Piroxicam ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Piroxicam

 

Piroxicam adalah obat yang digunakan untuk mengurangi nyeri sendi, pembengkakan, dan kekakuan sendi akibat dari radang sendi. Obat ini merupakan salah satu dalam golongan obat anti inflamasi non steroid  bekerja dengan menghambat produksi senyawa alami tubuh penyebab inflamasi.

Nama Generik

Piroxicam

Merek Dagang

Artimatic; Bitrafam; Bitrafarm; Campain;; Counterpain-Pxm; Dains; Denicam; Faxiden; Faxiden 10; Faxiden 20; Feldco; Feldene; Feldene Flash; Feldene Im; Fleroxi; Indene; Infeld; Kifadene; Ondavell; Ondesco; Onetic; Setrion; Sydnatron; Tronadex; Trovensis; vomceran; vometraz; vometron; Zantron; Zofran; Lanareuma; Lexicam; Licofel; Licofel Gel; Mecodene; Pirocam; Pirofel; Rexil; Rheficam; Robilex-20; Rodene 20; Roxidene; Scandene; Selmatic; Tropidene; Wiros; Xicalom; Yasiden 10; Yasiden 20.

Pengertian

Piroxicam adalah obat yang digunakan untuk mengurangi nyeri sendi, pembengkakan, dan kekakuan sendi akibat dari radang sendi (artiritis). Obat ini merupakan salah satu obat dalam golongan obat anti inflamasi non steroid (NSAID) yang bekerja dengan menghambat produksi senyawa alami tubuh penyebab inflamasi.

Golongan

Analgesik, Oxicam, NSAID.

Sediaan

  • Kapsul 10 mg
  • Kapsul 20 mg
  • Gel 5 mg/gr
  • Salep 0,5%
  • Cairan Injeksi 20 mg/mL
  • Suposutoria 20 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian oral (Kapsul)

  • Osteoartritis
    • Dosis dewasa: 20 mg/hari dalam dosis tunggal atau terbagi.
  • Rheumatoid arthritis
    • Dosis dewasa: 20 mg/hari diambil dalam dosis tunggal atau terbagi.

Catatan

  • Kriteria Beers untuk pemberian obat terhadap lanjut usia: gunakan obat secara hati-hati atau hindari penggunaan obat karena berpotensi tidak cocok untuk lanjut usia.
  • Gunakan dosis efektif terendah untuk waktu perawatan terpendek
  • Setelah mengobservasi respon terapi awal, sesuaikan dosis dan frekuensi per individu
  • Sebelum memulai pengobatan, hati-hati mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko piroksikam dan pilihan perawatan lainnya
  • Keamanan dan kemanjuran belum ditetapkan pada pasien anak.

Kontraindikasi

Piroxicam sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Riwayat asma, urtikaria, atau reaksi tipe alergi mengikuti penggunaan aspirin atau NSAID; anafilaksis berat dan kadang-kadang fatal telah dilaporkan
  • Hipersensitivitas terhadap piroxicam atau komponen apa pun dari produk
  • Pengunaan dalam pengaturan operasi CABG.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika Anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Piroxicam yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas atau berbicara. Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Tanda masalah liver (hati) seperti urin menjadi gelap, merasa letih, tidak lapar, perut begah atau nyeri, kotoran berwarna lebih cerah, muntah, atau kulit dan mata menjadi berwarna kuning
  • Sesak napas, peningkatan berat badan, pembengkakan pada lengan dan tungkai bawah
  • Nyeri dada atau rasa seperti tertimpa beban atau denyut nadi menjadi cepat
  • Nyeri kepala berat
  • Pusing atau pingsan
  • Merasa sangat letih dan lemah
  • Telinga berdenging
  • Perubahanmood
  • Mood rendah atau depresi
  • Perut terasa tidak nyaman atau muntah
  • Nyeri pinggang berat
  • Nyeri punggung berat
  • Kotoran seperti ter, hitam atau berdarah
  • Muntah darah
  • Tidak dapat berkemih atau perubahan jumlah urin
  • Demam atau menggigil
  • Memar atau perdarahan
  • Reaksi kulit yang sangat buruk (sindrom Stevens-Johnson / nekrolisis epidermal toksik) dapat terjadi. Dapatkan bantuan medis segera bila kulit bengkak, melepuh , atau terkelupas (dengan atau tanpa demam); mata merah atau iritasi; atau luka di mulut, tenggorokan, hidung, atau mata Anda.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil). Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat Anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas Anda:

  • Nyeri kepala
  • Nyeri pinggang
  • Perut begah atau muntah
  • Diare
  • Konstipasi
  • Perut kembung
  • Pusing.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Piroxicam. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat Piroxicam.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan C pada trimester 1 dan 2 dan kategori D pada trimester 3. Kategori C ini menyatakan bahwa penelitian pada hewan coba menunjukkan efek samping penggunaan obat terhadap janin (efek teratogenik dan efek lain) dan tidak terdapat uji klinis terkontrol pada wanita. Obat-obat hanya diberikan jika pertimbangan keuntungan lebih besar dari pada risiko potensi pada janin.

Konsumsi Piroxicam oleh ibu menyusui; risiko terhadap bayi belum dapat ditentukan

Peringatan

  1. Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Piroxicam
    • Anda alergi terhadap aspirin atau NSAID lainnya
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Anda sedang hamil dengan usia kehamilan 24 atau lebih minggu
    • Anda mengonsumsi obat NSAID lainnya.
  2. Hindari mengemudi dan melakukan tugas atau tindakan lain yang meminta Anda untuk waspada sampai Anda mengetahui bagaimana obat ini memengaruhi Anda.
  3. Periksa darah rutin bila Anda mengonsumsi obat ini dalam jangka waktu yang lama
  4. Lakukan pengecekan tekanan darah rutin bila Anda mengonsumsi obat ini
  5. Jangan mengonsumsi obat ini lebih lama dari yang dokter sarankan
  6. Jika mengonsumsi aspirin untuk mencegah serangan jantung, sampaikan pada dokter anda
  7. Bila Anda berusia 65 tahun atau lebih, konsumsi obat ini secara hati-hati. Anda mungkin berisiko mengalami efek samping lebih sering
  8. Obat ini dapat menimbulkan dampak buruk pada janin ketika dikonsumsi saat hamil
  9. Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan
  10. Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Piroxicam telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Piroxicam. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (Tidak dapat diberikan bersamaan)
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Cyclosporine
    • Tricyclic Antidepressants
    • Serotonin Norepinephrine Reuptake Inhibitors
    • Methotrexate
    • Fumarate
    • Potassium-Sparing Diuretics
    • Thiazide
    • Diuretics Loop Diuretics
    • Tacrolimus
    • Low-Molecular-Weight Heparins
    • Pentoxifylline
    • Pralatrexate
    • Deferiprone
    • Antiplatelet Agents
    • Aspirin
    • Corticosteroids
    • Lithium
    • Anticoagulants
    • Digoxin
    • Desmopressin
    • Betrixaban.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat sedang)
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat ringan)
    • Cholestyramine.

Penyimpanan

Untuk sediaan obat tablet, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 25°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Untuk obat injeksi hanya dapat diberikan di rumah sakit atau di klinik oleh dokter.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

RE/PJ/MA

Referensi