Memang, Seberapa Pentingkah Hemoglobin ?

hemoglobin

Hemoglobin (Hb) merupakan sebuah protein kompleks yang bertugas sebagai agen pembawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan di dalam tubuh. Penyebab hemoglobin rendah, biasa terjadi karena adanya perdarahan, baik pada organ dalam maupun luar.

 

Go Dok – Pernahkah Anda berpikir bagaimana oksigen yang dihirup dapat dialirkan ke seluruh tubuh? Bagaimana bisa oksigen yang masuk dihirup hidung kemudian bisa tersalurkan bagi seluruh sel yang ada di dalam tubuh? Nah, jika Anda salah satu yang berpikiran seperti itu, artinya belum berkenalan dengan hemoglobin, nih.

Mungkin Anda sudah tahu kalau hemoglobin ada di dalam darah, tapi pasti belum tahu kadar ideal bagi tubuh Anda, kan? Selain itu, Anda juga bisa lho kelebihan hemoglobin. Baru tahu, kan? Makanya, biar tidak salah paham tentang fungsi tubuh Anda sendiri, mari simak artikel tentang karkateristik hemoglobin di bawah ini.

Apa itu Hemoglobin

Pada dasarnya, Hemoglobin (Hb) merupakan sebuah protein kompleks yang bertugas sebagai agen pembawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan di dalam tubuh. Setelah itu, Hemoglobin juga bertugas membawa karbondioksida ke paru-paru untuk kemudian dikeluarkan dalam sistem pernapasan.

Seperti yang Anda tahu, seluruh sel yang ada dalam tubuh memerlukan oksigen agar dapat menjalankan fungsinya, maka dari itu Hemoglobin bertugas membaginya kepada mereka.

Nah, Hb tinggal di dalam sel darah merah yang kaya akan zat besi. Zat besi dibutuhkan Hb agar dapat menjaga bentuk sel darah merah yang kebulatan dengan bagian tengah yang pipih seperti donat tapi tanpa lubang. Perubahan bentuk sel darah merah dapat mengganggu fungsinya untuk bekerja melalui pembuluh darah

Hemoglobin normal

Nah, kadar ideal Hb setiap orang bervariasi, lho, tergantung usia dan jenis kelamin. Bagi wanita dewasa, idealnya tubuh mengandung 12,1 sampai 15,1 gram tiap desiliter darah. Sedangkan untuk wanita hamil, WHO sudah menetapkan kadar sesuai usia kehamilannya, yaitu  Hamil trimester pertama 11.6–13.9 gram per desiliter; Hamil trimester kedua 9.7–14.8 gram per desiliter; Hamil trimester ketiga 9.5–15.0 gram per desiliter.
Berbeda dengan pria yang membutuhkan kadar hemoglobin yang lebih tinggi, yaitu di level 13,6 sampai 17,7 gram per desiliter.

Penyebab hemoglobin rendah

Penyebab utama jika kadar Hb Anda rendah, biasa terjadi karena adanya perdarahan, baik pada organ dalam maupun luar. Biasanya, perdarahan yang terjadi karena luka akibat cedera luar, luka setelah operasi, perdarahan di saluran cerna, dan gangguan ginjal menjadi penyebab utama seseorang mengalami kadar Hb yang rendah.

Seperti yang sudah Anda ketahui, penderita anemia memiliki kecenderungan dengan kadar Hb yang rendah. Selain anemia, sejumlah penyakit lainnya seperti kanker, gastritis, dan gagal ginjal juga dapat menyebabkan hal tersebut. Anda yang kurang mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, zat besi, dan asam folat juga dapat mengalami hal serupa.

Penyebab Hemoglobin tinggi

Seseorang yang memiliki kadar Hb yang tinggi, bisa saja dipengaruhi oleh faktor geografis. Alasannya, rendahnya kadar oksigen yang ada di dataran tinggi memaksa sel darah merah untuk menghasilkan Hb lebih untuk mendukung kebutuhan kapasitas oksigen dalam darah. Selain itu, pecandu rokok juga cenderung kadar Hb  yang tinggi karena alasan yang serupa.

Selain itu, pengidap penyakit Polycythemia vera, gangguan paru-paru dan jantung, juga cenderung memiliki Hb yang tinggi. Nah, bagi para atlet, nih. Penggunaan doping erythropoietin (Epogen) untuk memacu kadar oksigen dalam darah, juga memaksa sumsum tulang belakang untuk menghasilkan Hb lebih banyak, lho.

Kini, sudah terjawab kan, pertanyaan-pertanyaan Anda seputar karakteristik hemoglobin yang ada di dalam tubuh Anda. Bagi Anda yang belum memperhatikan nutrisi dalam setiap makanan, ada baiknya mulai mencoba pola hidup sehat dari sekarang. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasinya Go Dok di sini.

TP/PJ/MA

Referensi