Pertolongan Pertama Mengatasi Alergi ;  Yuk, Kenali!

pertolongan pertama mengatasi alergi

Pertolongan pertama mengatasi alergi ; Anda mengalami alergi terhadap sesuatu hal? Orang-orang yang memiliki alergi terhadap suatu hal sepantasnya bertindak hati-hati saat menemui allergen, sesuatu yang menyebabkan seseorang mengalami gejala alergi.

 

Go DokIstilah alergi pastilah sering didengar oleh sebagian besar masyarakat kita. Entah Anda ataupun kerabat Anda bisa saja mengidap alergi terhadap suatu hal. Salah satu yang paling sering ditemui mungkin alergi dengan makanan laut atau seafood. Padahal, makanan tersebut dikenal dengan rasanya yang teramat lezat. Bukan hanya itu, di luar sana ada juga orang yang alergi dengan hal-hal yang sangat umum, mulai dari alergi nasi sampai alergi sinar matahari.

Orang-orang yang memiliki alergi terhadap suatu hal sepantasnya bertindak hati-hati saat menemui allergen, sesuatu yang menyebabkan seseorang mengalami gejala alergi. Sayangnya, masih banyak di antara kita yang menyepelekan alergi tersebut karena efeknya yang hanya gatal biasa. Pasalnya, gejala alergi ini bisa sangat fatal, lho, kalau didiamkan terus-menerus. Mulai dari gatal-gatal, sesak nafas, jatuh pingsan, hingga jantung yang berhenti berdetak.

Ada baiknya Anda mengetahui pertolongan pertama mengatasi alergi. Dengan begitu, Anda bisa mengatasi alergi yang menyerang tiba-tiba, sehingga hal-hal yang lebih buruk bisa dicegah. Maka dari itu, stay tune terus di sini, ya!

Langkah-langkah pertolongan pertama mengatasi alergi:

Jauhkan allergen

Pertolongan pertama mengatasi alergi yang paling utama dengan menjauhkan penderita pada allergen. Ketika Anda menyadari bahwa Anda atau seseorang mengalami gejala alergi, usahakan untuk segera menemukan zat yang merangsang alergi tersebut. Paparan allergen secara terus-menerus bisa membuat keadaan menjadi lebih buruk. Biasanya allergen yang menyebabkan gejala parah berasal dari obat dan makanan.

Beri ruang untuk korban

Reaksi alergi bisa berbeda-beda pada setiap individu. Namun, awal dari reaksi alergi ini berhubungan erat dengan sistem pernafasan, sistem pencernaan, dan kulit. Di antara itu semua, sistem pernafasan yang perlu mendapat perhatian lebih. Pasalnya, fungsi tubuh kita akan tetap bekerja saat mendapat suplai oksigen yang cukup.

Sayangnya, yang kerap terjadi di Indonesia adalah, saat melihat seseorang sesak nafas akibat alergi, orang-orang malah langsung berkerumun di sekitar korban untuk melihat apa yang sedang terjadi. Jelas hal ini perlu mendapat perhatian kepada setiap orang. Pasalnya, korban yang sedang sesak napas tersebut akan kesulitan mendapat oksigen yang cukup dalam kerumunan.

Jika korban masih memiliki kesadaran penuh, beri saran kepadanya agar tetap tenang lalu tanyakan apa yang biasanya dilakukan dalam kondisi seperti ini. Jangan lupa untuk tetap bersiaga jika harus membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Sediakan obat-obatan

Selanjutnya, pertolongan pertama mengatasi alergi dengan menyediakan obat-obatan. Tahukah Anda kalau terdapat beberapa obat untuk meredakan gejala alergi ringan yang bisa didapatkan di apotek tanpa harus menggunakan resep dokter. Salah satu obat yang paling umum digunakan dalam mengatasi alergi adalah antihistamin. Obat ini bekerja dengan menurunkan reaksi berlebihan pada tubuh akibat yang diakibatkan oleh allergen.

Obat-obatan lain yang digunakan sebagai salah satu cara mengatasi alergi ialah dekongestan yang mampu melegakan pernafasan, krim atau salep yang bisa meredakan gatal di kulit, dan steroid yang dapat menurunkan pembengkakan. Tak ada salahnya untuk membawa obat-obatan ini jika Anda memiliki alergi atau sering bersama orang yang mempunyai alergi.

Beri nafas buatan

Terakhir, pertolongan pertama mengatasi alergi dengan memberi penderita nafas buatan saat kondisinya semakin parah, waspada terhadap anafilaksis yang bisa mengancam nyawa. Bagi Anda yang belum tahu, Anafilaksis adalah kondisi yang menyebabkan korbannya kejang, tekanan darah menurun drastis, dan sulit bernafas. Nah, dalam kondisi seperti ini, diperlukan upaya pertolongan pertama agar bisa menyelamatkan nyawa si korban.

Pertolongan pertama atau CPR yang diterapkan pada korban anafilaksis bisa berbentuk napas buatan dari mulut ke mulut, pompa dada, maupun keduanya. Kalau sudah begini, penting kan untuk menguasai CPR?

Baca dan pahami dengan seksama, ya, sebagai upaya pertolongan pertama mengatasi alergi. Sebab, bisa jadi Anda jadi satu-satunya orang yang berada di dekat penderita alergi yang sedang kambuh. Demikianlah cara mengatasi alergi yang dapat Anda lakukan. Jangan lupa, tetap hubungi dokter meskipun gejala sudah reda, ya!

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

RZ/TP/PJ/MA

Referensi