Teh Jati Cina untuk Menurunkan Berat Badan, Amankah?

teh jati cina

Teh jati cina untuk menurunkan berat badan, amankah? Anda perlu ingat bahwa ramuan pencahar seperti teh jati cina tidak dianjurkan untuk dikonsumsi terutama untuk jangka waktu yang lama ataupun dalam dosis tinggi. Jangan mengonsumsinya selama lebih dari dua minggu, karena ini akan merusak fungsi normal usus besar Anda.

 

Go Dok – Mungkin Anda pernah mendengar minuman teh jati cina atau bahkan pernah mencicipinya. Biasanya, minuman yang satu ini dikonsumsi untuk menurunkan berat badan atau detoks tubuh. Lalu, apa manfaat lainnya dari minuman ini? Dan amankah  bagi kesehatan? Yuk, simak terus artikelnya!

Apa itu teh jati cina? 

Di beberapa negara, tanaman jati cina telah digunakan selama bertahun-tahun untuk membantu meringankan kondisi kesehatan tertentu, seperti masalah kulit, gangguan pencernaan, dan penyakit pernapasan. Hari ini, bentuk teh dari ramuan ini semakin populer karena efeknya terhadap sembelit dan potensi meningkatkan proses pembuangan limbah di dalam tubuh. Teh jati cina memiliki rasa sedikit manis, tetapi juga sensasi pahit yang kuat. Karena itu, orang terkadang mencampurkannya dengan teh hijau atau menambahkan madu untuk meningkatkan rasa.

Teh jati cina adalah obat pencuci perut non-resep yang disetujui FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat. Teh ini digunakan untuk mengobati sembelit dan juga untuk membersihkan usus sebelum tes diagnostik seperti kolonoskopi. Teh ini juga digunakan untuk sindrom iritasi usus (IBS), wasir, dan penurunan berat badan. Asupan yang direkomendasikan untuk orang dewasa usia 12 atau lebih adalah 17,2 miligram (mg) per hari. Para ahli mengingatkan agar tidak melebihi 34,4 mg per hari. Untuk konstipasi pada anak-anak, dianjurkan 8,5 mg per hari. Untuk konstipasi setelah kehamilan, 28 mg dibagi dalam 2 dosis.

Senna mengandung banyak bahan kimia yang disebut sennosides. Berkat senyawa ini, teh jati cina juga dapat membantu menghilangkan cacing usus dan parasit usus lainnya. Dengan membersihkan tubuh Anda dari parasit ini, Anda dapat menyerap lebih banyak nutrisi dari makanan. Namun, karena memiliki efek pencahar, ramuan ini sekarang biasa diperlakukan sebagai “teh diet” atau teh detoks, yang digunakan oleh orang-orang yang mencari cara cepat untuk menurunkan berat badan. .

Apakah aman minum teh jati cina untuk menurunkan berat badan?

Anda perlu ingat bahwa ramuan pencahar seperti teh jati cina tidak dianjurkan untuk dikonsumsi terutama untuk jangka waktu yang lama ataupun dalam dosis tinggi. Jangan mengonsumsinya selama lebih dari dua minggu, karena ini akan merusak fungsi normal usus besar Anda. Mereka mungkin membuat sistem pencernaan Anda “tergantung” pada teh. Seiring waktu, teh jati cina dapat merusak fungsi dinding usus Anda, menurunkan kemampuan otot-otot Anda untuk berkontraksi sendiri.

Terlebih lagi, teh ini dapat mendatangkan masalah pencernaan, seperti diare, yang kemudian dapat memicu dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Mual dan muntah juga bisa terjadi setelah minum teh ini. Beberapa individu mungkin juga alergi terhadap daun jati cina, dan ini dapat menyebabkan warna urin Anda berubah. Penggunaan jangka panjang juga dapat mengubah jumlah atau keseimbangan beberapa bahan kimia dalam darah (elektrolit) yang dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung, kelemahan otot, kerusakan hati, dan efek berbahaya lainnya.

Teh jati cina memang disetujui oleh FDA sebagai pencahar non-resep, menjadikannya pengobatan yang layak dan relatif aman bagi mereka yang berjuang dengan sembelit. Namun, tidak dianjurkan untuk menggunakannya sebagai alat penurun berat badan.

Sebaliknya, jika Anda bertujuan untuk menurunkan berat badan, lakukanlah melalui langkah-langkah yang lebih sehat seperti berolahraga dan makan makanan yang kaya buah, sayuran, protein tanpa lemak, dan karbohidrat berserat.

Baca juga:

Ingin tips sehat seputar diet? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk chat dengan dokter seputar tipsnya. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.

TA/PJ/MA

Referensi