Sudahkan Anda Mengenal Gejala dan Terapi Stroke?

Terapi stroke

Terapi stroke ; Orang yang selamat dari stroke perlu mempelajari kembali kemampuan yang hilang karena kerusakan otak. Terapi dapat membantu Anda mempelajari kembali kemampuan Anda. Jenis terapi stroke yang harus dilakukan pasien tergantung pada stadium penyakit.

 

Go DokStroke sudah tidak asing lagi bagi kita. Di Amerika Serikat, stroke merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan serius jangka panjang pada orang dewasa. Tetapi ada kabar baik bahwa tersedia perawatan yang dapat mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh stroke. Namun, Anda perlu mengenali gejala stroke agar dapat tiba di rumah sakit dengan cepat dan segera mendapatkan perawatan untuk mencegah kecacatan.

Stroke, kadang-kadang disebut “serangan otak” yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu atau bahkan berhenti. Stroke merupakan keadaan darurat medis. Dalam beberapa menit, sel-sel otak mulai mati. Yuk, kenali gejala dan terapi stroke untuk lebih mendalaminya!

Gejala stroke

Ada dua jenis utama stroke. Yang pertama, disebut stroke iskemik, disebabkan oleh gumpalan darah yang menghalangi atau menyumbat pembuluh darah atau arteri di otak. Sekitar 80 persen dari semua stroke adalah iskemik. Yang kedua, dikenal sebagai stroke hemoragik, disebabkan oleh pembuluh darah di otak yang pecah dan berdarah ke otak. Sekitar 20 persen stroke adalah hemoragik.

Anda perlu mengetahui beberapa gejala stroke, sebagai berikut

  • Mati rasa tiba-tiba atau kelemahan wajah, lengan atau kaki (terutama di satu sisi tubuh)
  • Kebingungan tiba-tiba, kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
  • Tiba-tiba kesulitan melihat pada satu atau kedua mata
  • Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Sakit kepala berat mendadak tanpa sebab yang diketahui.

Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak yang berlangsung lama dan itu bisa mempengaruhi seluruh tubuh. Efek dari stroke berkisar dari ringan hingga berat. Efek dari stroke tergantung pada area otak yang rusak. Jenis cacat yang bisa disebabkan oleh stroke, antara lain

  • Kelumpuhan atau masalah mengendalikan gerakan
  • Nyeri dan masalah lain dengan indra
  • Masalah menggunakan atau memahami bahasa
  • Masalah dengan pemikiran dan memori
  • Gangguan emosional.
Apa saja terapi stroke yang bisa dicoba?

Orang yang selamat dari stroke perlu mempelajari kembali kemampuan yang hilang karena kerusakan otak. Terapi dapat membantu Anda mempelajari kembali kemampuan Anda. Jenis terapi stroke yang harus dilakukan pasien tergantung pada stadium penyakit. Umumnya ada tiga tahapan pengobatan untuk stroke: pencegahan, terapi segera setelah stroke, dan rehabilitasi pasca stroke.

Terapi untuk mencegah stroke pertama didasarkan pada penanganan faktor risiko yang mendasari individu untuk stroke, seperti hipertensi, fibrilasi atrium, dan diabetes, atau mencegah pembentukan meluas darah yang dapat menyebabkan stroke iskemik. Terapi stroke akut mencoba untuk menghentikan pendarahan stroke hemoragik. Tujuan rehabilitasi pasca stroke adalah untuk mengatasi cacat yang diakibatkan oleh kerusakan stroke.

Terapi stroke meliputi obat-obatan, operasi, atau rehabilitasi. Mari kita lihat satu per satu.

1. Obat atau terapi obat

Terapi stroke ini merupakan pengobatan paling umum untuk stroke. Jenis obat yang paling populer digunakan untuk mencegah atau mengobati stroke adalah antitrombotik (agen antiplatelet dan antikoagulan) dan trombolitik.

  • Antitrombotik mencegah pembentukan gumpalan darah yang dapat tersangkut di arteri serebral dan menyebabkan stroke. Obat antiplatelet mencegah pembekuan dengan mengurangi aktivitas trombosit, sel-sel darah yang berkontribusi pada pembekuan darah. Antikoagulan mengurangi risiko stroke dengan mengurangi sifat pembekuan darah.
  • Obat trombolitik digunakan untuk mengobati stroke iskemik akut yang sedang berlangsung yang disebabkan oleh penyumbatan arteri. Obat-obatan ini menghentikan stroke dengan melarutkan bekuan darah yang menghalangi aliran darah ke otak.
  • Neuroprotectants adalah obat yang melindungi otak dari cedera sekunder yang disebabkan oleh stroke.

2. Operasi atau pembedahan

Terapi ini digunakan untuk mencegah stroke, untuk mengobati stroke akut, atau untuk memperbaiki kerusakan pembuluh darah atau malformasi di dalam dan di sekitar otak. Ada dua jenis pembedahan untuk pencegahan dan pengobatan stroke: endarterektomi karotis dan bypass ekstratial / intrakranial (EC/IC).

3. Rehabilitasi

Ketidakmampuan stroke sangat merusak pasien stroke dan keluarga, tetapi terapi tersedia untuk membantu merehabilitasi pasien pasca stroke.

  1. Terapi fisik adalah landasan proses rehabilitasi. Tujuan terapi fisika adalah agar pasien stroke belajar kembali aktivitas motorik sederhana seperti berjalan, duduk, berdiri, berbaring, dan proses beralih dari satu jenis gerakan ke yang lain.
  2. Terapi okupasi bertujuan untuk membantu pasien mempelajari kembali aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, berpakaian, mandi, memasak, membaca dan menulis, dan menyemprot.
  3. Terapi wicara sesuai untuk setiap pasien dengan masalah memahami ucapan atau kata-kata tertulis, atau masalah membentuk pidato. Ahli patologi membantu pasien stroke mempelajari kembali kemampuan berbicara dan bahasa, termasuk menelan, atau mempelajari bentuk komunikasi lainnya. Terapis membantu pasien stroke agar pasien membantu diri mereka sendiri untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, mengembangkan cara berkomunikasi alternatif, dan mengembangkan keterampilan untuk menghadapi frustrasi karena tidak dapat berkomunikasi sepenuhnya.
  4. Terapi psikologis/psikiatri dapat membantu meringankan beberapa masalah mental dan emosional yang diakibatkan oleh stroke. Masalah psikologis, seperti depresi, kecemasan, frustrasi, dan kemarahan, adalah ketidakmampuan pasca-stroke yang umum. Terkadang terapi ini bermanfaat bagi anggota keluarga pasien stroke untuk mencari bantuan psikologis juga.

Keberhasilan terapi stroke bergantung dari bermacam-macam hal dan yang terpenting adalah kerja sama dari keluarga dan teman Anda. Keluarga dan teman yang peduli menjadi salah satu faktor terpenting keberhasilan terapi. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi Anda.

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini

TA/PJ/MA

Referensi