Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Anak 

Nutrisi penting

Nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak salah satunya adalah protein. Makanan yang mengandung protein tidak sulit ditemukan. Protein terkandung dalam berbagai makanan seperti daging sapi, daging ayam, ikan laut, kacang-kacangan, kedelai, dan lainnya.

Go DokSebagai orangtua penting untuk memerhatikan tumbuh kembang anak. Setelah masa balita, anak akan lebih membutuhkan asupan makanan selain ASI. Anak mulai belajar dan berkeinginan untuk memakan makanan lain dengan rasa dan tekstur berbeda. Namun, ada baiknya kita sebagai orangtua memilih makanan bernutrisi.

Berikut nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak!

Protein

Makanan yang mengandung protein tidak sulit ditemukan. Protein terkandung dalam berbagai makanan seperti daging sapi, daging ayam, ikan laut, kacang-kacangan, kedelai, dan lainnya. Ikan laut atau makanan laut lainnya dapat Anda sajikan paling sedikit dua kali seminggu. Daging ayam dan sapi yang rendah lemak lebih baik untuk disajikan.

Daging merah, seperti daging sapi, mengandung zat besi yang baik bagi tumbuh kembang anak. Namun, beberapa anak mungkin tidak menyukai daging karena teksturnya yang cenderung keras dan sulit dikunyah. Hal ini bisa diakali dengan memberikannya asupan zat besi dalam makanan lain. Contohnya, kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang polong, kacang lentil, atau sereal dan roti gandum.

Protein menjadi nutrisi penting untuk tumbuh kembang anak sebab  protein menyumbangkan zat besi, zinc, dan vitamin B. Satu ons protein sama dengan satu ons daging sapi, ikan, daging ayam; sebutir telur; 1 sendok makan selai kacang; 1/4 cangkir kacang rebus; 1/8 cangkir tofu; dan setengah ons kacang-kacangan.

Buah dan Sayuran

Mengonsumsi beragam buah-buahan segar lebih baik daripada mengonsumsi jus. Jikapun anak tetap ingin minum jus, pastikan bahwa jus tersebut tidak mengandung gula, dan batasi konsumsinya. Ingatlah bahwa seperempat cangkir buah kering sama dengan secangkir buah segar. Jika dikonsumsi secara berlebihan, buah kering dapat menghasilkan kalori berlebih.

Di samping itu, sediakan juga variasi sayuran segar, seperti sayur-sayuran hijau, merah dan oranye, kacang-kacangan, serta sayur-sayuran yang mengandung pati, setiap minggunya. Jika Anda hendak memilih sayuran yang dikemas dalam kaleng atau sayuran beku, perhatikan kadar kalori yang terkandung di dalamnya. Pastikan bahwa kalorinya rendah.

Sayur dan buah-buahan juga banyak mengandung vitamin. Jika si kecil tidak suka memakan sayuran, Anda bisa tetap memberikan si kecil vitamin dengan buah-buahan. Buah-buahan bisa dimakan secara mentah (setelah sebelumnya dicuci dulu), disajikan dengan saus kesukaan sang buah hati, dimasak menjadi sup, dihidangkan dengan manisan, dan sebagainya.

Susu

Susu sapi atau makanan yang mengandung susu sapi menjadi nutrisi penting bagi tumbuh kembang anak karena kandungan kalsium didalamnya. Anda bisa memberikan dua gelas susu untuk anak setiap hari.

Asupan suplemen juga mampu memberikan kalsium yang dibutuhkan, tetapi harus dengan saran dokter. Anak yang tidak dapat mencerna susu atau makanan yang mengandung susu sapi bisa diberi sumber kalsium lain. Contohnya, susu kedelai, jus, roti, dan sereal yang kaya akan kalsium.

Kalsium diperlukan untuk tumbuh kembang anak sebab kalsium dapat menguatkan gigi serta tulang anak. Jika anak tidak suka memakan daging sapi, kebutuhan proteinnya dapat dipenuhi dengan mengonsumsi susu sapi. Berikan susu sapi rendah lemak dan rendah kalori untuk dikonsumsi anak. Jadikan hal ini kebiasaan sedari dini.

Gandum

Energi bisa didapatkan dengan mengonsumsi gandum, sebab gandum mengandung serat yang melancarkan pencernaan, serta karbohidrat.  Selain itu, gandum juga mengandung banyak vitamin B dan mineral.

Gandum terbagi menjadi dua jenis, yaitu gandum utuh dan gandum olahan. Produk dengan gandum utuh mengandung lebih banyak serat, zat besi, dan vitamin B dibandingkan dengan gandum olahan. Contoh dari gandum utuh adalah tepung dan roti gandum, oatmeal, beras merah, dan pasta gandum utuh

Mendapatkan nutrisi penting dan terbaik untuk anak tidak sulit, bukan? Jika pola makan anak kurang baik atau tidak seimbang, jangan ragu untuk menemui dokter anak dan berkonsultasi, ya!

 

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

VD/JJ/MA

Referensi