman bisa membuat area vital Anda jadi lecet dan iritasi, lho.

Nah, ladies, selain mempertimbangkan bahannya, biasanya Anda juga memikirkan harga, desain, dan warnanya, bukan? Penelitian membuktikan bahwa pakaian dalam bisa memengaruhi kesehatan organ vital Anda, lho. Maka dari itu, ada baiknya Anda mempertimbangkan dengan baik sebelum membeli celana dalam yang tepat untuk Anda.

Nah, agar tidak salah, simak tips memilih celana dalam yang baik di bawah ini, ya.

Pilih ukuran celana dalam yang pas

Tips memilih celana dalam yang pertama Anda harus memperhatikan ukurannya. Sama seperti Breast Holder (BH) atau yang lebih dikenal dengan Bra, memilih ukuran celana dalam yang pas bisa membuat perbedaan kenyamanan yang signifikan, lho. Ukuran celana dalam yang terlalu sempit berpotensi menimbulkan iritasi pada vagina, terlebih lagi pada mereka yang sedang berada pada masa menopause.

Hal serupa juga dirasakan oleh kaum adam. Ukuran celana dalam yang terlalu kecil juga dapat menyebabkan iritasi akibat pengelupasan kulit pada daerah yang terlalu lembap. Gesekan yang ditimbulkan pada celana dalam yang sempit dapat menganggu kesehatan kulit Anda, lho.

Selalu pertimbangkan bahan celana dalam

Ketika berbicara mengenai bahan celana dalam, tidak ada yang lebih baik dari pada katun. Katun baik untuk digunakan dalam aktifitas sehari-hari, mengingat bahan ini membuat penggunanya merasa nyaman. Selain aliran udara bisa bebas keluar masuk, kelembutan dari katun juga mampu meminimalisasi gesekan yang dapat melukai kulit, lho.

Celana dalam yang terbuat dari katun juga bisa mengurangi kelembapan di daerah seksual penggunanya, sehingga daerah tersebut bisa terhindar dari bau yang tak sedap dan keringat yang berlebih.

Sebenarnya, boleh saja memilih bahan celana dalam selain katun, namun pakar kulit menyarankan agar tidak menggunakannya terlalu sering.

Belanja secara rutin

Selanjutnya,tips memilih celana dalam yang tepat dengan rutin memperhatikan layak atau tidaknya untuk dipakai. Mungkin Anda salah satu orang yang akan membeli celana dalam jika sudah rusak atau sudah tidak lagi bisa dipakai. Nah, hal ini sebenarnya kurang baik bagi kesehatan permukaan kulit di antara kedua paha Anda, lho. Desain yang dirancang khusus untuk memberi kenyamanan dan kesehatan pada kulit Anda tak lagi mampu menjalankan fungsinya. Bahkan, bisa menimbulkan iritasi di daerah selangkangan Anda.

Kurangi penggunaan thong dan spandex

Nah, tips memilih celana dalam yang terakhir dengan mengurangi penggunaan thong dan spandex. Biasanya perempuan cenderung lebih peduli memilih bentuk celana dalam dengan alasan agar dapat mendukung penampilan mereka dalam berpakaian. Namun tahukah Anda, thong merupakan desain yang paling buruk untuk kesehatan organ intim. Sementara itu, spandex berpotensi membuat penggunanya mengalami infeksi saluran urin dan sembelit.

Jika Anda harus memakai kedua jenis pakaian dalam ini, sebaiknya digunakan pada acara khusus saja, sehingga potensi gangguan kesehatan bisa diminimalisasi.

Demikianlah tips memilih celana dalam yang baik untuk kesehatan. Jangan sampai, mengorbankan kesehatan kulit hanya demi faktor penampilan semata. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini

RZ/TP/PJ

Referensi