Pertolongan Pertama Epilepsi yang Harus Anda Ketahui

Pertolongan pertama epilepsi

Pertolongan pertama epilepsi ; Penderita epilepsi selalu mengalami kejang-kejang secara mendadak tanpa memang waktu dan tepat. Disaat itu terjadi, sebaiknya Anda dalam kondisi siap untuk memberikan pertolongan yang tepat kepada pemderitanya.

 

Go DokPernahkah Anda melihat seorang penderita epilepsi mengalami kejang-kejang di tempat umum? Apakah saat itu Anda hanya menonton dan membiarkan orang lain menanganinya? Jika iya, Anda harus tahu bahwa kemungkinan hal itu dapat terjadi lagi di hidup Anda. Pasalnya, penderita epilepsi selalu bisa mengalami kejang-kejang secara mendadak tanpa memandang waktu maupun tempat. Dan saat itu terjadi, ada baiknya Anda dalam kondisi siap untuk memberikan pertolongan pertama epilepsi kepada penderita sebab tidak banyak orang yang tahu bagaimana cara menangani kejang pada penderita epilepsi.

Mari simak langkah-langkah pertolongan pertama epilepsi yang bisa Anda lakukan  berikut ini :

Meskipun mungkin tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan penderita epilepsi saat kejang, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk menjamin keselamatannya :

  • Jauhkan semua orang dari penderita epilepsi yang tengah kejang. Usahakan agar area di sekitar penderita kosong, terutama jika kejang terjadi di area yang ramai, agar penderita tidak terinjak maupun terbentur orang-orang lain.
  • Jauhkan semua benda yang tajam dan keras,karena penderita epilepsi tidak dapat mengontrol gerakannya ketika kejang. Menjauhkan benda tajam dan keras bisa menghindarkannya dari terluka lebih parah.
  • Jangan mencoba untuk memeluk, menahan, atau menghentikan kejang-kejang penderita. Anda hanya perlu mengawasi dan membiarkan kejang-kejang berakhir dengan sendirinya.
  • Letakkan bantal atau tatakan empuk di bawah kepala penderita, agar posisi kepalanya sedikit lebih tinggi dari tubuhnya. Hal ini berguna untuk memperlancar jalur pernapasannya dan mencegah kepala penderita agar tidak membentur lantai atau tempatnya berbaring. Anda juga bisa meletakkan kepala penderita di pangkuan Anda.
  • Longgarkan pakaian penderita, terutama jika penderita epilepsi tengah memakai pakaian yang ketat. Jika perlu, buka sedikit kancing baju, guna memperlancar jalur udara dan pernapasan penderita selama kejang berlangsung.
  • Posisikan penderita miring ke samping, guna melancarkan pernapasan penderita epilepsi. Ingat, jalur pernapasan yang lancar sangat penting pada kondisi seperti ini.
  • Jangan masukkan apapun ke dalam mulut penderita epilepsi,meskipun penderita menggigiti lidahnya saat kejang-kejang. Pasalnya, memasukkan benda ke dalam mulutnya bisa mengganggu jalan pernapasan, dan bisa merusak giginya. Ditambah lagi, Anda juga bisa saja tergigit olehnya.
  • Perhatikan durasi kejang,selalu pantau keadaan penderita dan pastikan durasi waktu kejang-kejangnya. Jika kejang berlangsung lebih dari 10 menit, dan jika penderita tidak sadarkan diri setelahnya, segera hubungi rumah sakit atau petugas medis untuk mendapatkan pertolongan medis segera.
  • Tetap tenang dan jangan panik, karena biasanya respon Anda terhadap penderita yang tengah kejang dapat mempengaruhi orang lain di sekitar Anda. tetaplah tenang, agar orang lain juga tidak panik. Setelah penderita selesai kejang-kejang, Anda juga sebaiknya tetap tenang dan turut menenangkan penderita, agar mereka tidak kaget dan bisa lebih cepat pulih dari kondisinya.
  • Ingat, jangan tinggalkan penderita sendirian,tetap dampingi penderita saat ia tengah kejang-kejang, dan setelah kejang selesai. Pasalnya, Anda tidak bisa memprediksi seberapa hebat kejang yang akan terjadi, dan karenanya penderita harus diawasi dan dibantu agar tidak terluka.
  • Jangan berikan makanan dan minuman apapun setelah kejang selesai,setidaknya sampai keadaan penderita sudah benar-benar pulih. Anda juga dilarang memberikan obat apapun pada penderita epilepsi setelah ia selesai kejang-kejang. Pasalnya, penderita epilepsi mungkin belum sadar sepenuhnya, dan mereka mungkin belum bisa menelan dengan benar. Bisa saja, air atau makanan yang Anda berikan justru masuk ke paru-paru dan bukannya ke perut.

Nah, itu dia langkah-langkah pertolongan pertama epilepsi beserta hal-hal yang harus Anda perhatikan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi