Mengenal Kepribadian Anak (Sulung, Tengah dan Bontot)

mengenal kepribadian anak

Go DokMengenal kepribadian anak- Setiap orang terlahir dengan kepribadian atau karakter yang berbeda-beda. Begitu pun dengan buah hati Anda. Mereka akan memiliki kepribadian yang berbeda meski lahir dari rahim yang sama. Bahkan anak kembar identik sekalipun, tidak akan memiliki karakter yang sama persis.

Perbedaan pada karakter anak akan sangat dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan pola asuh. Di samping itu, ternyata urutan lahir seorang anak juga bisa menentukan kepribadian mereka. Sejak tahun 1970-an, ribuan ilmuwan mempelajari bagaimana urutan kelahiran mempengaruhi kondisi psikologis seseorang. Meskipun mereka belum menyepakati seberapa besar pengaruh urutan kelahiran ini, namun beberapa aspek umum dari kepribadian si sulung, tengah, dan bontot menunjukkan hal yang relatif konsisten dan sama pada beberapa literatur. Menurut beberapa psikologis, alasan mengapa perbedaan ini terjadi pada kakak beradik adalah karena mereka mengadopsi strategi berbeda untuk mendapatkan perhatian orang tua. Selain itu, “anak-anak belajar aturan dalam keluarga mereka”, ujar Dr. Kevin Leman, seorang psikologis dan penulis buku Birth Order dan The First-Born Advantage.

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai perbedaan kepribadian anak, berikut ini merupakan pendapat para ahli yang dirangkum dari berbagai sumber.

Mengenal kepribadian anak mulai dari sulung, tengah  hingga bontot

1. Kepribadian Anak Sulung

Hal pertama yang akan dibahas yaitu mengenal kepribadian anak sulung. Anak sulung biasanya memiliki keuntungan secara emosional karena pernah mengalami kasih sayang dan perhatian yang tidak terbagi, sebelum kelahiran sang adik. Ia dapat merasakan cinta, rasa aman, dan kepercayaan diri. Ini akan membantunya dalam kehidupan dan menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Banyak presiden dan pemimpin perusahaan di dunia terlahir sebagai anak sulung. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Leman bahwa anak sulung cenderung berorientasi pada prestasi, menunjukkan hasil yang bagus di sekolah, dan berkembang pada posisinya sebagai pemimpin. Ini pula yang diungkapkan oleh Vassilis Saroglou dan Laure Fiasse, psikologis Belgia yang mempubliskasikan tulisannya pada jurnal Personality and Individual Differences  tahun 2003 silam. Mereka mengatakan, “anak sulung cenderung bertanggungjawab, kompetitif, konvensional, sedangkan anak yang lahir setelahnya memiliki perbedaan pada dirinya, yakni lebih ceria, kooperatif, dan terutama memberontak.” Jadi jangan heran apabila anak pertama Anda, baik laki-laki atau pun perempuan akan bersikap lebih dewasa dan mandiri dibanding dengan adiknya meskipun usia mereka tidak terpaut jauh.

2. Kepribadian Anak Tengah

Selanjutnya, mengenal kepribadian anak tengah. Anak tengah seringkali disebut sebagai bontot yang beradik, sebab sebelum memiliki adik mereka merasakan hidup sebagai anak bungsu. Akibat hal ini, menurut A.J Marsden, seorang asisten profesor psikologi di Beacon College di Florida, anak tengah akan mengalihkan perhatian mereka di luar keluarga, maksudnya mereka lebih bergantung pada teman-temannya dibanding keluarga. Hal ini disebabkan perhatian orang tua yang telah terbagi. Dijelaskan oleh Catherine Salmon, seorang profesor psikologi di Universitas Redland, California bahwa dengan “berkurangnya” kasih sayang dan perhatian orang tua tersebut, maka anak tengah akan lebih mandiri, berpikir luas, merasa tidak tertekan, dan lebih bisa berempati. Berdasarkan penelitiannya, 85% anak tengah lebih terbuka pada ide baru. Semasa bayi, biasanya anak tengah lebih kalem dan memiliki lebih banyak keuntungan dalam hal mempelajari sikap. Ia bisa belajar dari kakak yang menjaganya, namun di sisi lain ia juga memiliki adik yang perlu ia jaga. Akibatnya, sikap anak tengah biasanya cukup dewasa, lebih mudah bersosialisasi dan bergaul dengan orang yang lebih tua atau yang lebih muda.

3. Kepribadian Anak Bontot

Terakhir, mengenal kepribadian anak bontot. Anak bontot atau bungsu biasanya tidak lepas dari kesan manja dan dimanjakan. Ia cenderung bergantung pada kakak-kakaknya serta pada orang tuanya. Si anak bontot kebanyakan lebih kreatif, pembangkang, dan pencari perhatian. Maka jangan heran jika si bungsu biasanya lebih heboh daripada kakak-kakaknya. Ia bukan nakal, hanya sedang mencari perhatian orang tuanya. Ego anak bungsu juga biasanya tinggi jika pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh terlalu memanjakan. Maka dari itu perlakukanlah anak bontot sama dengan kakak-kakaknya. Jangan ada kesan memanjakan atau menganak-emaskan salah satunya.

Terlepas dari urutan kelahiran, sifat dan karakter anak memang berbeda-beda. Pengaruh pola asuh di sini memegang peranan penting bagi perkembangan kepribadian si buah hati. Maka berikanlah pendidikan, kasih sayang, dan perhatian pada anak-anak Anda sesuai dengan karakter mereka masing-masing. Semoga penjelasan seputar mengenal kepribadian anak ini bermanfaat untuk Anda.

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

TW/PJ/MA

Referensi