Sildenafil ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Sildenafil

 

 

Sildenafil berperan untuk melemaskan otot-otot yang ditemukan di dinding pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area-area tertentu dari tubuh. Sildenafil lebih dikenal dengan nama Viagra digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi (impotensi) pada pria.

Nama Generik

Sildenafil.

Merek Dagang

Emposil; Rozgra; Stilesco; Viagra; Viajoy; Vimax

Pengertian

Sildenafil berperan untuk melemaskan otot-otot yang ditemukan di dinding pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area-area tertentu dari tubuh. Sildenafil lebih dikenal dengan nama Viagra digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi (impotensi) pada pria.

Obat ini juga digunakan dalam pengobatan hipertensi arteri pulmonal (arteri yang membawa darah kaya oksigen kembali ke jantung).

Golongan

Anti hipertensi, Vasodilator perifer, Agen disfungsi ereksi, Phosphodiesterase Type 5 Inhibitor Vasodilator

Golongan Obat

K (Obat keras)

Sediaan

  • Tablet salut selaput 25 mg
  • Tablet salut selaput 50 mg
  • Tablet salut selaput 100 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian secara oral (tablet salut selaput)

  • Disfungsi ereksi
    • Dosis dewasa: 25 hingga 100 mg (dosis umum 50 mg), 1 jam (kisaran 0,5 hingga 4 jam) sebelum aktivitas seksual; frekuensi maksimal konsumsi obat sekali sehari.
  • Hipertensi arteri pulmonal
    • Dosis dewasa: 5 atau 20 mg per oral 3 kali sehari; beri dosis setiap 4 hingga 6 jam
    • Dosis anak: 0,5 mg/kg per oral sekali malam dan pagi hari sebelum operasi penyakit jantung bawaan.

Catatan

  • Pada anak kurang dari 17 tahun hanya digunakan untuk pengobatan hipertensi arteri pulmonal.

Kontraindikasi

Sildenafil sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Penggunaan bersamaan reguler atau intermiten nitrat organik dalam bentuk apapun
  • Penggunaan bersamaan dengan protease inhibitor HIV atau elvitegravir/cobicistat/ tenofovir/emtricitabine (bila digunakan untuk hipertensi arteri pulmonal)
  • Penggunaan bersamaan dengan riociguat atau stimulator siklase guanylate lainnya
  • Hipersensitivitas terhadap sildenafil atau salah satu komponennya.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu.

Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping sildenafil yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas, pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Nyeri dada atau dada seperti tertekan atau detak jantung cepat
  • Detak jantung yang tidak terasa normal
  • Pusing yang sangat buruk atau pingsan
  • Sakit kepala yang sangat buruk
  • Batuk darah
  • Perut begah atau muntah
  • Perubahan kekuatan pada 1 sisi tubuh, kesulitan berbicara atau berpikir, mempertahankan keseimbangan, atau penglihatan kabur
  • Perubahan penglihatan
  • Kehilangan penglihatan
  • Perubahan dalam pendengaran
  • Telinga berdering
  • Pusing
  • Masalah atau kehilangan memori
  • Kejang
  • Sesak napas
  • Bengkak di tangan atau kaki
  • Demam.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Sildenafil. Jika memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda.

Kehamilan dan Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan X dimana baik studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya abnormalitas janin dan besarnya risiko obat ini pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaatnya. Dikontraindikasikan bagi wanita hamil atau wanita usia subur.

Keamanan pemberian sildenafil pada ibu menyusui, risiko terhadap bayi yang disusui belum dapat ditentukan.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Sildenafil
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat Anda mengalami alergi
    • Jika Anda menggunakan obat yang disebut “poppers” seperti amyl nitrite dan butyl nitrite
    • Jika Anda mengonsumsi salah satu obat berikut: isosorbide dinitrate, isosorbide mononitrate, atau nitrogliserin
    • Jika Anda mengonsumsi obat lain yang memiliki kandungan obat yang sama di dalamnya
    • Jika Anda telah diberitahu bahwa Anda tidak cukup sehat untuk berhubungan seks.
  • Hindari mengemudi dan melakukan tugas atau tindakan lain yang membutuhkan kewaspadaaan sampai Anda melihat bagaimana efek obat ini terhadap diri Anda
  • Untuk mengurangi kemungkinan merasa pusing atau pingsan, bangunperlahan-lahan selama beberapa menit setelah duduk atau berbaring. Hati-hati ketika naik tangga
  • Jangan mengonsumsi obat ini dengan obat lain yang digunakan untuk mengobati perubahan kemampuan seks
  • Bicarakan dengan dokter Anda sebelum Anda minum anggur, bir, atau minuman campuran
  • Efek samping yang sangat buruk dan terkadang mematikan seperti detak jantung yang tidak terasa normal, serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi yang sangat buruk telah terjadi dengan obat ini
  • Masalah mata yang sangat buruk jarang terjadi dengan obat ini. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan penglihatan dan terkadang kehilangan penglihatan, yang mungkin tidak kembali
  • Jika Anda berusia 65 tahun atau lebih, gunakan obat ini dengan hati-hati. Anda bisa mengalami lebih banyak efek samping
  • Jangan berikan pada anak
  • Obat ini tidak menghentikan penyebaran penyakit seperti HIV atau hepatitis yang dilewatkan melalui darah atau berhubungan seks
  • Katakan kepada dokter jika Anda hamil atau berencana untuk hamil
  • Katakan kepada dokter jika Anda menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan sildenafil telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan sildenafil. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Organic Nitrates
    • Saquinavir
    • Ritonavir
    • Indinavir
    • Nitroprusside
    • Amyl Nitrite
    • Amprenavir
    • Molsidomine
    • Nelfinavir
    • Atazanavir
    • Fosamprenavir
    • Tipranavir
    • Darunavir
    • Lopinavir
    • Boceprevir
    • Telaprevir
    • Cobicistat
    • Riociguat.
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Itraconazole
    • Dihydrocodeine
    • Telithromycin
    • Nefazodone
    • Voriconazole
    • Cannabis
    • Clarithromycin
    • Simeprevir
    • Ceritinib
    • Fluconazole
    • Idelisib
    • Lumacaftor
    • Conivaptan
    • Fosnetupitant
    • Ivosidenib.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat sedang)
    • Bosentan
    • Silodosin
    • Erythromycin
    • Ketoconazole
    • Delavirdine
    • Rifapentine
    • Alpha-1 Adrenergic Blockers
    • Nebivolol
    • Etravirine
    • Ciprofloxacin
    • Paclitaxel
    • Ranolazine
    • Crizotinib
    • Furosemide
    • Apalutamide.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat ringan)
    • Cimetidine.

Penyimpanan

Untuk sediaan tablet salut selaput, simpan pada suhu ruangan (20-30°C) . Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

JJ/MA

Referensi