Mendalami Istilah Detak Jantung Normal

detak jantung normal

Perhitungan detak jantung normal akan berbeda sesuai dengan kondisi tubuh atau keadaan tubuh saat Anda mengukurnya. Contohnya, perhitungan saat Anda tengah ketakutan atau terkejut tentu berbeda dengan perhitungan di kala Anda dalam kondisi normal (santai).

 

Go Dok Ritme detak jantung Anda seringkali menjadi salah satu indikator tentang seberapa sehat kondisi jantung itu sendiri. Meskipun pemeriksaannya seringkali dianggap remeh karena hanya dilakukan sebentar, namun sejatinya ini merupakan hal yang cukup penting. Karena itu, jangan anggap remeh pemeriksaan detak jantung Anda, ya! Nah, untuk pengetahuan lebih lengkap mengenai apa yang disebut detak jantung normal, yuk simak penjelasan berikut ini!

Apa itu detak jantung?

Meskipun tidak bisa menentukan kondisi kesehatan Anda secara spesifik, namun pengukuran detak jantung dapat menjadi salah satu indikator penting tentang ada-tidaknya masalah kesehatan pada jantung Anda. Normal atau tidaknya detak jantung seseorang diukur dengan seberapa banyak atau berapa kali jantung Anda berdetak dalam satu menit. Jantung Anda merupakan organ yang penuh otot, terletak di posisi tengah dada, agak ke sebelah kiri. Setiap kali berdenyut, jantung Anda memompa darah yang mengandung oksigen dan nutrisi ke seluruh penjuru bagian tubuh.

Lalu, apa yang disebut detak jantung normal?

Jantung yang sehat akan terus memompa jumlah darah yang cukup, dalam hitungan waktu yang tepat, sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Hal ini berarti bahwa perhitungan detak jantung normal akan berbeda sesuai dengan kondisi tubuh atau keadaan tubuh saat Anda mengukurnya. Contohnya, perhitungan saat Anda tengah ketakutan atau terkejut tentu berbeda dengan perhitungan di kala Anda dalam kondisi normal (santai). Pasalnya, saat terkejut atau ketakutan, jantung Anda secara otomatis akan melepaskan hormon adrenalin, yang membuat jantung berdetak lebih cepat. Begitu pula saat sehabis Anda berolahraga. Hal ini guna memenuhi kebutuhan tubuh Anda yang membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi dalam kondisi tersebut, agar tidak berbahaya bagi keseluruhan sistem tubuh.

Detak jantung normal, saat Anda tengah dalam kondisi santai (jantung relaks), berkisar antara 60 hingga 100 denyutan per menitnya (bpm = beats per minute). Selain itu, normalnya jantung juga cenderung memiliki detak yang lebih lambat seiring bertambahnya usia dari anak-anak hingga dewasa. Berikut adalah daftar dari detak antung normal di berbagai usia sesuai dengan panduan dari The United States National Institutes of Health (NIH) :

  • 0 – 1 bulan = 70 hingga 190 bpm
  • 1 – 11 bulan = 80  hingga 160 bpm
  • 1 – 2 tahun = 80 hingga 130 bpm
  • 3 – 4 tahun = 80 hingga 120 bpm
  • 5 – 6 tahun = 75 hingga 115 bpm
  • 7 – 9 tahun = 70 hingga 110 bpm
  • Di atas 10 tahun = 60 – 100 bpm

Secara umum, detak jantung yang lebih lambat saat dalam kondisi beristirahat (santai), bisa mengimplikasikan fungsi jantung yang lebih efisien dan kesehatan jantung yang lebih baik. Contohnya, atlit yang berlatih keras akan memiliki detak jantung normal yang mendekati 50 denyut per menitnya saat tengah beristirhat. Ini mengindikasikan kesehatan jantung yang baik.

Nah, itu tadi penjelasan lengkap mengenai detak jantung normal yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung Anda. Lebih lanjut, Anda pun bisa mengukur detak jantung sendiri di rumah, dengan menghitung denyut nadi Anda, yang umumnya seirama dengn detak jantung, selama satu menit penuh. Jadi, tetap waspada dan jaga kesehatan jantung Anda, ya! Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.

SF/PJ/MA

Referensi