Simvastatin ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Simvastatin

 

 

Simvastatin adalah obat dalam kelompok yang disebut sebagai inhibitor HMG CoA reductase atau statin. Biasa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida pada darah. Obat ini hanya dapat diberikan pada usia di atas 10 tahun.

Nama Generik

Simvastatin

Merek Dagang

Alletrol; Compositum; Beschol; Cholestat; Cholexin; Detrovel; Esvat; Ethicol; Hufastatin; Kolefion; Lesvatin; Lipinorm; Lipivast; Mersivas; Mevastin; Netrachol; Norpid; Phalol; Pontizoc; Preschol; Rechol; Rendapid; Rocoz; Selvim; Simbado; Simcor; Simvaschol; Sinova; Sintrol; Statcol; Stimpid; SVT; Tanilva; Valansim; Valemia; Vaster; Vidastat; Vytorin; Zaptrol; Zocor

Pengertian

Simvastatin adalah obat dalam kelompok yang disebut sebagai inhibitor HMG CoA reductase atau statin. Obat ini berperan dalam menurunkan kadar lemak jahat (low-density lipoprotein atau LDL dan trigliserida pada darah. Disaat yang bersamaan obat ini juga meningkatkan kadar kolesterol baik (high-density lipoprotein, atau HDL).

Simvastatin biasa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida pada darah. Konsumsi obat ini juga dapat menurunkan risiko stroke, serangan jantung, dan berbagai komplikasi penyakit lainnya. Obat ini hanya dapat diberikan pada usia di atas 10.

Golongan

Antihiperlipidemia, inhibitor HMG-COA Reductase, statin

Golongan Obat

K (Obat keras)

Sediaan

  • Tablet salut selaput 5 mg
  • Tablet salut selaput 10 mg
  • Tablet salut selaput 20 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian secara oral (tablet salut selaput)

  • Pada pasien dengan risiko tinggi terkena penyakit jantung koroner; Profilaksis
    • Dosis dewasa: Awal, 40 mg secara oral sekali sehari di malam hari; rentang dosis, 5 hingga 40 mg setiap hari.
  • Pada pasien dengan risiko cerebrovaskuler; Profilaksis:
    • Dosis dewasa: Awal, 40 mg secara oral sekali setiap malam; rentang dosis, 5 hingga 40 mg setiap hari.
  • Hiperkolesterolemia familial – heterozigot
    • Dosis dewasa: Awal, 10 atau 20 mg secara oral sekali setiap malam; rentang dosis, 5 hingga 40 mg setiap hari
    • Dosis anak (10 hingga 17 tahun): Awal, 10 mg secara oral sekali di malam hari; rentang dosis, 10 hingga 40 mg setiap hari; dosis maksimal 40 mg/hari. Sesuaikan dengan interval 4 minggu atau lebih besar untuk memenuhi tujuan terapi.
  • Hiperkolesterolemia familial – homozigot
    • Dosis dewasa: 40 mg secara oral sekali setiap malam.
  • Hiperlipoproteinemia tipe keluarga 3
    • Dosis dewasa: Awal, 10 atau 20 mg secara oral sekali setiap malam; rentang dosis, 5 hingga 40 mg setiap hari.
  • Hipertrigliseridemia
    • Dosis dewasa: Awal, 10 atau 20 mg secara oral sekali setiap malam; rentang dosis, 5 hingga 40 mg setiap hari.
  • Hiperlipidemia campuran
    • Dosis dewasa: Awal, 10 atau 20 mg secara oral sekali setiap malam; rentang dosis, 5 hingga 40 mg setiap hari.
  • Hiperkolesterolemia primer
    • Dosis dewasa: Awal, 10 atau 20 mg secara oral sekali setiap malam; rentang dosis, 5 hingga 40 mg setiap hari.

Catatan:

  • Penggunaan dosis 80 mg dibatasi untuk pasien yang telah menerima dosis tersebut secara kronis selama setidaknya 12 bulan tanpa bukti toksisitas otot
  • Pasien yang tidak dapat mencapai kadar kolesterol LDL target dengan simvastatin 40 mg sehari tidak boleh ditingkatkan menjadi dosis harian 80 mg, tetapi harus menerima pengobatan alternatif untuk menurunkan kadar kolesterol LDL.

