Ragam Pewarna Makanan dan Bahaya yang Ditimbulkannya

ragam pewarna makanan

Ragam pewarna makanan ; Makanan yang mengandung pewarna misalnya kue, minuman, snack, permen, ice cream bahkan buah-buahan berpengawet jika digunakan secara berlebihan ternyata sangat bahaya bagi kesehatan Anda. Jadi, sebaiknya Anda lebih selektif lagi memilih  makanan yang akan dikonsumsi.

 

Go Dok Dewasa ini, baik makanan kaleng maupun kemasan sudah merajai berbagai pasaran, baik pasaran kue lembut, snack, kue kering, permen, bahkan buah-buahan berpengawet. Tujuan dari ditambahkannya pewarna makanan ini, tak lain adalah untuk menjaga warna dari suatu produk tetap cerah menyala meskipun sudah berbulan-bulan. Biasanya, makanan yang menggunakan pewarna akan meninggalkan warna itu sendiri di tangan atau lidah Anda ketika memakannnya. Mungkin bagi Anda pewarna makanan tak perlu dikhawatirkan, namun ternyata terdapat beberapa bahaya kesehatan yang muncul dari ragam pewarna makanan, lho! Apa sajakah ragam dan bahayanya?

Simak penjelasan lengkap seputar ragam pewarna makanan dan bahayanya  berikut ini!

1. Red Dye 40

Memang terdengar aneh, namun ragam pewarna makanan yang satu ini seringkali Anda temukan pada permen, kue panggangan, serta snack. Dikenal juga sebagai Allura Red, pewarna makanan ini dibuat dari berbagai sumber mineral, tanaman, dan hewan.

Bahayanya : Berdasarkan studi dari Center for Science in the Public Interest, Red Dye 40 dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Tak hanya itu, studi tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaannya yang berlebihan bisa menyebabkan tumor dan anak menjadi hiperaktif. Hasil percobaan terhadap tikus menemukan bahaya bahan kimia ini terhadap kesuksesan reproduksi dan menyebabkan berat badan rendah, berat otak rendah, dan peluang yang kecil untuk bertahan hidup pada bayi yang baru lahir.

2. Carmine

Merupakan ragam pewarna makanan yang disebut juga dengan nama Natural red 4, dan terbuat dari serangga yang dikeringkan. Carmine sudah digunakan sejak abad ke-16, dan biasa ditemukan pada sosis, burger, permen, dan yoghurt buah.

Bahayanya : Carmine bisa menyebabkan berbagai reaksi alergi, seperti pembengkakan wajah dan timbulnya ruam-ruam. Tak hanya itu, reaksi alergi lainnya juga termasuk
syok anafilaksis pada sebagian orang.

3. FD&C Yellow #5

Biasa disebut tartrazine dan menghasilkan warna kuning pada makanan. Tartrazine biasa ditemukan pada permen, sayur kalengan, keju, es krim, dan hot dog.

Bahayanya : Studi terbaru menunjukkan bahwa pewarna makanan ini dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Reaksi alergi yang dimaksud termasuk pembengkakan dan gatal-gatal. tak hanya itu, Tartrazine dapat pula memicu serangan asma pada anak-anak.

4. Annatto

Seperti tartrazine, pewarna makanan yang satu ini juga menghasilkan warna kuning, dan dibuat dari biji pohon Achiote yang tumbuh di negara tropis. Annatto biasanya ditemukan pada sereal, keju, dan snack.

Bahayanya : Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Annatto bisa menyebabkan reaksi alergi ringan pada kulit. Namun, beberapa kasus parah dilaporkan pula, hingga menyebabkan reaksi anafilaksis pada orang-orang tertentu.

5. Indigo Carmine

Ragam pewarna makanan yang satu ini, biasa digunakan pada permen, es krim, sereal, snack, dan makanan lain yang memerlukan warna biru. Biasa disebut pula dengan nama Blue No.2, bahaya dari pewarna makanan ini masih berupa kontroversi.

Bahayanya : Studi terbaru yang menggunakan hewan, menemukan bahwa Blue No. 2 meningkatkan signifikansi terbentuknya tumor otak jika digunakan dalam dosis tinggi.

Nah, itu dia 5 ragam pewarna makanan yang umum digunakan dalam berbagai produk, beserta dengan bahayanya. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi