Mari Mengenal Penyebab Terjadinya Hemofilia

Penyebab terjadinya hemofilia

Penyebab terjadinya hemofilia ; Pada penderita hemofilia kondisi yang gawat akan terjadi jika Anda mengalami pendarahan di dalam tubuh, terutama di bagian siku, lutut, serta pergelangan kaki. Atau jika pendarahan dialami dari cedera parah di kepala dan bagian tubuh lainnya. Lalu, apa penyebab terjadinya hemofilia?

 

Go Dok – Apakah istilah hemofilia masih terdengar asing oleh telinga Anda? Jika iya, mungkin Anda harus memahami lebih lanjut mengenai serba-serbi dari kondisi tergolong langka ini. Hemofilia merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menyebut kelainan menurun, di mana darah Anda tidak dapat mengalami penyumbatan secara normal akibat kekurangan cukup protein yang dibutuhkan dalam penyumbatan darah.

Jika Anda menderita hemofilia, maka kemungkinan besar Anda akan mengalami pendarahan lebih lama setelah mengalami cedera, jika dibandingkan dengan orang yang mengalami penyumbatan darah secara normal.

Tentunya, luka kecil tak akan menjadi masalah bagi penderita hemofilia. Kondisi yang gawat akan terjadi jika Anda mengalami pendarahan di dalam tubuh, terutama di bagian siku, lutut, serta pergelangan kaki. Atau jika pendarahan dialami dari cedera parah di kepala dan bagian tubuh lainnya. Nah, sebenarnya apa penyebab terjadinya hemofilia?

Mari simak penjelasan lengkap penyebab terjadinya hemofilia  berikut ini!

Apa sih penyebab terjadinya hemofilia?

Saat Anda mengalami pendarahan, dalam keadaan normal, tubuh Anda akan menyatukan sel-sel darah untuk membentuk suatu sumbat guna menghentikan pendarahan. Normalnya, pendarahan ringan akan berhenti setelah beberapa saat, dan pendarahan yang lebih parah akan membutuhkan waktu lebih lama. Setelah itu, kulit akan menutup luka dan menjadikannya normal kembali.

Namun, pada penderita hemofilia, hal-hal ini tidak terjadi, dan darah yang mengalir tidak akan berhenti segera. Pasalnya, penyumbatan darah memerlukan suatu bentuk protein esensial yang diproduksi oleh tubuh. Nah, tubuh dari penderita hemofilia tidak memiliki produksi protein yang cukup untuk terjadinya penyumbatan tersebut.

Ada beberapa jenis hemofilia, dan sebagian besar di antaranya merupakan kondisi yang diwariskan dalam keluarga. Ya penyebab utama dari penyakit ini adalah gen turunan keluarga. Meski begitu, 30% dari penderita hemofilia tidak memiliki riwayat keluarga yang juga menderita kondisi ini.

Pada orang-orang tersebut, terjadi suatu perubahan yang tidak diduga pada salah satu gen kromosom X mereka, yang bermutasi dan menjadikannya terhubung dengan kondisi hemofilia.

Salah satu kondisi hemofilia yang langka adalah Acquired Hemophilia, di mana sistem imun penderitanya mengalami kelainan dan menyerang protein yang dibutuhkan untuk penyumbatan darah pada tubuh penderita.

Kondisi ini, menurut para ahli, dapat dihubungkan dengan kehamilan, kondisi autoimun (kelainan pada perilaku sistem imun), kanker, multiple sclerosis, serta penggunaan obat-obatan tertentu. Meski begitu, tak ada penyebab pasti dari jenis hemofilia langka ini.

Gender apa yang lebih rentan terkena hemofilia?

Sejatinya, hemofilia terjadi saat kromosom X pada seseorang. Karena kelainan yang terjadi adalah pada kromosom X, hasilnya laki-laki menjadi lebih rentan terhadap kondisi hemofilia. Pasalnya, sebagian besar laki-laki memiliki XY kromosom, sehingga saat kromosom X mengalami cacat, hemofilia lebih mudah terjadi. Sedangkan wanita memiliki kromosom XX, sehingga saat salah satu kromosom X mengalami cacat, mereka masih memiliki cadangan kromosom X lainnya. Tentu, wanita juga bisa menjadi pembawa (carrier) dari kondisi ini, namun jarang terjadi wanita menderita hemofilia secara penuh. Jika seorang wanita terkena hemofilia, maka ini berarti kedua kromosom X miliknya menderita cacat, dan ini adalah hal yang sangat langka.

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai penyebab terjadinya hemofilia. Semoga bermanfaat, ya!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggu? Segera chat dokter untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasinya di sini.

 

SF/PJ/MA

Referensi