Ragam Golongan Darah dan Penjelasannya

golongan darah

Golongan darah terdiri dari golongan darah A, B, AB dan O. Selain itu,  Jika seseorang memiliki antigen Rh dalam tubuhnya, artinya golongan darah orang tersebut adalah Rh+ atau positif, dan Rh- atau negatif jika tidak terdapat Rh di dalam tubuhnya.

Go Dok Dewasa ini, personalitas seseorang dapat dicari tahu dengan berbagai cara, termasuk dalam golongan darah. Ada yang mengidentikkan sifat seseorang dengan golongan darahnya, atau menjadikannya sebagai pedoman untuk menerawang sifat seseorang. Namun, sebenarnya apa, sih, golongan darah itu?

Mari kita cari tahu jenis-jenis golongan darah dan penjelasannya!

Sebelum ditemukannya golongan darah, banyak orang yang meninggal dunia akibat kegagalan transfusi darah, sebab para dokter menganggap bahwa semua darah tidak ada bedanya. Hingga akhirnya, golongan darah pertama kali ditemukan pada tahun 1901.

Saat ini, para ahli sudah tahu bahwa jika pendonor dan penerima darah memiliki golongan darah berbeda, darah sang penerima dapat menggumpal, mengakibatkan reaksi yang fatal. Maka dari itu, para pendonor dan penerima donor harus memiliki golongan darah yang cocok dan kompatibel.

Darah setiap orang terdiri dari bagian-bagian dasar yang sama. Terdapat sebanyak 4 hingga 6 liter darah dalam tubuh setiap orang, terdiri dari berbagai jenis sel di dalam plasma. Darah merah mengirimkan oksigen ke berbagai jaringan dalam tubuh dan melepaskan karbondioksida.

Sementara itu, darah putih berguna untuk menghancurkan ancaman infeksi dan melawannya. Kombinasi molekul protein seseorang yang beragam membuat golongan darah setiap orang berbeda-beda. Kombinasi tersebut adalah antigen dan antibodi.

Kombinasi antigen dan antibodi dalam tubuh adalah basis dari golongan darah. Golongan darah Anda dapat ditentukan dari genetik atau keturunan. Terdapat 4 golongan utama dan 8 golongan darah yang berbeda-beda:

  • Golongan A memiliki antigen A dan antibodi B
  • Golongan B memiliki antigen B dan antibodi A
  • Golongan AB memiliki antigen A dan B, tapi tidak memiliki antibodi A dan B
  • Golongan O tidak memiliki antigen A atau B, tapi memiliki antibodi A dan B.

Selain itu, terdapat jenis antigen ketiga, yaitu faktor Rh. Jika seseorang memiliki antigen Rh dalam tubuhnya, artinya golongan darah orang tersebut adalah Rh+ atau positif, dan Rh- atau negatif jika tidak terdapat Rh di dalam tubuhnya. Oleh karena itu, keempat golongan darah tersebut terbagi lagi menjadi delapan golongan:

  • A positif atau A negatif
  • B positif atau B negatif
  • AB positif atau AB negatif
  • O positif atau O negatif.

Adakah hubungan golongan darah dengan personalitas?

Menurut Tsuchimine, dkk. (2015), tidak ada konsensus ilmiah yang menentukan hubungan golongan darah ABO dengan sifat dan personalitas seseorang. Namun, sebuah studi memberikan hipotesis bahwa gen dopamine beta-hydroxylase (DBH) berhubungan dengan gen ABO.

Penelitian Tsuchimine, dkk. melibatkan 1.427 penduduk Jepang yang sehat. Hasil penelitian Tsuchimine, dkk. menunjukkan bahwa memang terdapat hubungan signifikan antara genotipe golongan darah ABO dengan sifat subjek penelitiannya.

Akan tetapi, hasil tersebut perlu dipertimbangkan lagi, sebab hubungan genotipe golongan darah ABO dengan sifat persistensi seseorang kemungkinan relatif lemah.

Nah, itu dia penjelasan mengenai ragam golongan darah. Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk berkonsultasi dengan dokter yang selalu online 7 x 24 jam langsung dari smartphone Anda. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

VD/JJ/MA

Referensi