Miokarditis ; Penyebab, Gejala dan Penanganan

Miokarditis

Miokarditis merupakan penyakit peradangan pada otot jantung, yang bisa disebabkan karena faktor infeksi maupun non infeksi. Umumnya disebabkan oleh infeksi dan proses peradangan yang dimiliki oleh tubuh sendiri. Lalu, apa penyebab, gejala dan penanganan penyakit ini?

 

Go Dok – Miokarditis mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Padahal, kondisi medis yang satu ini dapat memicu komplikasi medis serius. Sebelum terlambat, yuk, kenali penyakit ini lebih dalam lewat penjelasan berikut ini!

Mengenal miokarditis

Miokarditis merupakan penyakit peradangan pada otot jantung, yang bisa disebabkan karena faktor infeksi maupun non infeksi. Bagaimana terjadinya penyakit ini belum sepenuhnya diketahui dengan baik, namun diduga karena infeksi virus, bakteri, jamur, bahan kimia, obat ataupun kondisi inflamasi lainnya.

Sebagian besar pasien dengan penyakit ini tidak dapat dikenali memiliki infeksi ini, karena beberapa tidak menunjukan keluhan sama sekali dan terkadang dapat terjadi penyembuhan sendiri. Pada penelitian ditemukan angka kejadian penyakit ini sebesar 1-9%, meskipun tidak terlalu besar angkanya tetapi diduga miokarditis adalah penyebab utama kematian mendadak.

Penyebab

Penyakit miokarditis umumnya disebabkan oleh infeksi dan proses peradangan yang dimiliki oleh tubuh sendiri. Infeksi yang disebabkan virus (seperti Enterovirus koksaki B dan Adenovirus) masuk melalui saluran cerna atau saluran napas, kemudian akan menuju ke sel-sel tubuh salah satunya sel otot jantung dan membuat proses peradangan disana. Peradangan yang terjadi membuat jantung membengkak serta adanya perlukaan jaringan yang membuat pergerakan otot jantung tidak sempurna.

Selain disebabkan oleh virus, ternyata penyakit ini juga disebabkan oleh beberapa penyebab yaitu: bakteri (C. diphteriae, Steptococcus, Staphylococcus, Haemophylus, dan lain-lain), jamur (Candida, Aspergillus), parasit (Toxoplasma, Schistosoma), obat-obatan dan pengguna kokain.

Gejala

Gejala yang muncul pada penyakit miokarditis menunjukan variasi yang beragam, mulai dari asimptomatis atau tanpa gejala hingga terhentinya jantung karena kerusakan otot jantung tersebut. Di awal infeksi, gejala yang muncul sulit dibedakan dengan gejala yang terjadi pada flu, seperti: demam atau menggigil, nyeri otot, merasa lelah. Masalah pada jantung umumnya muncul setelah 7 sampai 10 hari pertama dari awal masa infeksi yang ditandai dengan adanya keluhan jantung berdebar, sesak napas, nyeri pada dada yang bersifat tajam dan menusuk di daerah dada bagian kiri, iritasi pada otot jantung yang dapat menyebabkan aritmia jantung, gagal jantung atau bahkan pingsan.

Sebagian besar pasien dengan gejala yang ringan akan mengalami penyembuhan langsung tanpa menyebabkan kerusakan fungsi jantung ataupun bentuknya. Tetapi jika infeksinya berlangsung lama dan daerah yang terkena luas maka dapat menyebabkan adanya pembengkakan jantung dan kerusakan otot-otot jantung tersebut. Meskipun sebagian penderita sembuh dengan sendirinya, tetapi diperkirakan tidak sedikit yang harus berhadapan dengan gejala yang berat sehingga membutuhkan transplantasi jantung baru atau bahkan kematian

Diagnosis

Diagnosis dibuat berdasarkan anamnesa langsung dari keluhan yang dialami pasien. Tetapi jika kasus cenderung berat maka mungkin sekali pasien mengeluhkan gejala yang serupa dengan serangan jantung yang cukup menyiksa.  Mungkin terdapat riwayat pingsan atau jantung berdebar-debar dengan irama yang tidak beraturan.

Pemeriksaan darah di laboratorium dapat menunjukan hasil infeksi serta adanya peningkatan CKMB dan troponin yang digunakan sebagai penanda adanya proses kerusakan di otot jantung. Selain itu dapat ditemukan adanya kelainan rekam jantung pada pasien miokarditis. Gambaran rekam jantung menunjukan adanya pergerakan jantung yang lebih cepat, perubahan gerakan gelombang, denyut nadi tidak beraturan serta pembesaran jantung.

Perlu pula dilakukan pemeriksaan rontgen dada untuk mengetahui ukuran jantung secara global apakah ada pembesaran atau tidaknya serta posisi jantung yang berubah atau tidak. Pemeriksaan USG jantung juga dapat dilakukan pada kasus ini untuk melihat adanya kelainan gerakan dinding jantung, penebalan dinding jantung serta perubahan aliran darah yang menuju dan meninggalkan jantung.

Untuk benar-benar memastikan diagnosa miokarditis diperlukan pemeriksaan biopsi jaringan otot jantung yang diambil melalui prosedur invasif.

Penanganan

Perawatan yang cepat, spesifik dan menyeluruh sangat penting pada kasus penyakit miokarditis. Pada pasien dengan gejala gagal jantung, pengobatan ditujukan untuk mengurangi jumlah beban jantung sehingga memerlukan obat untuk mengeluarkan cairan tubuh. Obat penurun tekanan darah juga diperlukan agar tahanan pembuluh darah menjadi lebih ringan dan jantung tidak terlalu berat dalam memompakan darah.

Karena adanya suatu infeksi dan menyebabkan peradangan maka obat anti peradangan dapat digunakan disini untuk menekan peradangan dan membuat penyembuhan lebih cepat terjadi. Pemberian obat imunoglobulin melalui suntikan ke pembuluh darah memiliki efek yang sangat baik bagi sistem imunitas tubuh. Tetapi tidak semua pasien cocok menggunakan pengobatan ini dikarenakan berbagai macam hal serta harganya yang cukup mahal menyebabkan pengobatan ini kurang diminati pada kasus penyakit ini.

Komplikasi

Miokarditis merupakan penyakit yang menyerang otot jantung. Umumnya penyakit ini dapat di sembuhkan, tetapi jka terus meluas dan tidak diatasi secara tuntas maka dapat berakibat fatal dikarenakan berkaitan dengan posisi jantung yang vital bagi kelangsungan hidup. Komplikasi lanjutan dari miokarditis adalah gagal jantung, pembesaran jantung, tertimbunnya cairan di selaput pembungkus jantung, sumbatan arteri atau vena jantung, dan kematian.

Prognosis

Kurang lebih 40% pasien akan sembuh total. Sekitar sepertiga pasien miokarditis yang sembuh akan memiliki beberapa kelainan jantung mulai dari perubahan bentuk dan fungsi jantung ringan sampai pada gagal jantung. Perjalanan penyakit ini kedepannya sangat tergantung pada penyebab utamanya. Dan jika dikenali lebih dini serta mendapatkan pengobatan yang cepat dan tepat maka peluang untuk dapat sembuh menjadi lebih besar.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk dapatkan ragam layanan kesehatan gratis, langsung dari Smartphone. Download aplikasinya di sini.

 

AW/PJ/MA

Referensi