Sukralfat ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Sukralfat

 

 

Sukralfat merupakan obat untuk pencegahan ulkus/tukak pada saluran cerna. Sukralfat tidak diabsorbsi dengan baik oleh tubuh melalui saluran cerna. Obat ini bekerja terutama pada lapisan dalam lambung untuk mencegah terjadinya ulkus/tukak dan mencegah lapisan dalam lambung dari asam lambung, enzim, dan garam empedu.

Nama Generik

Sukralfat

Merek Dagang

Episan; Gitafat; Inpepsa; Kalpepsa; Molafate; Mucogard; Musin; Neciblok; Nucral; Pepco; Peptovell; Profat; Propepsa; Salfate; Taxilan; Ulcumaag; Ulsafate; Ulsanic; Ulsicral; Ulsidex; Ulsidex.

Pengertian

Sukralfat merupakan obat untuk pencegahan ulkus/tukak pada saluran cerna. Sukralfat tidak diabsorbsi dengan baik oleh tubuh melalui saluran cerna. Obat ini bekerja terutama pada lapisan dalam lambung untuk mencegah terjadinya ulkus/tukak dan mencegah lapisan dalam lambung dari asam lambung, enzim, dan garam empedu.

Sukralfat biasanya digunakan untuk ulkus duodenum aktif. Sukralfat dapat mengobati ulkus/tukak aktif tapi tidak dapat mencegah terjadinya ulkus di kemudian hari.

Golongan

Anti Ulkus/tukak, Protectant

Sediaan

  • Tablet 500 mg
  • Suspensi 500 mg/5 mL.

Indikasi

Dosis untuk pemberian oral (tablet dan suspensi)

  • Penyakit ulkus duodenum, Aktif
    • Dosis dewasa: (Suspensi dan tablet) 1 gram per oral 4 kali sehari pada perut kosong selama 4 sampai 8 minggu kecuali penyembuhan telah ditunjukkan dengan x-ray atau pemeriksaan endoskopi
    • Dosis anak: 40 hingga 80 mg/kg/hari per oral dibagi setiap 6 jam atau 0,5 hingga 1 gram per oral 4 kali sehari.
  • Penyakit ulkus duodenum, Pemeliharaan
    • Dosis dewasa: (Tablet) 1 gram per oral dua kali sehari
    • Dosis anak (1 sampai 10 tahun): 1 gram per oral sebelum tidur.
  • Ulkus stres (stress ulcer); Profilaksis
    • Dosis dewasa: 1 gram melalui selang nasogastrik (NGT) atau per oral setiap 6 jam
    • Dosis bayi: 40 mg/kg/hari melalui selang nasogastrik atau per oral dibagi dalam 4 dosis
    • Dosis anak: 40 sampai 80 mg/kg/hari melalui selang nasogastrik atau peroral dibagi dalam 4 dosis; dosis maksimal 4 gram/hari.

Kontraindikasi

Sukralfat sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Hipersentivitas terhadap sukralfat atau senyawa turunan lainnya.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu.

Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika Anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Sukralfat yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas atau berbicara. Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Tanda peningkatan kadar gula darah atau kadar gula darah tinggi seperti kebingungan, merasa mengantuk, lebih sering haus, lebih sering lapar, berkemih lebih sering, napas cepat, atau napas berbau buah
  • Memar atau perdarahan.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil).

Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat Anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas:

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Sukralfat. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat Sukralfat.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan B. Kategori ini menyatakan bahwa baik penelitian pada hewan coba dan wanita hamil tidak menunjukkan risiko penggunaan obat terhadap janin (efek teratogenik dan efek lain) dan tidak terkonfirmasi dengan uji klinis terkontrol pada wanita hamil trimester pertama.

Konsumsi Sukralfat oleh ibu menyusui belum dapat dikesamping risiko terhadap bayi

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Sukralfat
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Obat ini dapat berintraksi dengan obat lainnya dan menimbulkan masalah kesehatan. Sampaikan pada dokter, bila Anda mengkonsumsi obat bebas atau obat dari dokter lainnya.
  • Jika Anda memiliki kadar gula darah tinggi (diabetes), Anda harus memeriksa gula darah Anda secara rutin ketika mengonsumsi obat ini
  • Bila Anda berusia ≥65 tahun, gunakan obat ini secara hati-hati. Anda akan lebih mungkin mengalami efek samping obat
  • Obat ini mengandung alumunium. Sebelum memulai konsumsi obat ini cek label obat untuk melihat kandungan alumunium dan diskusikan dengan dokter
  • Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan
  • Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Sukralfat telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Sukralfat. Obat tersebut antara lain:

  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Digoksin
    • Ketokonazole
    • Dolutegravir
    • Bictegravir.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat sedang)
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat rendah)
    • Phenytoin
    • Quinidine
    • Lansoprazole
    • Cimetidine
    • Produk yang mengandung Aluminum, Kalsium atau Magnesium.

Penyimpanan

Untuk sediaan obat tablet, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 25°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

RE/JJ/MA

Referensi