Perawatan Rambut Berminyak Tanpa Merusak Rambut

Perawatan rambut berminyak

Perawatan rambut berminyak yang bisa Anda praktikkan demi menjaga kesehatan rambut salah satunya dengan menghentikkan kebiasaan yang dapat merusaknya seperti melakukan catok rambut. Selain itu, Anda harus mencuci, mengoleskan kondisioner, dan membilas rambut dengan benar.

Go Dok Jika mendapati rambut yang selalu terlihat dan terasa berminyak seberapa pun sering Anda mencucinya, itu berarti rambut memproduksi terlalu banyak minyak. Memiliki rambut yang terlalu berminyak tentu dapat membuat malu dan menurunkan kepercayaan diri Anda.

Minyak pada rambut berasal dari kelenjar sebasea yang berada pada setiap folikel rambut. Kelenjar ini memproduksi zat minyak bernama sebum yang bergerak menuju folikel rambut untuk melembapkan kulit dan rambut. Ketika kelenjar ini tidak berfungsi normal, ia dapat menyebabkan masalah pada kulit dan rambut.

Meski kelenjar sebasea memproduksi minyak berlebih, tetap saja Anda tidak perlu mengelupas semua lapisan minyak yang terdapat pada rambut. Minyak alami pada rambut berfungsi untuk melindungi serta penting bagi kesehatan kulit kepala dan menjaga kilau rambut.

Berikut perawatan rambut berminyak tanpa merusak rambut atau mengiritasi kulit kepala!  

1. Lebih sering dicuci

Menurut American Academy of Dermatology, orang dengan rambut sangat berminyak mungkin perlu mencuci rambutnya sehari sekali. Sampo dapat membantu bersihkan minyak berlebih dan serpihan serta sisa produk tata rambut dari kulit kepala.

2. Tidak dicuci terlalu sering

Hal ini terlihat bertolak belakang dengan perawatan rambut berminyak pada poin sebelumnya. Namun jika Anda sudah mencuci rambut sehari sekali namun rambut masih tetap berminyak, kemungkinan bisa dipertimbangkan dari seberapa sering rambut dicuci.

Terlalu sering mencuci rambut dapat mengelupas minyak alami dari kulit kepala. Hal ini kemungkinan dapat membuatnya memproduksi lebih banyak minyak untuk rehidrasi.

3. Mencuci, mengoleskan kondisioner, dan membilas rambut dengan benar

Untuk mencuci rambut dengan benar, Anda bisa memijatkan sampo dengan jumlah sedikit pada akar rambut dan kulit kepala. Hindari menggunakan kuku atau membuat gesekan tidak perlu pada helaian rambut. Menggosok terlalu keras dapat mengiritasi kulit kepala dan menyebabkannya memproduksi minyak lebih banyak.

Fokuslah pada kulit kepala di mana terdapat minyak dibandingkan pada rambut Anda. Jangan menggunakan sampo langsung pada ujung rambut atau menggosoknya. Namun, biarkan sampo mengalir hingga ujung rambut saat Anda membilasnya.

Setelah dikeramas, usapkan kondisioner hanya pada ujung rambut. Ini dilakukan agar kondisioner tidak membuat minyak menumpuk lebih cepat dan membuat rambut Anda lebih berminyak dari yang seharusnya.

Kemudian, habiskan semenit atau dua menit lebih lama untuk memastikan sampo dan kondisioner bersih dari rambut. Ini dapat memberikan perbedaan yang besar pada penampilan rambut Anda. Lagi pula, sampo dan kondisioner yang tertinggal karena tidak terbilas dengan baik dapat melapisi rambut sehingga membuatnya terlihat kotor dan terasa gatal.

4. Gunakan produk yang diformulasikan untuk rambut berminyak

Banyak penelitian dilakukan untuk membuat produk perawatan rambut digemari. Jika sampo yang digunakan kurang mantap, cobalah menggunakan clarifying shampoo dengan kandungan deterjen yang lebih kuat. Hal ini dapat membantu mengangkat minyak dan membuat rambut Anda bebas minyak.

Meski demikian, jika Anda hobi berolahraga atau perlu mencuci rambut setiap hari, sampo bayi yang lembut dapat digunakan untuk menghindari iritasi.

Anda perlu juga memerhatikan kandungan produk perawatan atau tata rambut. Sebisa mungkin hindari produk yang mengandung silikon. Silikon dapat ditemukan pada sampo, kondisioner, krim, dan produk tata rambut untuk membantu menghaluskan rambut dan menambah kilaunya.

Namun, menambahkan kilau ekstra pada rambut dapat berdampak sangat buruk bagi rambut berminyak. Silikon –seperti cyclomethicone, amodimethicone, dan dimethicone (bahan yang paling umum)– dapat menumpuk pada rambut dan membuatnya terlihat kotor, berminyak, dan lepek.

Silikon juga dapat mencegah manfaat pelembap meresap ke batang rambut. Untuk itu, hindari produk yang memiliki bahan berakhiran ‘-cone‘ di dalamnya.

5. Bersihkan sisir yang digunakan secara rutin

Perawatan rambut berminyak selanjutnya dengan rutin membersihkan sisir. Sisir kotor membuat keramas Anda sia-sia. Itu karena sisir bisa saja penuh dengan produk tata rambut, minyak, dan kotoran lain yang dapat langsung mengotori rambut setelah Anda keramas.

Bersihkan peralatan tata rambut Anda dengan sedikit sampo atau sabun lembut untuk mengelupas tumpukan kotoran. Selain itu, bersihkan juga rambut rontok setiap kali menyisir untuk menjaga agar sisir Anda bersih dari minyak dan kotoran.

6. Perlakukan rambut Anda dengan lembut

Entah Anda mencuci, menyisir, menata, atau menggaruk kepala, sangat penting untuk melakukannya dengan penuh kelembutan. Kulit kepala yang teriritasi dapat memberikan rangsangan berlebihan dan menyebabkan kelenjar minyak memproduksi minyak lebih banyak.

7. Berhenti memainkan rambut Anda

Sering memutar-mutar rambut, menggaruk kepala, menyisir rambut menggunakan jemari, dapat memperburuk tampilan rambut.

Sering menyisir atau menyentuh rambut dapat merangsang kelenjar minyak. Anda juga dapat menyebarkan minyak di kulit kepala ke helaian rambut dan menambahkan tambahan minyak dari tangan.

8. Tampil alami

Terakhir, perawatan rambut berminyak dengan berhenti melakukan kebiasaan yang dapat merusak rambut seperti catokan. Catokan dan pengering rambut dapat memberikan hasil akhir yang lembut dan licin.

Namun mereka juga dapat membuat rambut lebih cepat berminyak. Biarkan rambut anda kering sendiri untuk mendapatkan tekstur alaminya.

Pada kasus tertentu, Anda mungkin membutuhkan sedikit bantuan ekstra untuk membuat rambut berminyak terkendali. Jika Anda sudah menyerah dengan produk yang dijual di pasaran bahkan perawatan rambut berminyak di rumah, mengunjungi dokter spesialis kulit dapat menjadi ide yang bagus.

Mereka dapat membantu mengetahui sumber dari masalah kulit kepala yang Anda alami dan memberikan resep obat atau produk kulit yang dibutuhkan.

Perlu juga diingat kalau jumlah minyak yang diproduksi akan berubah dari waktu ke waktu dan umumnya menurun seiring Anda menua. Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

FY/PJ/MA

Referensi