Menu Buka Puasa untuk Lanjut Usia Agar Tubuh Tetap Prima

Menu buka puasa untuk lanjut usia

Menu buka puasa untuk lanjut usia membutuhkan asupan kalori lebih sedikit dibandingakan dengan yang berusia muda. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan komposisi tubuh dan penurunan fungsi tubuh yang menyebabkan berkurangnya otot dan bertambahnya lemak.

 

Go Dok – Bagi umat Muslim, tentunya menyadari kalau dibutuhkan kondisi fisik yang prima agar dapat menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, bukan? Lantas, bagaimana ketika usia tidak lagi muda dan kondisi tubuh tidak lagi berada dalam masa kejayaannya?

Tentunya, banyak perubahan yang dirasakan sudah memasuki usia lanjut. Misalnya, adanya perubahan jenis dan porsi makanan harian, sehingga berpengaruh pada menu buka puasa yang sebaiknya dikonsumsi bagi Anda yang sudah lanjut usia.

Lalu, seperti apa menu buka puasa untuk lanjut usia agar bisa menjaga kondisi tubuh tetap prima selama sebulan penuh? Simak terus artikel berikut ini, ya!

Bagaimana kriteria menu buka puasa untuk lanjut usia?

Bagi Anda yang telah berusia lanjut, memang membutuhkan asupan kalori lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang berusia muda. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan komposisi tubuh dan penurunan fungsi tubuh yang menyebabkan berkurangnya otot dan bertambahnya lemak.

Kebutuhan kalori setiap individu tentunya memiliki perbedaan. Berapa banyak kalori yang Anda butuhkan setiap hari tergantung pada jenis kelamin dan aktivitas fisik, lho. Secara umum, kebutuhan kalori untuk perempuan di atas usia 51 tahun berkisar dari 1.600 hingga 2.200 kalori per hari. Sedangkan kebutuhan kalori untuk laki-laki di atas usia 51 berkisar dari 2.000 hingga 2.800 kalori per hari.

Bagaimana jika Anda ingin melaksanakan ibadah puasa? Bagaimana cara memenuhi kalori yang dibutuhkan pada tubuh? Seperti yang telah diketahui, ketika berpuasa, waktu makan dan minum hanya tersedia pada saat sahur sebelum terbit matahari dan berbuka puasa ketika petang.

Memasuki usia lansia, tentunya harus memperhatikan jenis makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Ketika memasuki waktu berbuka puasa, biasanya Anda yang telah lanjut usia akan dianjurkan untuk mengonsumsi hidangan berbuka secara bertahap. Hal ini supaya tubuh lebih mudah untuk menyerap nutrisi dan keadaan lambung akan tetap stabil.

Apa saja daftar menu buka puasa untuk lanjut usia?

– Sebelum shalat Maghrib

Menu buka puasa untuk lanjut usia sebelum shalat magrib, sebaiknya membukanya dengan:

  1. Kurma 3 buah
  2. Selada buah 1 mangkuk kecil.
– Sesudah shalat Maghrib

Ketika sudah membatalkan dan berbuka puasa dengan hidangan pembuka, segerakan untuk melaksanakan shalat magrib. Setelah melaksanakan sholat, lansia akan dianjurkan untuk mengonsumsi hidangan berikut:

  1. Nasi 1,5 gelas
  2. Opor ayam 1 potong
  3. Pepes tahu 3 sdm
  4. Sup 1 mangkuk
  5. Pisang 1 buah.
– Sesudah shalat Tarawih

Bagi Anda yang ingin melaksanakan ibadah sholat tarawih, ini dia menu buka puasa untuk lanjut usia yang tepat untuk dikonsumsi:

  1. Roti tawar 2 iris, isi dengan telur dadar 1/2 butir.

Untuk menjaga kesehatan selama berpuasa, tentu pola makan harus sangat diperhatikan. Pola makan ketika berbuka juga harus dikontrol. Ketika sedang berbuka puasa, sebaiknya tidak boleh langsung makan makanan berat. Makanan berat sebaiknya dikonsumsi setelah shalat maghrib atau setelah tarawih.

Untuk mencegah terjadinya dehidrasi, kebutuhan cairan dalam tubuh juga harus dipenuhi dengan baik. Tubuh akan membutuhkan cairan sekitar delapan hingga sepuluh gelas per hari. Anda bisa meminum dua gelas air putih ketika berbuka, kemudian tiga sampai empat gelas setelah tarawih atau sebelum tidur.

Ketika sedang sahur, Anda juga dianjurkan untuk meminum air putih sebanyak satu sampai dua gelas.

Nah, itu dia penjelasan mengenai menu buka puasa untuk lanjut usia yang sebaiknya dikonsumsi agar kondisi tubuh tetap prima. Bagi Anda yang sudah lanjut usia dan ingin tetap melaksanakan ibadah puasa, ada baiknya untuk selalu memperhatikan kesehatan Anda juga dengan tambahan suplemen vitamin yang sesuai dengan kondisi tubuh. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab seputar penanganannya dengan Tim Dokter Go Dok. Download aplikasi Go Dok di sini.

GA/PJ/MA

Referensi