Sudahkah Anda Mengenal Gejala Penyakit Chikungunya?

Gejala penyakit chikungunya

Gejala penyakit chikungunya berkembang 3 hingga 7 hari setelah digigit oleh nyamuk yang terinfeksi. Penyakit ini mudah menyebar. Gejala yang paling umum adalah demam dan nyeri sendi. Gejala lainnya antara lain sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan sendi, mual dan ruam.

 

Go DokPenyakit chikungunya sempat membuat heboh beberapa tahun silam di Indonesia. Penyakit ini oleh masyarakat dikenal juga sebagai penyakit flu tulang. Untuk lebih jelasnya seputar penyakit chikungunya dan gejalanya, simak terus artikel di bawah ini, ya!

Apa sih chikungunya itu?

Chikungunya adalah virus yang ditularkan ke manusia oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang terinfeksi. Nama chikungunya sendiri berasal dari kata bahasa Afrika yang berarti “membungkuk karena kesakitan” dan diucapkan “chik-en-gun-ye”.

Pertama kali dijelaskan selama wabah di Tanzania Selatan pada tahun 1952, virus itu kemudian menyebar ke Afrika, Asia, Eropa, dan Samudra Hindia dan Pasifik. Awalnya diyakini sebagai penyakit “tropis”, para ahli terkejut ketika wabah terjadi di timur laut Italia pada tahun 2007. Pada akhir 2013, wabah terjadi untuk pertama kalinya di Amerika di Kepulauan Karibia. Di Amerika, penularan lokal penyakit ini telah ditemukan di 44 negara dan wilayah. Ini artinya nyamuk di area virus dan menyebar ke manusia.

Lalu, apa saja gejala penyakit chikungunya?

Gejala penyakit chikungunya berkembang 3 hingga 7 hari setelah digigit oleh nyamuk yang terinfeksi. Penyakit ini mudah menyebar. Gejala yang paling umum adalah demam dan nyeri sendi. Gejala penyakit chikungunya lainnya antara lain:

  • Sakit kepala
  • Pembengkakan sendi
  • Nyeri otot
  • Mual
  • Ruam.

Gejala penyakit chikungunya mirip dengan flu dan bisa parah, tetapi biasanya tidak mematikan. Meskipun gejala chikungunya bisa parah, penyakit ini jarang berakibat fatal, tidak seperti demam berdarah, yang dapat mematikan jika tidak ditangani secara tepat waktu, kebanyakan orang dapat pulih dalam kurun waktu seminggu. Beberapa mengalami nyeri sendi selama berbulan-bulan atau lebih lama.

Beberapa kasus menghasilkan gejala arthritis persisten. Orang yang berisiko untuk kasus penyakit yang lebih parah termasuk bayi baru lahir, orang dewasa di atas usia 65 tahun, dan pasien dengan kondisi medis yang mendasarinya.

Sampai saat ini belum ada obat untuk chikungunya, dan tidak ada vaksin untuk mencegahnya, jadi pengobatan difokuskan untuk meredakan gejala. Anda dapat melakukan tes darah yang dapat menunjukkan apakah Anda memiliki virus chikungunya.

Orang yang terinfeksi perlu istirahat, minum banyak cairan, dan minum obat-obatan seperti ibuprofen, naproxen, atau acetaminophen untuk meredakan demam dan nyeri sampai gejala memudar.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi chikungunya adalah menghindari gigitan nyamuk. Nyamuk yang menyebarkan virus chikungunya menggigit pada siang hari dan malam hari. Berikut ini beberapa tips untuk Anda :

  • Gunakan obat nyamuk. Anda dapat menggunakan obat nyamuk dengan DEET, picaridin, IR3535, minyak eucalyptus lemon, atau para-menthane-diol. Saat menggunakan tabir surya, aplikasikan repellant serangga setelah Anda mengaplikasikan tabir surya.
  • Kenakan pakaian yang menutupi lengan dan kaki Anda. Saat tidak terlalu panas, tutup dengan lengan panjang, celana panjang, kaos kaki, dan topi.
  • Gunakan layar di jendela dan pintu.Memperbaiki lubang di layar untuk mencegah nyamuk di luar. Bila memungkinkan, Anda dapat menggunakan AC.
  • Jika tidur di luar, tidurlah di bawah kelambu.
  • Gunakan pakaian yang dilapisi dengan permethrin.
  • Buanglah air dari tempat-tempat yang dapat menampung air. Seminggu sekali, Anda dapat mengosongkan dan menggosok, membalikkan, menutup, atau membuang barang-barang yang menampung air, seperti ban, ember, mainan, kolam renang, pot bunga, atau tempat sampah. Periksa di dalam dan di luar rumah Anda. Nyamuk biasanya bertelur dekat air.

Nah, itu tadi gejala penyakit chikungynya dan penjelasannya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan agar tidak menjadi sarang nyamuk, ya. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggung? Segera chat dokter untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasinya di sini.

TS/PJ/MA

Referensi