Terlalu Banyak Minum Air Putih, Berbahayakah?

Terlalu banyak minum air putih

Terlalu banyak minum air putih dalam kurun waktu yang sangat singkat akan menyebabkan kadar garam atau sodium dalam darah melonjak turun dengan drastis secara tiba-tiba. Ciri-ciri tubuh kelebihan air biasanya muncul rasa mual disertai muntah, kepala terasa pusing dan terjadi perubahan pada mental.

Go DokMinum air putih secara teratur dalam jumlah yang cukup dapat membantu tubuh dalam menyeimbangkan suhu keseluruhan, menghindari konstipasi, membantu melarutkan atau membuang zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh dan mendukung siklus kerja berbagai fungsi tubuh lainnya.

Sudah menjadi hal yang lumrah diberbagai kalangan bahwa minum air putih sangat baik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dalam berbagai situasi.

Apakah terlalu banyak minum air putih bisa membahayakan tubuh?

Kondisi berbahaya tersebut dapat terjadi jika Anda terlalu banyak minum air putih namun dalam kurun waktu yang sangat singkat sehingga menyebabkan kadar garam atau sodium dalam darah melonjak turun dengan drastis secara tiba-tiba.

Pada situasi yang normal ginjal manusia hanya dapat mengeluarkan paling banyak setengah liter air dalam kurun waktu satu jam. Terlalu banyak minum air putih juga dapat menimbulkan ketidakseimbangan karena kita Anda memasukkan air dengan jumlah lebih banyak dari yang bisa diproses dan dikeluarkan tubuh dalam kurun waktu tertentu.

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri tubuh jika terjadi kelebihan air:

  1. Muncul rasa mual yang diikuti dengan muntah
  2. Kepala terasa pusing
  3. Terjadi perubahan terhadap mental seperti merasa bingung dan atau disorientasi.

Lalu, bagaimana cara mengatasi kelebihan air tersebut?

Dilansir dari healtline.com, penanganan untuk gejala-gejala diatas biasanya dilakukan dengan mengurangi asupan cairan pada penderita, pemberian obat yang bersifat diuretic untuk mendorong lebih banyaknya urin yang dikeluarkan, penanganan langsung penyebab kelebihan air, penghentian penggunaan obat yang bisa mendorong terjadinya situasi tersebut dan pada kasus tertentu memberikan asupan sodium untuk mengganti sodium dalam tubuh yang terlanjur hilang berlebihan.

Jika tidak segera ditangani situasi kelebihan air pada tubuh atau over hydration dapat menyebabkan gejala-gejala lebih buruk seperti lemah otot, kejang hingga keram pada otot, kejang tubuh, tidak sadarkan diri hingga terjadinya koma.

Meskipun kondisi kekurangan air atau dehidrasi lebih sering terjadi pada masyarakat umum dibandingkan kondisi kelebihan air, namun ada baiknya Anda terbiasa menghindari situasi tersebut.

Salah satu hal paling sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan minum dalam takaran yang cukup misalnya 1 hingga 4 gelas per jam. Hal tersebut juga berlaku jika sedang dalam kondisi berolahraga yang intens, akan lebih baik untuk minum setiap beberapa waktu sekali dibandingkan hanya minum dalam satu waktu sekaligus.

Jika Anda dalam kondisi sehat, tidak memiliki riwayat penyakit diabetes, ginjal atau lainnya penggunaan minuman selain air putih seperti minuman isotonic selama aktivitas berolahraga juga bisa menjadi pilihan karena mengandung gula dan elektrolit seperti sodium dan potassium yang biasanya hilang dalam keringat.

Bagi para atlit professional misalnya dibidang lari, sangat disarankan untuk menimbang tubuh sebelum dan setelah melakukan olahraga atau lomba lari, sehingga dapat dilakukan perhitungan secara pasti berapa banyak jumlah air yang telah hilang dan harus dikembalikan kedalam tubuh.

Pada akhirnya selama kita selalu memastikan bahwa tubuh menerima hal-hal yang diperlukan secara cukup dan tidak berlebihan maka kondisi kelebihan atau bahkan kekurangan air akan dapat dengan mudah dihindari oleh siapa saja.

Nah, ternyata terlalu banyak minum air putih tidak baik bagi kesehatan tubuh Anda. Untuk itu, jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsi air putih ya!

 

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.