Penyebab Mata Lelah dan Cara Pencegahannya

Penyebab mata lelah

Penyebab mata lelah biasanya  oleh aktivitas sehari-hari yang bisa merusak mata seperti bekerja menggunakan komputer dan membaca dengan penerangan yang buruk, terlalu memaksakan mata bekerja tanpa istirahat hingga faktor ketidaksempuranaan mata.

Go Dok Mata lelah adalah istilah lain dari apa yang diketahui sebagai ketegangan mata. Kondisi ini terjadi ketika mata terasa nyeri, lemah, atau berat karena digunakan secara intens. Ini bukanlah penyakit dan tidak memerlukan tindakan medis. Namun tiak ada salahnya mengetahui ciri, penyebab, dan bagaimana cara mencegahnya, kan?

Ciri-ciri mata mengalami ketegangan yang disebabkan oleh kelelahan

  • Mata merah atau teriritasi
  • Terasa kering
  • Berair
  • Penglihatan buram
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Nyeri pada punggung, leher, dan pundak
  • Mata terasa berat.

Apa yang menjadi penyebab mata lelah?

Rasa lelah pada mata dapat berasal dari berbagai aktivitas. Biasanya mata akan menjadi lelah setelah seharian digunakan untuk bekerja. Menurut James P. Cully, seorang dokter mata dari University of Texas Medical School, hal tersebut terjadi karena otot mata adalah otot tubuh yang paling aktif.  Berikut penyebab mata lelah lainnya:

1. Bekerja menggunakan komputer dan membaca membutuhkan kerja otot lebih

Mata mengandung tiga set kelompok otot. Berkonsentrasi membaca dapat membuat otot bekerja cukup berat. Mata manusia dirancang sedemikian rupa sehingga dapat membentuk citra yang jelas pada retina (bagian belakang mata) dari objek jarak jauh mana pun tanpa perlu menggunakan satu pun otot.

Jika Anda berusaha mendekati sebuah objek agar dapat membuatnya terlihat lebih jelas, tentu saja setiap set otot yang ada harus bekerja. Otot extraocular masing-masing mata ke dalam; otot sphincter harus bekerja untuk mengecilkan pupil; dan otot ciliary harus berkontraksi untuk membiarkan lensa berubah menjadi bentuk yang akan memproduksi citra yang lebih jelas.

Untuk mengatasinya, coba fokus pada objek jarak jauh untuk langsung merasakan relaks pada mata.

2. Ketidaksempurnaan mata

Tidak ada mata manusia yang terbentuk sempurna. Singkatnya, mereka yang rabun dekat harus menggunakan usaha lebih besar pada bagian otot ciliary. Kebanyakan orang memiliki ketidakseimbangan otot extraocular yang memaksa mereka untuk bekerja lebih keras.

Pada hakekatnya, setiap orang baik perempuan maupun laki-laki yang mendekati atau lewat dari usia 40 tahun akan mengalami pengerasan lensa di dalam mata. Hal ini memaksa otot ciliary untuk bekerja lebih keras.

Anda bisa mengunjungi dokter mata secara rutin untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat untuk mata.

3. Penerangan yang buruk

Membaca dengan penaranganan yang buruk menjadi salah satu penyebab mata lelah. Pasalnya, membaca di bawah penerangan yang buruk (entah terlalu terang atau terlalu gelap) dapan menyebabkan otot sphincter dan dilatory bekerja terus menerus. Untuk itu, cobalah memainkan penerangan agar mendapatkan tingkat cahaya yang nyaman.

4. Terlalu memaksakan mata bekerja tanpa istirahat

Seperti melakukan 100 kali push up yang dapat menyebabkan otot lengan nyeri, begitu juga otot pada mata dapat menyebabkannya kering. Ini disebabkan setelah beberapa jam bekerja, seluruh otot di tubuh akan menjadi lebih letih.

Tingkat toleransi atau batasan nyeri bagi mata kering juga akan berkurang ketika merasa letih. Pastikan untuk tidak mengecek akun sosial media Anda ketika sudah di rumah. Gunakan waktu di rumah untuk merelaksasi mata yang lelah.

5. Bekerja terlalu keras juga menurunkan kecepatan berkedip yang menyebabkan mata kering

James berspekulasi kalau ketegangan mata pada saat mata kelelahan sebenarnya disebabkan oleh kekeringan. Dr. Ronald Schachar dari Association for the Advancement of Ophthalmology mencatat, ketika seseorang lelah, kecepatan berkedip akan turun dan mata tidak terlumasi dengan baik.

Selain kelima penyebab mata lelah di atas, kelelahan pada mata bisa juga disebabkan oleh hal medis. Misalnya kondisi yang disebut sindrom Sjorgren, kondisi autoimun yang diasosiasikan dengan rheumatoid arthritis.

Bisa juga karena Anda mengalami kondisi mata kering kronis yang merupakan hasil dari mata yang tidak dapat memproduksi air mata yang cukup. Terkadang, air mata buatan dapat membantu mengatasi masalah ini. Namun Anda juga perlu berkonsultasi pada dokter mata untuk menentukan pengobatan apa yang diperlukan.

Lalu, bagaimana pencegahannya?

Jika penyebab mata lelah bukanlah masalah medis, beberapa hal di bawah ini bisa mengatasi mata lelah ketika berada di tempat bekerja:

  • Ketika bekerja di depan komputer atau membaca, lihatlah objek sejauh mungkin yang ada di ruangan Anda selama satu atau dua menit. Lakukan ini dalam 30 menit sekali
  • Bayangkan jam dinding di depan Anda. Fokus pada titik tengahnya kemudian lihat pada jarum jam tanpa menggerakkan kepala. Lihat kembali bagian tengah jam untuk kemudian alihkan lagi penglihatan ke jarum jam lainnya. Lakukan ini sebanyak 10 kali
  • Gunakan mata untuk menuliskan huruf pada tembok tapi pastikan kepala tetap pada posisinya
  • Seringlah berkedip! Terutama ketika sedang berada di depan komputer dalam waktu lama atau sedang menggunakan lensa kontak.

Selain itu, Anda juga bisa mencegah dan mengurangi mata lelah dengan cara-cara berikut:

Sesuaikan pencahayaan

Ketika menonton televisi, ada baiknya Anda berada di ruangan dengan pencahayaan yang cukup. Begitu juga ketika membaca atau melakukan sebuah pekerjaan, posisikan sumber cahaya di belakang Anda dan pusatkan pada halaman yang sedang dibaca atau pekerjaan yang sedang dilakukan.

Jika sedang membaca di meja, gunakan bagian lampu yang memiliki kap agar tidak menyinari langsung mata Anda.

Beristirahat

Ketika melakukan pekerjaan dalam jarak dekat, ingatlah untuk beristirahat sejenak sambil meregangkan ketegangan otot dengan melakukan relaksasi. Caranya, letakkan siku pada meja dan telapak tangan mengarah ke atas.

Lalu jatuhkan kepala ke telapak tangan dan posisikan agar mata berada di telapak tangan untuk menutupinya. Pastikan jemari berada di dahi. Tutup mata Anda dan tarik napas dalam-dalam melalui hidung, tahan selama empat detik, lalu hembuskan. Lanjutkan metode ini selama 15 sampai 30 detik. Lakukan beberapa kali dalam sehari.

Batasi waktu interaksi dengan layar gadget atau komputer

Ini sangat penting khususnya bagi anak-anak.

Menggunakan air mata buatan

Air mata buatan yang bisa didapatkan di apotik dapat membantu mencegah mata kering dan melegakannya. Gunakan juga meski mata Anda terasa baik-baik saja untuk menjaganya tetap terlumasi dengan baik dan mencegah kambuhnya gejala mata kering.

Perbaiki kualitas udara di ruangan

Beberapa perubahan yang dapat bantu mencegah mata kering termasuk penggunaan humidifier, mengatur suhu untuk mengurangi semburan udara dan menghindari asap. Jika Anda perokok, ada baiknya untuk mempertimbangkan berhenti.

Pilih kacamata yang tepat

Jika Anda membutuhkan kacamata dan bekerja di depan komputer, ada baiknya mempertimbangkan untuk menggunakan kaca atau lensa kontak yang dirancang secara spesifik untuk pekerjaan Anda.

Tanyakan petugas optik tentang lapisan lensa dan pewarna yang mungkin dapat membantu juga. Perlu juga menggunakan kacamata hitam dengan lensa terpolarisasi dan melindungi dari UV jika Anda akan berpergian dengan jarak yang jauh.

Jika semua tindakan pencegahan atau mengatasi mata lelah masih tidak mempan, segeralah hubungi dokter untuk meminta pemeriksaan mata lengkap. Nantinya dokter akan memastikan gejala yang dialami tidak terkait dengan masalah seperti ketidakseimbangan otot mata atau mata kering.

Dokter juga dapat memberi tahu jika kacamata atau lensa kontak Anda perlu diperbaharui.

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

FY/JJ/MA

Referensi