Kontraindikasi

Simvastatin sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Penyakit liver (hati) aktif, termasuk peningkatan terus-menerus yang tidak dapat dijelaskan pada kadar transaminase hepar (SGOT/SGPT)
  • Penggunaan bersamaan (kontaminan) dengan gemfibrozil, siklosporin, danazol, inhibitor CYP3A4 yang kuat (misalnya, boceprevir, klaritromisin, eritromisin, protease inhibitor HIV, itraconazole, ketoconazole, nefazodone, posaconazole, telaprevir, telithromycin, vorikonazol), atau produk yang mengandung cobicistat
  • Hipersensitivitas terhadap simvastatin atau komponen apa pun dari produk
  • Ibu menyusui
  • Wanita yang sedang hamil atau mungkin hamil; dapat menyebabkan kerusakan janin.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika Anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping  yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas atau berDiskusikan. Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Detak jantung yang tidak terasa normal
  • Tidak bisa buang air kecil atau perubahan volume urin
  • Obat ini dapat menyebabkan nyeri otot atau kelemahan otot. Kadang-kadang, masalah otot yang sangat buruk dapat terjadi yang dapat menyebabkan masalah ginjal. Meskipun jarang, kematian telah terjadi pada orang yang mendapatkan masalah ini saat mengonsumsi simvastatin. Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami nyeri atau kelemahan otot yang tidak normal (dengan atau tanpa demam atau merasa tidak sehat)
  • Masalah hati yang sangat buruk dan kadang-kadang mematikan telah terjadi ketika mengkonsumsi obat ini. Hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki tanda-tanda masalah hati seperti urin berwarna gelap, merasa lelah, tidak lapar, perut begah atau nyeri perut, kotoran berwarna terang, muntah, atau kulit atau mata kuning.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil). Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas Anda:.

  • Sakit kepala
  • Sakit pinggang
  • Sakit perut
  • Kotoran keras (konstipasi)
  • Iritasi hidung dan tenggorokan
  • Hidung berair
  • Hidung tersumbat
  • Batuk.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Simvastatin. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat Simvastatin.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan X dimana studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan janin atau ada bukti risiko janin berdasarkan pengalaman manusia atau keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang mungkin didapatkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita yang sedang atau mungkin hamil.

Pemberian Simvastatin kepada ibu menyusui, menunjukkan efek terhadap bayi. Oleh karena itu hindari mengonsumsi obat ini saat menyusui atau jangan menyusui jika Anda diharuskan untuk mengonsumsi obat ini.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Simvastatin
    • Jika memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Jika sedang hamil atau mungkin hamil. Jangan mengonsumsi obat ini jika Anda hamil
    • Jika sedang Jangan menyusui saat Anda meminum obat ini
    • Jika Anda mengonsumsi obat yang tidak boleh dikonsumsi bersama obat ini, seperti obat-obatan tertentu yang digunakan untuk HIV, infeksi, atau depresi
    • Jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti ini: penyakit liver (hati) aktif atau peningkatan enzim hati.
  • Jika Anda memiliki gula darah tinggi (diabetes), Anda harus memperhatikan kadar gula darah Anda dengan cermat
  • Ikuti diet dan rencana latihan yang dikatakan dokter Anda
  • Jangan mengonsumsi lebih dari yang disarankan dokter. Mengonsumsi lebih banyak dapat meningkatkan peluang untuk timbulnya efek samping yang sangat buruk
  • Hindari atau batasi minum anggur, bir, atau minuman campuran hingga kurang dari 3 gelas sehari. Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk mengalami penyakit liver (hati)
  • Hindari jus grapefruit dan konsumsi buahgrapefruit
  • Jika Anda berusia 65 tahun atau lebih, gunakan obat ini dengan hati-hati. Anda bisa mengalami lebih banyak efek samping
  • Obat ini dapat membahayakan bayi yang belum lahir jika meminumnya saat Anda hamil
  • Gunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan saat mengkonsumsi obat ini.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan tingkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Simvastatin telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Simvastatin. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (Tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Cyclosporine
    • Atazanavir
    • Telithromycin
    • Danazol
    • Mifepristone
    • Idelalisib
    • Amprenavir
    • Indinavir
    • Saquinavir
    • Voriconazole
    • Tipranavir
    • Fosamprenavir
    • Lopinavir
    • Darunavir
    • Boceprevir
    • Telaprevir
    • Cobicistat
    • Paritaprevir
    • Letermovi
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Warfarin  
    • Niacin
    • Verapamil
    • Diltiazem
    • Amiodarone
    • Ranolazine
    • PazopanibSimeprevir 
    • Eslicarbazepine
    • Pibrentasvir
    • Glecaprevir
    • Quinupristin
    • Fusidic Acid
    • Fluconazole
    • Carbamazepine
    • Risperidone
    • Acenocoumarol
    • Ciprofloxacin
    • Colchicine
    • Azithromycin
    • Amlodipine
    • Lomitapide
    • Clofibrate
    • Ciprofibrate
    • Fenofibrate
    • Delavirdine
    • Tadalafil
    • Daptomycin
    • Fenofibric Acid
    • Dabigatran
    • Eltrombopag
    • Bezafibrate.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat sedang)
    • Efavirenz
    • Ticagrelor
    • Alitretinoin
    • Interferon Beta
    • Clopidogrel
    • Digoxin
    • Phenytoin
    • Bosentan
    • Rifampin
    • Oxcarbazepine
    • Levothyroxine
    • Dronedarone
    • Albiglutide
    • Etravirine
    • Quinine
    • Paclitaxel
    • Crizotinib
    • Lanthanum
    • Carbonate
    • Fluvoxamine
    • Elbasvir
    • Grazoprevir
    • Voxilaprevir
    • Apalutamide.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersama an  dalam tingkat ringan)
    • Troglitazone.

Penyimpanan

Untuk sediaan tablet salut selaput simpan pada suhu ruangan (20-30°C) . Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

RE/JJ/MA

Referensi