Salbutamol ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

salbutamol

Salbutamol digunakan untuk mencegah penyempitan saluran napas (bronkus) pada pasien asma, bronkitis, empisema, dan penyakit paru-paru lainnya.Salbutamol merupakan obat dalam golongan bronkodilaor adrenergik. Obat ini biasanya dipakai dengan cara dihirup melalui mulut hingga ke saluran napas dan paru-paru.

 

Nama Generik

Salbutamol/Albuterol

Merek Dagang

Asmacare; Asmacel; Astharol; Azmacon; Beclomet; Easyhaler; Bromosal; Bronchosal; Brondisal; Brontez; Butasal; Combivent; Combivent UDV; Cybutol; Cycbutol; Farbivent; Fartolin; Fartolin Expectorant; Fartolin Nebules; Glisend; Glitaven; Grafalin; Lasal; Lasal Expectorant; Pritasma; Proast; Prosal; Proventol; Salbron; Salbron Ekspektoran; Salbutamol Hivent; Salbuven; Salbuven Expectorant; Salvasma; Suprasma; Tasma; Teosal; Velutine Nebule Solution; Venasma; Vensal; Ventolin; Ventolin Expectorant; Ventolin Inhaler CFC Free; Ventolin nebules; Ventolin rotacaps; Virtolin; Volmax.

Pengertian

Salbutamol digunakan untuk mencegah penyempitan saluran napas (bronkus) pada pasien asma, bronkitis, empisema, dan penyakit paru-paru lainnya. Obat ini juga digunakan untuk mencegah penyempitan saluran napas karena olah raga. Salbutamol merupakan obat dalam golongan bronkodilaor adrenergik. Obat ini biasanya dipakai dengan cara dihirup melalui mulut hingga ke saluran napas dan paru-paru. Obat ini dapat mengurangi gejala batuk, mengi, sesak napas, dan kesulitan bernapas dengan meningkatkan aliran udara yang melalui saluran pernapasan (bronkus).

Golongan

Bronkodilator, Agonis Adrenergik Beta-2

Golongan Obat

K (Obat Keras)

Sediaan
  • Tablet/Kapsul 2 mg
  • Tablet/Kapsul 4 mg
  • Sirup 1,2 mg/ 5 mL
  • Sirup 2 mg/ 5 mL
  • Inhaler (padat) 200 mcg/dosis
  • Aerosol
  • Cairan inhalasi.
Indikasi

Dosis untuk pemberian oral (tablet, kapsul dan sirup)

  • Asma
    • Dosis dewasa untuk bronkospasme, dosis awal: 2 atau 4 mg secara oral 3 atau 4 kali sehari; titrasi, dapat ditingkatkan bertahap hingga maksimal 8 mg 4 kali sehari seperti yang ditoleransi oleh pasien.
    • Dosis anak untuk bronkospasme (> 12 tahun), dosis awal: 2 atau 4 mg secara oral 3 atau 4 kali sehari; titrasi, dapat ditingkatkan bertahap hingga maksimal 8 mg 4 kali sehari seperti yang ditoleransi oleh pasien.
    • Dosis anak untuk bronkospasme (6 hingga 12 tahun), dosis awal: 2 mg setiap 3 atau 4 kali sehari; titrasi, dapat ditingkatkan bertahap hingga mangsimal 24 mg per hari dalam dosis terbagi.

Dosis pemberian untuk inhaler (aerosol dan inhaler)

  • Asma
    • Dosis dewasa untuk bronkospasme: 2 inhalasi oral (90 mcg) setiap 4 hingga 6 jam atau 1 inhalasi oral setiap 4 jam.
    • Dosis anak untuk bronkospasme (usia ≥4 tahun): 2 inhalasi oral setiap 4 hingga 6 jam atau 1 inhalasi oral setiap 4 jam.
    • Dosis dewasa untuk serangan (eksaserbasi) asma akut: 4 hingga 8 inhalasi per oral setiap 20 menit hingga 4 jam, kemudian setiap 1 sampai 4 jam sesuai kebutuhan
    • Dosis anak untuk serangan (eksaserbasi) asma akut (usia < 12 tahun): 4 hingga 8 inhalasi oral setiap 20 menit untuk 3 dosis, kemudian dilanjutkan setiap 1 hingga 4 jam sesuai kebutuhan, gunakan masker untuk anak di bawah 4 tahun.
    • Dosis anak untuk serangan (eksaserbasi) asma akut (usia > 12 tahun): 4 hingga 8 inhalasi oral setiap 20 menit untuk 3 dosis, kemudian dilanjutkan setiap 1 hingga 4 jam sesuai kebutuhan.
  • Asma yang dicetuskan karena olahraga
    • Dosis dewasa untuk profilaksis: 2 inhalasi oral 15 hingga 30 menit sebelum berolahraga.
    • Dosis anak ≥4 tahun: 2 inhalasi oral 15 hingga 30 menit sebelum berolahraga.

