Menu Diet untuk Buka Puasa agar Tubuh Tetap Terjaga

Menu diet untuk buka puasa

Menu diet untuk buka puasa ; Dengan mengatur pola menu buka puasa, berbagai kelainan fungsi pencernaan, seperti naiknya asam lambung atau sembelit pun dapat dihindari. Lantas, apa saja ragam menu buka puasa yang baik untuk menunjang program diet Anda.

 

Go Dok – Bagi Anda yang sedang menjalankan ibadah puasa, momen buka puasa tentunya sangat ditunggu setelah menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam di siang hari. Nah, bagi yang ingin menurunkan berat badan, tentunya ada menu diet untuk buka puasa tertentu yang harus Anda ikuti agar tubuh tidak menjadi melar, dong.

Selain itu, dengan mengatur pola menu buka puasa, berbagai kelainan fungsi pencernaan, seperti naiknya asam lambung atau sembelit pun dapat dihindari. Lantas, apa saja ragam menu buka puasa yang baik untuk menunjang program diet Anda? Makanya, simak terus artikel di bawah ini, ya!

Menu diet untuk buka puasa agar tubuh tetap terjaga

Sebagai pembuka, tentunya mengonsumsi buah yang sangat identik dengan bulan Ramadan, kurma, sangat disarankan. Pasalnya, buah yang satu ini memiliki kadar gula yang tinggi sehingga dapat mengembalikan kadar gula tubuh setelah berpuasa seharian, terutama bagi Anda yang sering menderita sakit kepala.

Anda bisa mengonsumsi 2-3 butir kurma sebagai pembuka. Jangan lupa untuk meminum teh manis hangat untuk mempersiapkan kondisi perut yang segera menerima menu makanan lainnya. Jangan gunakan gula terlalu banyak ya, cukup 1 sendok makan saja, agar bentuk tubuh Anda tetap terjaga.

Setelah itu, Anda bisa langsung menikmati semangkuk bubur atau sup hangat untuk menghangatkan perut yang masih kosong. Sebaiknya, Anda mengonsumsi sup bening yang berisi berbagai sayuran hijau dibandingkan sup krim agar dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang di siang hari, serta memberikan tubuh asupan vitamin dan mineral yang diperlukan.

Selain sup hangat, menu salad buah dan sayur juga dapat memberikan asupan vitamin, mineral dan serat bagi kebugaran tubuh. Semakin banyak warna di dalam menu salad Anda, semakin banyak pula manfaat kesehatan yang dapat diberikan kepada tubuh. Selain itu, salad cocok sebagai menu diet untuk buka puasa karena dapat memberi rasa kenyang, sehingga Anda tidak perlu makan dengan porsi besar pada saat makan malam tiba.

Jika ingin mengemil kudapan yang manis, ada baiknya Anda memilih buah-buahan dengan kadar air yang tinggi dengan kandungan gula alami, dibandingkan makanan dessert dengan kandungan gula buatan yang tinggi.

Pasalnya, banyak orang mengaku gagal diet atau mengalami kenaikan berat badan saat berpuasa, karena menganggap porsi makanan yang terlampau banyak saat berbuka. Padahal, itu bukanlah faktor utama, melainkan karena tingginya kadar gula yang dikonsumsi pada menu buka puasa yang mereka pilih.

Karena jika diperhatikan, banyak di antara kita yang memilih es buah, kolak pisang, dan es cincau sebagai menu buka puasa setiap hari. Coba Anda bayangkan betapa banyak kandungan gula yang harus diterima tubuh setiap hari. Makanya, lebih baik Anda memilih untuk memakan buah karena selain mengandung gula alami, juga dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

Anda juga bisa meminum jus buah segar atau yoghurt tawar sambil ditemani menu kacang-kacangan yang syarat dengan vitamin E seperti quinoa, kacang kedelai, almond, kacang kenari, kacang mede, pistachio, walnut, kacang tanah, dan edamame.

Menu diet untuk makan malam saat Ramadan

Jika pilihan menu diet untuk buka puasa di atas sudah dicoba, Anda bisa memilih menu karbohidrat dan protein tinggi untuk hidangan makan malam. Menu seperti nasi, pasta, atau kentang rebus bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat Anda. Selain itu, menu seperti daging merah, ayam, atau ikan juga baik untuk memenuhi protein tubuh.

Bagi Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan, sebaiknya tidak mengolah pilihan daging di atas dengan cara menggoreng mengingat minyak yang digunakan dapat menimbun lemak serta meningkatkan kadar kolesterol jahat. Lebih baik Anda mengolahnya dengn merebus atau memanggangnya saja, ya!

Namun perlu diingat, jangan menggabungkan makanan laut dengan daging merah sebagai hidangan makan malam. Selain itu, jangan pula menggabungkan menu keju dengan kacang-kacangan, karena tubuh Anda diprogram untuk mencerna satu bentuk protein saja dalam satu waktu. Menonsumsi lebih dari satu bentuk protein dapat menciptakan kelainan fungsi pada sistem pencernaan Anda.

Anda juga sebaiknya selalu ingat untuk memberikan selang waktu setidaknya selama 2 jam antara waktu berbuka puasa dengan menyantap makan malam agar fungsi pencernaan tidak kaget dan bisa mempersiapkan diri terlebih dahulu. Dengan mengikuti menu diet untuk buka puasa di atas, dijamin Anda bisa merasakan efeknya pada tubuh setelah 1 bulan menjalankan ibadah puasa. Selamat mencoba!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab seputar penanganannya dengan Tim Dokter Go Dok. Download aplikasi Go Dok di sini.

TP/PJ/MA

Referensi