Mengonsumsi Kopi Instan: Yes or No

mengonsumsi kopi instan

Kopi instan merupakan tipe kopi yang dibuat dari ekstrak kopi kering. Walaupun mengonsumsi kopi instan terkesan tidak berbahaya, ada beberapa kandungan kopi instan yang cukup membahayakan. Diantaranya adalah kandungan acrylamide dan penyedap rasa adiktif termasuk minyak sayur dan pemanis buatan.

Go Dok Kopi merupakan minuman yang kerap kali kita konsumsi secara rutin. Terkadang dipagi hari, bahkan sampai malam hari agar membuat badan kita tetap terjaga dari rasa lelah akan rutinitas sehari-hari.

Popularitas serta kebiasaan ini membuat produksi kopi meningkat, termasuk salah satu kopi yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat kebanyakan, apalagi kalau bukan kopi instan.

Kopi instan seperti yang dikutip oleh salah satu artikel health line, merupakan tipe kopi yang dibuat dari ekstrak kopi kering, pembuatannya sendiri hampir sama seperti brewing coffee beans, yang membedakan hanyalah pada tehnik tekanan brewingnya sendiri.

Setelah kita tahu secara singkat tentang apa itu kopi instan, pertanyaan yang paling sering muncul: apakah mengonsumsi kopi instan berbahaya? Apa sebaliknya? Untuk mengetahuinya, yuk sama-sama simak infromasinya berikut ini!

Berikut beberapa informasi yang harus diperhatikkan sebelum mengonsumsi kopi instan!

1. Kopi instan mengandung antioksidan

Kopi instan mengandung antioksidan yang tinggi. Selain itu kopi instan juga mengandung kalori yang cukup rendah sekitar 4 kalori persachet, termasuk zat lainya seperti Potassium, Magnesium, dan Vitamin B3.

2. Kopi instan mengandung sedikit kafein

Dibandingkan dengan kopi biasa, kopi instan mengandung sedikit kafein dan sebagai penggantinya, memiliki kandungan gula yang lebih. Takaran kafein yang ada pada satu sachet kopi instan berkisar antara 30-90 mg, sedangkan untuk kopi biasa berkisar lebih tinggi diantara 70-140 mg per gelas.

Hal ini membuat mengonsumsi kopi instan cenderung lebih bagus bagi peminum yang agak sensitive dengan kafein yang tinggi. Selain itu, ada juga kopi instan yang disebut dengan kopi insta ‘decaf’ yang mengandung lebih sedikit kafein.

3. Kandungan berbahaya dalam kopi instan

Walaupun terkesan tidak berbahaya, ada beberapa kandungan kopi instan yang cukup membahayakan. Diantaranya adalah kandungan acrylamide dan penyedap rasa adiktif termasuk minyak sayur dan pemanis buatan.

Walaupun dosis takarannya tidak berbahaya, penggunaan yang cukup banyak dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit gula, kanker dan penyakit lainya

4. Kelebihan dari kopi instan

Eitt, tapi jangan salah, walaupun terbilang praktis, over produksi, dan murah, mengonsumsi kopi instan memiliki manfaat yang tidak kalah dengan kopi biasa, kelebihannya adalah:

  1. Meningkatkan fungsi dan kemampuan otak: kafein dapat meningkatkan kemampuan otak Anda
  2. Meningkatkan metabolismetubuh Anda
  3. Mengurangi risiko penyakit yang berhubungan dengan sel memori Anda seperti Alzheimer dan Parkinson
  4. Memperbaiki kesehatan mental, kopi dapat mengurangi risiko depresi
  5. Praktis, dan dapat dibuat kapanpun dan dimanapun tanpa proses pengolahan atau brewing mengunakan mesin.

Itu dia kelebihan dan keburukan dari mengonsumsi kopi instan.

Lalu, apakah kopi instan berbahaya dikonsumsi?

Pertanyaan ini mungkin akan sulit dijawab ketika kita tahu kelebihan dari kopi instan yang sebenarnya tidak kalah dari kopi biasa, yang membedakan hanyalah kualitas biji kopi yang dipakai serta banyaknya gula maupun penyedap rasa (khususnya di kopi 3in1) yang mungkin kurang sehat untuk di konsumsi.

Akhir kata, semuanya kembali kepilihan Anda, tetapi selalulah ingat konsumsi yang berlebihan baik itu kopi instan maupun kopi biasa tidak baik bagi kesehatan.  Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘tanya Dokter’ untuk chat dokter seputar kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.

FY/JJ/MA

Referensi