Phenylpropanolamine; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Phenylpropanolamine

Phenylpropanolamine adalah salah satu obat yang termasuk dalam golongan dekongestan yang digunakan untuk mengatasi nasal kongesti atau hidung tersumbat yang disebabkan pilek atau flu. Obat ini lebih banyak dikemas dalam bentuk kombinasi dengan obat lain sebagai pereda flu dan pilek.

Nama Generik

Phenylpropanolamine

Merek Dagang

Hidrasec, Interkrill, Respimer, Respimer Baby Decongestant, Rindovect, Rosagen, Furamin.

Pengertian

Phenylpropanolamine adalah salah satu obat yang termasuk dalam golongan dekongestan yang digunakan untuk mengatasi nasal kongesti atau hidung tersumbat yang disebabkan pilek atau flu. Obat ini hanya bekerja sebagai pereda gejala, bukan mengobati sumber penyakitnya.

Phenylpropanolamine lebih banyak dikemas dalam bentuk kombinasi dengan obat lain sebagai pereda flu dan pilek. Phenylpropanolamine didalam tubuh dicerna sebagai simpatomimetik kerja tidak langsung, yang mengakibatkan pembuluh darah ditubuh termasuk disekitar hidung menyempit, sehingga melegakan hidung tersumbat.

Namun efek obat ini tidak hanya bekerja secara lokal di sekitar hidung, tapi juga dibagian tubuh yang lain, sehingga harus berhati-hati dalam penggunaanya. Obat ini telah ditarik di berbagai negara karena dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya seperti stroke perdarahan.

Golongan

Dekongestan

Golongan Obat

Obat bebas

Sediaan

Tablet, kapsul, sirup tergantung merek.

Indikasi

Tersedia dalam berbagai jenis kombinasi dengan obat lain sebagai pereda flu, pilek dan batuk, pada umumnya dosis phenylpropanolamine Hcl adalah sebagai berikut:

  • Dewasa ≥ 13 tahun :
    • Setiap kapsul yang mengandung phenylpropanolamine Hcl 18 mg dapat diminum 2 kapsul boleh diulang setiap 4 jam, maksimum 8 kapsul/hari
    • Setiap tablet yang mengandung phenylpropanolaine Hcl 25 mg dapat diminum 1 tablet boleh diulang setiap 4 jam, maksimum 4 tablet/hari.
  • Anak
    • untuk anak usia 6-12 tahun : setiap kapsul yang mengandung phenylpropanolamine Hcl 18 mg, dapat diminum 1 kapsul boleh diulang setiap 4 jam, maksimum 4 kapsul/hari
    • Untuk anak usia 6 bulan – 2 tahun : Setiap sirup yang mengandung phenylpropanolaine 2,5mg/5ml dapat diminum 2,5 cc 3x/hari
    • Untuk anak usia 3 tahun – 5 tahun : Setiap sirup yang mengandung phenylpropanolaine 2,5mg/5ml dapat diminum 5 cc 3-4x/hari
    • Untuk anak usia 6 tahun – 12 tahun : Setiap sirup yang mengandung phenylpropanolaine 2,5mg/5ml dapat diminum 5-10 cc 3-4x/hari.

Kontraindikasi

Penggunaan bersamaan dengan MAO Inhibitor atau masih dalam 14 hari setelah terakhir mengonsumsi MAO Inhibitor.

Efek Samping

Hipertensi, sakit kepala, kebingungan, kecemasan, pusing, gelisah, insomnia, agitasi, palpitasi, tremor, penglihatan kabur, krisis hipertensi, stroke hemoragik.

Kehamilan dan Laktasi

Obat phenylpropanolamine termasuk dalam kategori C dalam obat-obatan kehamilan. Artinya, studi yang telah dilakukan pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin hewan, dan belum ada studi yang dilakukan pada wanita hamil.

Sehingga tidak disarankan diminum oleh wanita hamil. Obat ini juga tidak boleh digunakan pada ibu menyusui.

Peringatan

  • Sampaikan kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini apabila Anda memiliki riwayat alergi terhadap jenis obat pereda pilek,flu atau batuk
  • Sampaikan pada dokter anda, jika Anda memiliki riwayat hipertiroid, diabetes, hipertensi, serangan jantung, glaukoma, gangguan ginjal
  • Sampaikan kepada dokter Anda apabila anda sedang hamil atau menyusui.

Interaksi Obat

Phenylpropanolamine dapat meningkatkan risiko hipertensi jika dikonsumsi bersamaan dengan indometacin dan bromokriptin, dan meningkatkan risiko psikotik jika bersamaan dengan amantadine.

Berpotensi menimbulkan krisis hipertensi yang fatal jika dikonsumsi bersamaan atau masih dalam 14 hari setelah terakhir mengkonsumsi MAO Inhibitor.

Penyimpanan

Simpan obat di tempat yang kering dengan suhu < 25 °C. Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

 

RI/JJ/MA

Referensi