Sudahkah Anda Mengenal  Diet Rendah Bakteri ?

Diet rendah bakteri

Diet rendah bakteri merupakan suatu pola makan yang melibatkan pemilihan bahan makanan, proses persiapan, dan pembuatan makanan dengan kadar bakteri yang amat rendah. Diet ini dirancang untuk meminimalisir kontak Anda dengan bakteri dan patogen lainnya.

Go DokKebanyakan dari Anda tentu baru kali ini mendengar tentang diet rendah bakteri. Pasalnya, diet yang satu ini tidak berperan besar dalam menurunkan berat badan Anda.

Namun, diet rendah-bakteri sangat bagus dalam menjaga kesehatan tubuh, mencegah datangnya penyakit, serta memperkuat sistem imun Anda. Penasaran mengenai diet rendah bakteri? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu diet rendah bakteri?

Diet rendah bakteri adalah suatu pola makan yang melibatkan pemilihan bahan makanan, proses persiapan, dan pembuatan makanan dengan kadar bakteri yang amat rendah. Diet ini dirancang untuk meminimalisir kontak Anda dengan bakteri dan patogen lainnya.

Artinya, Anda harus sangat memperhatikan kebersihan dan kadar bakteri dalam suatu makanan atau bahan makanan sebelum mengonsumsinya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri masuk ke dalam tubuh dan mendatangkan penyakit. Dokter mungkin akan merekomendasikan jenis diet ini jika Anda memiliki sistem imun yang lemah dan lebih rentan terkena infeksi.

Selain itu, diet ini juga dianjurkan bagi Anda yang tengah menjalani perawatan kanker, transplantasi organ, menderita HIV/AIDS, dan kondisi medis lain yang mungkin melemahkan sistem imun tubuh.

Aturan dasar diet rendah bakteri

Bakteri dan patogen lainnya kemungkinan besar hadir pada makanan yang masih mentah atau segar, seperti ikan segar, sayuran segar, dll. Nah, proses memasak hingga matang dapat membunuh mikroorganisme tersebut, sebelum masuk ke perut Anda.

Contohnya, sayuran segar haruslah dimasak atau direbus hingga lembut, tidak boleh dikonsumsi mentah. Daging ayam dan sapi juga harus dimasak matang, dan telur harus dimasak hingga bagian kuningnya tidak lembek. Selain itu, produk olahan sapi layaknya susu, keju, dan yoghurt juga harus dipastikan melalui proses pasteurisasi, yaitu suatu proses pemanasan yang membunuh bakteri apapun.

Apa saja makanan yang harus dihindari?

Biji-bijian : roti dan sereal dengan kandungan biji-bijian atau kacang yang masih mentah, oat mentah, pasta yang belum dimasak.

Sayuran : segala macam sayuran mentah dan sayuran yang belum dicuci, salad deli, salad yang dihidangkan pada meja prasmanan, jus sayuran yang belum terpasteurisasi.

Produk olahan sapi : susu, yoghurt, dan keju yang belum melalui proses pasteurisasi, eggnog, sharp cheddar, feta, keju deli, dan jenis keju lain yang dicampur dengan sayuran mentah.

Daging dan protein : segala bentuk dan jenis daging yang dihidangkan mentah dan belum dimasak hingga matang, daging ikan yang belum dimasak, telur setengah matang, dan telur mentah.

Kacang-kacangan : susu kedelai yang masih mentah, tempe  dan tahu yang mentah, serta segala jenis kacang yang masih mentah dan tidak dimasak.

Selain itu pantangan diet rendah bakteri lainnya, Anda juga harus menghindari mengonsumsi buah-buahan yang belum dicuci hingga bersih. Madu mentah yang baru dipanen juga harus dihindari, begitu pula dengan mengonsumsi adonan kue yang masih mentah. Hindari pula meminum air yang langsung ditimba dari sumur atau sungai tanpa dimasak, serta menambahkan bumbu masakan setelah masakan matang (sehingga bumbu dan rempah tidak matang).

Makanan apa saja yang dianjurkan?

Dalam diet rendah bakteri ini, aturannya sangat sederhana. Anda bisa mengonsumsi apapun, selama makanan, minuman atau masakan tersebut sudah dimasak hingga benar-benar matang. Pastikan semua roti, nasi, daging sapi, daging ayam, oat, dan sereal yang Anda konsumsi dimasak hingga matang, begitu pula telur.

Pastikan air yang di minum sudah direbus terlebih dahulu, dan pastikan Anda mengonsumsi susu dan produk olahannya yang sudah dipasteurisasi. Selain itu, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan mentah, selama sudah dicuci hingga bersih.

Anda juga masih bisa menikmati makanan sisa, seperti es krim, kue, donat, saus, selai, sirup, selama mereka Anda simpan di dalam kulkas atau freezer sehingga meminimalisir perkembangan bakteri jahat.

Nah, itu dia serba serbi dalam mengenal diet rendah-bakteri. Jika Anda memiliki sistem imun yang lemah, maka jangan takut untuk mencobanya, ya!

 

Baca juga:

Selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

 

SF/PJ/MA

Referensi