Dosis pemberian untuk nebulizer (cairan inhalasi)

  • Asma
    • Dosis dewasa untuk bronkospasme: 2,5 mg (3 mL) diberikan selama 5 hingga 15 menit, 3 hingga 4 kali sesuai kebutuhan, pemberian yang lebih sering atau dosis yang lebih tinggi tidak direkomendasikan.
    • Dosis anak untuk bronkospasme usia 0 hingga 4 tahun: 0,63 hingga 2,5 mg dalam 3 mL NaCL setiap 4 hingga 6 jam sesuai kebutuhan.
    • Dosis anak untuk bronkospasme usia 5 hingga 11 tahun: 1,25 hingga 5 mg dalam 3 mL NaCL setiap 4 hingga 8 jam sesuai kebutuhan.
    • Dosis dewasa untuk serangan (eksaserbasi) asma akut: 2,5 hingga 5 mg setiap 20 menit untuk 3 dosis, kemudian2,5 hingga 10 mg setiap 1 hingga 4 jam sesuai kebutuhan, atau 10 hingga 15 mg/jam dengan nebulisasi kontinu.
    • Dosis anak untuk serangan (eksaserbasi) asma akut usia ≤12 tahun: 0,15 mg/kg (dosis minimal 2,5 mg) setiap 20 menit untuk 3 dosis kemudian 0,15 hingga 0,3 mg/kg hingga 10 mg setiap 1 hingga 4 jam sesuai kebutuhan, atau 0,5 mg/kg/jam dengan nebulisasi kontinu.
    • Dosis anak untuk serangan (eksaserbasi) asma akut usia > 12 tahun: 2,5 hingga 5 mg setiap 20 menit untuk 3 dosis, kemudian 2,5 hingga 10 mg setiap 1 hingga 4 jam sesuai kebutuhan, atau 10 hingga 15 mg/jam dengan nebulisasi kontinu.
Kontraindikasi

Salbutamol sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Hipersensitivitas Salbutamol dan komponen pembuat produk lainnya.
Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Salbutamol yang buruk:

  • Tanda-tanda reaksi alergi, seperti ruam; gatal-gatal; merah, bengkak, melepuh, atau kulit mengelupas dengan atau tanpa demam; mengi; sesak di dada atau tenggorokan; kesulitan bernapas, menelan, atau berbicara; suara serak yang tidak biasa; atau pembengkakan pada mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Jika Anda tidak bisa mengatasi serangan masalah pernapasan. Dapatkan bantuan segera.
  • Nyeri dada atau dada seperti tekanan atau detak jantung cepat.
  • Sangat gugup atau terlalu bersemangat.
  • Sakit kepala yang sangat buruk.
  • Pusing yang sangat buruk atau pingsan.
  • Pengukuran aliran puncak rendah.
  • Obat ini kadang-kadang menyebabkan masalah pernapasan yang sangat buruk.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil). Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas anda:

  • Merasa gugup atau terlalu bersemangat
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Sakit perut
  • Perasahan gemetar.
  • Penggunaan inhaler dapat menyebabkan iritasi tenggorokan dan hidung berair.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila anda mengonsumsi obat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat ini.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan C. Kategori ini menyatakan bahwa penelitian pada hewan coba dan penelitian pada ibu hamil menunjukkan efek samping penggunaan obat terhadap janin (efek teratogenik dan efek lain).

Pemberian Salbutamol pada ibu menyusui, risiko terhadap bayi belum dapat ditentukan.

Peringatan
  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap Salbutamol atau bagian lain dari obat ini.
    • Jika Anda alergi terhadap obat-obatan seperti ini, obat-obatan lain, makanan, atau zat lain. Katakan kepada dokter Anda tentang alergi dan tanda-tanda apa yang Anda miliki, seperti ruam; gatal-gatal; gatal; sesak napas; mengi; batuk; pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan; atau tanda-tanda lainnya..
  • Jangan mengonsumsi obat lebih banyak atau menggunakannya lebih sering daripada yang diperintahkan. Kematian telah terjadi ketika terlalu banyak mengonsumsi obat ini.
  • Hubungi dokter Anda segera jika dosis normal Anda tidak berfungsi dengan baik, jika tanda-tanda Anda mengalami perburukan, atau jika Anda perlu menggunakan obat ini lebih sering daripada biasanya.
  • Jika Anda memiliki gula darah tinggi (diabetes), Anda harus memperhatikan gula darah Anda dengan cermat.
  • Beritahu dokter Anda bila Anda sedang menyusui. Anda butuh mendiskusikan terkait risiko obat terhadap bayi Anda.
  • Katakan kepada dokter Anda jika Anda hamil atau berencana untuk hamil. Anda perlu membicarakan manfaat dan risiko menggunakan obat ini saat Anda hamil.
Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat. Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Salbutamol telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Salbutamol. Obat tersebut antara lain:

  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Atomoxetine
    • Iobenguane
    • Levalbuterol
    • Tricyclic Antidepressants.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat sedang)
    • Digoxsin
    • ETORICOXIB
    • Diuretik Hemat Kalium.
Penyimpanan

Untuk sediaan obat tablet, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 25°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Untuk sediaan sirup simpan pada suhu ruangan atau lemari es. Buang sisa sirup bila tidak digunakan setelah 4 minggu. Untuk sediaan inhaler hindari dari paparan panas dan sinar matahari. Jangan mencucuk atau membakar kaleng bila telah kosong. Hindari dari suhu dingin.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

RE/PJ/MA

Referensi