Mual saat Mudik Hilang, Pulang Kampung Nyaman

Mual saat mudik

Mual saat mudik banyak dirasakan bagi Anda yang memilih transportasi kapal, dibandingkan dengan yang melalui transportasi darat. mabuk perjalanan dapat terjadi karena otak mendapatkan sinyal yang berbeda antara indera perasa yang berfungsi untuk menangkap seluruh informasi perjalanan Anda.

 

Go Dok – Seiring berjalannya waktu, hari demi hari berhasil kita melalui bulan puasa hingga tak sadar momen pulang kampung akan segera tiba. Artinya, segala perlengkapan harus mulai disiapkan, mulai dari baju lebaran, amplop THR, termasuk kesiapan mental agar rasa mual saat mudik tidak mengganggu selama perjalanan menuju ke kampung halaman.

Mengapa bisa terjadi mual atau mabuk di perjalanan?

Biasanya, mual atau mabuk perjalanan saat mudik banyak dirasakan bagi Anda yang memilih transportasi kapal, dibandingkan dengan yang melalui transportasi darat. Pasalnya, mengingat kondisi laut yang berombak membuat tubuh lebih mudah terombang ambing dibandingkan melalui jalur darat dan udara.

Faktanya, mabuk perjalanan dapat terjadi karena otak mendapatkan sinyal yang berbeda antara indera perasa yang berfungsi untuk menangkap seluruh informasi perjalanan Anda. Artinya, informasi yang didapat dari mata (menangkap visual), tidak sinkron dengan apa yang didapat oleh telinga bagian dalam (menangkap gerakan, percepatan, dan gravitasi) selama perjalanan Anda.

Ketika Anda menggunakan kapal selama perjalanan, mata menangkap visual yang statis ketika berada di dalam kabin, padahal di saat yang sama kapal bergerak naik dan turun karena pengaruh ombak lautan. Hal serupa terjadi ketika mobil Anda sedang melewati jalur perbukitan yang penuh belokan serta tanjakan dan turunan. Hilangnya sinkronisasi kedua indera itulah yang menjadi penyebab utama seseorang menjadi mabuk perjalanan.

Lalu, apa saja tips menghilangkan mual saat mudik?

1. Perhatikan pola makan sebelum berpergian

Jika Anda hendak pergi dengan kondisi jalan yang berpotensi menyebabkan mabuk perjalanan, jangan makan makanan pedas atau kaya akan kandungan lemak yang tinggi. Jika Anda makan terlalu kenyang, beri jeda sekitar 1-2 jam sebelum memulai berpergian. Selain itu, kurangi minum minuman bersoda dan perbanyak minum air putih, ya!

2. Pilih posisi duduk yang nyaman

Cobalah untuk memilih tempat duduk dengan posisi yang minim gerakan. Duduk di kursi depan mobil dinilai mampu meminimalisasi mual saat mudik berlangsung. Jika Anda akan menggunakan pesawat, bagian tengah di atas sayap merupakan area paling minim efek turbulensi.

Bagi Anda yang menggunakan kapal, memilih posisi di kabin tingkat bawah dekat pusat kapal dianggap akan memberikan efek gerakan paling sedikit dibanding penumpang yang berada di kabin atas. Selain itu, satu hal yang harus diperhatikan adalah untuk menghindari duduk menghadap belakang, ya!

3. Sempatkan keluar untuk melihat pemandangan dan menghirup udara segar

Jika Anda menggunakan jalur darat atau udara, selalu sempatkan untuk membuka jendela dan keluar untuk menghirup udara segar. Selain itu, jangan lupa untuk melihat pemandangan berupa cakrawala dan langit yang ada di luar jendela.

Selain menenangkan mata dan pikiran, hal tersebut dapat membantu otak untuk mengembalikan sinkronisasi dengan mata dan telinga dengan menangkap visual yang bergerak secara dinamis.

4. Melakukan gerakan mengunyah

Salah satu cara paling sederhana untuk meredakan rasa mual saat mudik adalah mengunyah. Ya, dengan mengunyah makanan ringan seperti permen karet terbukti efektif karena dapat mengurangi ketidakseimbangan informasi visual yang dikirim dari indera menuju otak.

5. Menjaga mata tetap tertutup

Selain mengunyah, jika mual mendadak menyerang, mengapa Anda tidak memejamkan mata dan tertidur sebentar saja? Selain berguna untuk mengembalikan stamina, memejamkan mata juga ampuh untuk mengurangi ketidakseimbangan informasi antara mata dengan telinga bagian dalam, sehingga otak lebih fokus dalam menerima sinyal informasi.

6. Jahe

Nah, bumbu masak yang satu ini juga terbukti ampuh untuk meredakan mual saat mudik, lho! Anda bisa membekali jahe selama di perjalanan, baik dalam bentuk air rebusan jahe, permen jahe, ekstrak dalam bentuk tablet,maupun mengunyah langsung batang jahe yang masih segar.

7. Minum obat anti mabuk

Jika hal tersebut tidak kunjung meredakan rasa mual Anda, beberapa obat dianjurkan untuk selalu dibawa selama perjalanan mudik Anda. Obat-obat dari golongan Meclizine dan Promethazine baik diminum 1-2 jam sebelum perjalanan untuk mencegah rasa mual datang selama di perjalanan.

Jika Anda merasa bosan selama di perjalanan, sangat tidak disarankan untuk membaca buku atau mengobrol dengan penumpang di sebelah Anda, karena hal tersebut akan memperburuk rasa mual saat mudik, lho! Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

TP/PJ/MA

Referensi