Mengenal Macam-macam Jenis Jerawat

Jenis jerawat

Jenis jerawat yang muncul satu persatu pada wajah kita tidaklah sama antara satu dengan lainnya. Setiap jerawat memiliki cara penanganan yang berbeda sesuai dengan jenis dan karakteristik masing-masing. Selain itu, jerawat juga senang untuk tumbuh di area T zone pada wajah.

 

Go Dok – Pada dasarnya jerawat atau acne vulgaris muncul karena tersumbatnya pori-pori dan infeksi oleh bakteri propionibacterium acne. Bakteri tersebut dapat hidup pada kelenjar sebasea yang menjadi area dihasilkannya asam lemak dan minyak (sebum) yang tersembunyi di bawah permukaan kulit. Nah, yang perlu diwaspadai dari bakteri ini karena bisa menimbulkan iritasi pada area wajah sekitarnya.

Mari kenalimacam-macam jenis jerawat yang sering muncul pada wajah dan bagian tubuh lain!

1. Komedo

Komedo dapat timbul saat sel-sel kulit mati dan minyak minyak bercampur dan menyumbat pori-pori kulit. Umumnya komedo hadir dalam jumlah banyak namun tidak terlalu terlihat sebab ukurannya yang sangat kecil.

Saat komedo berada di bawah permukaan kulit, kepala komedo akan berwarna putih dan disebut komedo tertutup (whitehead). Pada saat komedo timbul ke permukaan kulit, minyak yang berlebih akan bereaksi dengan udara dan kepala komedo ini akan berubah menjadi berwarna hitam dan disebut komedo terbuka (blackhead). Jadi, warna hitam pada komedo blackhead bukan disebabkan oleh debu atau kotoran.

2. Papula

Jenis jerawat ini merupakan tahap lanjut dari kondisi dimana komedo yang mengalami iritasi atau peradangan. Ditandai dengan adanya benjolan yang berwarna kemerahan dan tidak mengandung nanah sehingga tidak memiliki puncak yang berwarna keputihan. Papula sangat sensitive terhadap sentuhan. Jangan memencet jerawat jenis ini  karena dapat membuat radang menjadi lebih buruk dan dapat menyebabkan bekas luka setelah sembuh

3. Pustula

Jenis lain dari jerawat yang meradang adalah pustula. Pustula berbentuk benjolan dengan dasar yang merah dan kepala yang putih yang berisi nanah. Memencetnya dapat menyebabkan luka dengan jaringan parut yang dalam dan meninggalkan bekas luka berwarna gelap yang lebih permanen pada kulit.

4. Nodul

Pada nodul, peradangan tidak hanya terjadi pada bagian atas permukaan kulit saja namun juga mengakar ke bagian bawah. Nodul adalah jerawat besar yang benjolannya sangat sakit apabila disentuh. Jerawat ini biasanya dapat tumbuh dalam kurun waktu yang sangat lama yaitu bisa sampai berbulan bulan.

5. Jerawat Kista/ Nodulocystic

Jerawat Kista merupakan suatu tanda jerawat sedang melakukan transformasi ke tingkat yang jauh lebih parah lagi. Jerawat ini disebabkan karena produksi kelenjar minyak yang terlalu banyak dan pertumbuhan sel yang tidak normal. Jerawat nodulocystic atau jerawat batu merupakan gabungan antara kista yang meradang dan nodul. Jerawat bisa berubah warna menjadi merah tua atau ungu dan sering meninggalkan bekas luka yang sangat parah.

6. Jerawat Conglobata (Jerawat punggung)

Jerawat conglobata ini melibatkan banyak nodul meradang yang terhubung ke bawah kulit dengan nodul yang lainnya. Jerawat ini sering menyerang laki-laki dan meninggalkan bekas luka yang parah sehingga memerlukan penanganan secepat mungkin.

7. Jerawat Mekanikal

Jerawat mekanikal merupakan jerawat yang sering menyerang atlet . Disebabkan oleh panas, gesekan, dan tekanan terhadap kulit, dan muncul akibat terlalu seringnya memakai peralatan olahraga seperti topi atau helm dan sebagainya.

8. Jerawat Rosacea

Jerawat ini biasanya timbul pada wanita dengan rentang usia 30-50 tahun. Tandanya berupa kemerahan persisten (seperti sunburn), benjolan dan papula (jerawat), dilatasi pembuluh darah yang terlihat dan kemerahan pada wajah. Yang pada akhirnya menimbulkan garis-garis kasar dan membuat lipatan pada daerah hidung.

9. Jerawat Juvenil

Jerawat ini timbul pada masa pubertas 14-20 tahun. Hormonal yang belum stabil dalam memproduksi minyak (sebum) menjadi penyebab jerawat jenis ini.

10. Jerawat Nitrosica

Jerawat Nitrosica adalah tahapan terakhir dari jenis jerawat dan jika dibiarkan akan menyebabkan lubang pada kulit wajah. Cara menanganinya yaitu dengan bantuan dokter spesialis kulit karena membutuhkan teknologi canggih seperti mikrodermabrasi, laser dan perawatan kecantikan lainnya.

Itulah macam-macam  jenis jerawat yang biasa muncul pada wajah Anda. Selalu jaga kebersihan area wajah agar terhindar dari ancaman jerawat dan menjaga wajah tetap awet muda. Selamat mencoba!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.