Serba-Serbi Pengobatan Penyakit Hemofilia

pengobatan penyakit hemofilia

Pengobatan penyakit hemofilia sejatinya hanya untuk mengontrol penyakit ini dengan menambahkan protein esensila untuk pembekuan darah ke dalam tubuh Anda, melalui sumber lain. Karena, penyakit hemofilia merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

 

Go Dok – Pernahkah Anda mendengar istilah hemofilia? Belum? Baiklah, kalau begitu ada baiknya Anda menyimak penjelasan mengenai penyakit ini terlebih dahulu. Hemofilia merupakan suatu kondisi yang diwariskan dalam keluarga, terutama pada laki-laki, yang tergolong cukup langka. Mereka yang menderita hemofilia tidak bisa menghentikan pendarahan saat terluka atau cedera, karena tubuh mereka tidak dapat mengalami pembekuan darah secara normal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya protein esensial yang dibutuhkan untuk proses pembekuan darah.

Para penderita hemofilia sejatinya tidak akan terlalu terganggu dengan pendarahan akibat luka atau cedera ringan.  Namun, jika pendarahan terjadi di bagian dalam tubuh, terutama di area lutut, siku, dan pergelangan kaki, maka hal ini bisa berbahaya. Nah, dengan kondisi yang berbahaya tersebut, maka tak heran banyak orang yang mencari pengobatan penyakit hemofilia. Apakah pengobatan penyakit hemofilia yang dimaksud? Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini!

Apakah pengobatan penyakit hemofilia yang paling tepat?

Meskipun sejatinya kondisi hemofilia tidak bisa disembuhkan, namun kondisi ini bisa dikontrol dengan menambahkan protein esensila untuk pembekuan darah ke dalam tubuh Anda, melalui sumber lain. Sumber lain yang dimaksud adalah protein yang diambil dari darah pendonor, atau protein esensial yang diciptakan secara artifisial di dalam laboratorium.

Kedua sumber ini dapat dimasukkan ke dalam tubuh Anda melalui suntikan ke pembuluh darah. Proetin esensial yang diciptakan secara artifisal, saat ini dikenal luas dengan nama recombinant clotting factors, dan merupakan sumber protein pembekuan darah yang lebih direkomendasikan oleh para ahli. Pasalnya, recombinant clotting factors dapat menghindarkan penderita hemofilia dari infeksi bawaan yang mungkin ditularkan melalui darah pendonor. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan suplai protein esensial dari darah babi, yang sudah terbukti cukup efektif dalam mengatasi hemofilia.

Meskipun metode yang telah dijelaskan di atas dapat mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh hemofilia, dan memang terbukti dapat diterapkan pada penderitanya, namun masih ada kesempatan tubuh Anda menolak untuk menerimanya. Hal ini terutama terjadi pada penderita hemofilia tipe langka, Acquired hemophilia, di mana kelainan sistem imun menyertai dan memperparah kondisi ini. Karena itu, biasanya dokter juga akan meresepkan beberapa jenis obat-obatan, seperti Antifibrinolytic , guna mencegah pembekuan darah menjadi pecah kembali.

Obat-obatan apa saja yang digunakan penderita hemofilia?

Seperti yang telah dijelaskan, obat-obatan yang mendampingi metode penambahan protein salah satunya adalah jenis Antifibrinolytic , yang bertugas mencegah pembekuan darah menjadi pecah kembali. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan fibrin sealants, untuk luka dan cedera yang Anda derita. Obat-obatan ini dapat dioleskan langsung pada area yang terluka atau mengalami cedera, untuk mempercepat penyembuhan dan pembekuan darah di area tersebut.

Obat ini terutama banyak digunakan dalam terapi dental (gigi dan mulut). Tak hanya itu, jika Anda menderita hemofilia, maka Anda juga disarankan untuk mendapatkan vaksin Hepatitis A dan B sesegera mungkin. Hal ini untuk mencegah Anda dalam tertular kedua penyakit tersebut saat menerima injeksi protein esensial dari darah pendonor yang mungkin terinfeksi oleh virus penyebab hepatitis.

Nah, itu dia serba-serbi pengobatan penyakit hemofilia yang patut Anda ketahui. Semoga bermanfaat, ya!

 

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasinya Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi