Penyebab Kutu Air yang Harus Anda Waspadai

Penyebab kutu air

Penyebab kutu air ; Kondisi air yang kotor dan penuh kuman membuat semua orang di dalamnya rentan terkena penyakit kulit maupun gangguan kebersihan seperti kutu air. Lalu, apa penyebab lain dari kutu air ini?

 

Go Dok – Ketika musim hujan tiba, sejumlah wilayah waspada akan bahaya banjir yang melanda. Nah, jika sudah banjir, terbayang dong seperti apa repotnya. Bagi yang rumahnya terendam, harus mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi jika tak mau aktivitasnya terbatas dikelilingi luapan air.

Selain kesulitan beraktivitas, banjir juga membawa masalah lain. Salah satunya penyakit. Kondisi air yang kotor dan penuh kuman, yang masuk ke wilayah pemukiman, membuat semua orang di dalamnya rentan terkena penyakit kulit maupun gangguan kebersihan. Nah, salah satu penyakit kulit yang kerap menyerang adalah kutu air.

Mungkin, tidak sedikit dari Anda yang sulit membedakan antara kutu air dengan penyakit kulit lainnya seperti kudis dan kurap karena tampilan dan menimbulkan efek gatal yang serupa.

Mengenal kutu air

Seperti yang sudah Anda ketahui, kutu air merupakan jenis jamur yang menyerang kulit, terutama bagian kaki. Jika Anda sulit menemukan kutu air dengan kudis dan kurap tidak aneh, kok. Rupanya, jamur yang menyebabkan penyakit kulit tersebut berasal dari keluarga yang sama, termasuk ke dalam jenis tinea.

Biasanya, kutu air senang hinggap pada kaki dengan kondisi yang lembap. Nah, jika Anda termasuk orang yang sering berolahraga dengan sepatu yang minim ventilasi, hati-hati bisa terjangkit kutu air, lho.

Itu mengapa, penyakit kutu air juga dikenal dengan nama tinea pedis atau athlete’s foot. Mungkin terdengar konyol, namun di negara maju penyakit ini identik dengan para atlet, lho.

Rutinitas atlet yang selalu berlatih setiap hari, membuat keringat dan jamur berkembang biak di dalam sepatu mereka, sehingga menyebabkan rasa gatal dengan kulit memerah, yang dapat membuat kaki tampak pecah belah dan menyebabkan luka.

Penyebab kutu air

Selain karena sering membiasakan kaki dalam kondisi yang lembab dan berkeringat, seseorang bisa saja terkena kutu air karena tertular orang lain. Penularan yang berasal dari kontak fisik dengan penderita lainnya, menjadi faktor utama mengapa seseorang bisa terkena kutu air. Sifat jamur yang mudah tersebar membuat kutu air dapat tertular antara satu dengan lainnya.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa menjadi penyebab kutu air.

  • Sering berjalan dengan kaki telanjang di tempat umum yang cenderung lembap, seperti kamar mandi umum dan area di sekitar kolam renang
  • Saling pinjam kaus kaki dengan penderita kutu air
  • Sering memakai sepatu yang sempit sehingga kaki tidak dapat bernapas
  • Kaki yang basah dan dibiarkan dalam waktu lama
  • Kaki yang mudah berkeringat
  • Ada luka pada kuku kaki yang menyebarkan bakteri

Nah, kira-kira itulah sedikit serba-serbi tentang penyakit kutu air. Ada satu cacatan, nih, bagi penderita diabetes atau kelainan sistem imun lainnya. Jika Anda termasuk golongan tersebut, ada kecenderungan mudah terserang kutu air, lho, jika ada luka kecil pada kaki. Selalu waspada, ya!

Dengan artikel ini, diharapkan Anda makin mengenal kutu air, ya. Walaupun menyerang bagian tubuh yang cenderung tertutup, bukan berarti jadi tidak perlu diperhatikan, bukan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

TP/PJ/MA

Referensi