Perhatikan! Ini Bahaya Merokok di Dalam Mobil

bahaya merokok di dalam mobil

Bahaya merokok di dalam mobil tidak hanya membahayakan diri sendiri namun orang lain. apalagi bagi bayi dan anak-anak yang menghirup udara lebih banyak dibandingkan orang dewasa.

 

Go Dok – Pria dan rokok adalah dua hal yang seolah sulit dipisahkan, meskipun ada banyak pria yang tidak merokok dengan beragam alasan. Tak jarang pula di zaman ini, wanita pun mulai memiliki kebiasaaan merokok. Berbagai kesempatan dimanfaatkan para perokok untuk menikmati batang nikotin tersebut.

Setelah makan, ketika berkumpul, bahkan di dalam kendaraan umum, beberapa orang dengan santai menghisap rokok mereka tanpa peduli pada kesehatan orang-orang di sekitarnya.

Bukan hanya di kendaraan umum yang notabene terdapat banyak orang di dalamnya. Pada kendaraan pribadi yang penumpangnya adalah keluarga sendiri, sang perokok seolah tak menyadari betapa bahaya merokok di dalam mobil.

Simak lebih dalam seputar bahaya merokok di dalam mobil lewat penjealasan ini!

Sebuah studi pada tahun 2006 yang dikerjakan para peneliti di Harvard School of Public Health menemukan bahwa efek dari asap rokok ini sudah memasuki level mengkhawatirkan meskipun hanya dalam waktu lima menit sejak terpapar asap rokok. Studi ini juga menemukan bahwa:

  1. Level rata-rata masalah pernapasan (polusi asap rokok yang terhirup) di dalam mobil lebih tinggi daripadadi dalam bar di beberapa kota di Massachusetts
  2. Peneliti menemukan bahwa level polusi asap rokok di dalam mobil yang dikemudikan dideteksi sebagai ancaman serius terhadap kesehatan anak-anak.
  3. Selain itu, untuk peningkatan permasalahan pernapasan, para peneliti juga menemukan sebuah “peningkatan yang signifikan” pada level karbon monoksida. Peneliti menyebut bahwa karbon monoksida adalah gas beracun yang dapat menyebabkan koma dan kematian.

Dari hasil penelitian ini, para peneliti menyimpulkan bahwa bahaya merokok di dalam mobil sangatlah mengkhawatirkan, apalagi bagi bayi dan anak-anak yang menghirup udara lebih banyak dibandingkan orang dewasa karena sistem pernapasannnya masih dalam tahap perkembangan.

Studi yang serupa juga menyimpulkan hal yang sama, yaitu :

  1. Menyebabkan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas), terutama bagi bayi dan anak-anak. Hal ini dikemukakan berdasarkan hasil penelitian di Institute for Environmental Health(CIEH) yang telah dipublikasikan pada sebuah konferensi di Cardiff.
  2. Anak-anak yang menghirup asap rokok secara teratur akan berisiko terkena infeksi saluran telinga tengah.
  3. Menyebabkan SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian yang tiba-tiba pada bayi yang terpapar asap rokok.

Bahkan di Indonesia beberapa waktu lalu sempat viral kisah seorang bayi yang meninggal akibat menghirup asap rokok dalam ruangan tempat berlangsungnya acara. Mendiang bayi tidak langsung meninggal saat itu, tetapi dua hari setelah acara, sang bayi sesak nafas dan divonis menderita pneumonia akibat paparan asap rokok yang disulut tamu undangan.

Kasus ini mungkin bukan kejadian di dalam mobil. Namun, secara logika, sang bayi yang terpapar asap rokok di ruangan; yang notabene lebih besar daripada sebuah mobil saja bisa sampai meninggal, apalagi jika hal ini terjadi di dalam mobil.

Paparan asap rokok di dalam mobil akan langsung terkena angin ke bagian belakang mobil sehingga orang yang duduk di belakang paling berisiko menghirup asap rokok tersebut.

Berdasarkan fakta-fakta di atas, sudah selayaknya bagi para perokok untuk berhati-hati dan tetap menghormati hak orang lain untuk menghirup udara bersih.  Jangan sampai ada kejadian kembali nyawa melayang akibat keteledoran perokok. Bahkan di beberapa negara termasuk Inggris, merokok di dalam mobil yang berpenumpang telah dikategorikan sebagai pelanggaran yang berat. Pelanggarnya akan dikenakan sanksi dan denda.

Setelah mengetahui bahaya merokok di dalam mobil yang tentunya tidak bisa di anggap sepele, mulai sekarang berhentilah untuk merokok di dalam mobil apalagi angkutan umum. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk dapatkan ragam layanan kesehatan gratis, langsung dari SmartphoneDownload aplikasinya di sini.

TW/PJ/MA

Referensi