Mari Mengenal Arti dari Warna Dahak

warna dahak

Warna dahak yang dihasilkan bisa menandakan kondisi kesehatan organ dalam Anda, lho. Seperti warna dahak yang putih dapat menandakan hidung tersumbat.Dahak yang berwarna hijau atau kuning bisa menandakan berbagai penyakit seperti bronkitis, GERD atau Gastroesofagus, gagal jantung.

Go DokPernahkah Anda menderita penyakit batuk berdahak? Tentunya hal ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman, bukan? Bukan saja Anda harus menderita batuk yang membuat tenggorokan sakit, Anda juga harus bolak-balik membuang dahak yang keluar saat batuk.

Nah, jika Anda perhatikan, dahak memiliki ragam warna, yang mana masing-masing mengindikasikan kondisi kesehatan yang berbeda. Apa saja arti warna dahak Anda? Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini!

Sekilas tentang dahak

Dahak bukan sekadar cairan kental yang Anda hasilkan ketika sakit batuk. Dahak yang diproduksi tubuh Anda mengandung antibodi khusus  yang membantu tubuh mengenali penyusup berupa bakteri dan virus yang dapat menyebabkan infeksi dan penyakit.

Bahkan saat Anda tengah dalam keadaan sehat, cairan kental ini tetap dihasilkan oleh tubuh, sekitar 1,5 liter setiap harinya. Sebagian besar cairan ini akan menetes melalui tenggorokan tanpa Anda sadari. Nah, saat Anda sakit, warna dahak yang dihasilkan bisa menandakan kondisi kesehatan organ dalam Anda.

Lalu, apa arti dari warna dahak pada kesehatan?

Bening

Warna dahak yang bening berarti normal. Dahak bening tersusun atas air, kandungan garam, antibodi, serta sel-sel sistem imun lainnya. Setelah diproduksi di dalam saluran pernapasan Anda, sebagian besar dahak ini akan kembali mengalir dan tertelan melalui tenggorokan Anda.

Cokelat

Dahak berwarna kecokelatan disebabkan oleh adanya pendarahan, dan jika demikian, umumnya ini disebabkan oleh pendarahan yang terjadi beberapa waktu sebelumnya (bukan pendarahan baru). Dahak yang berwarna karat atau kecokelatan bisa mengindikasikan :

  • Bakterial pneumonia: di mana warna dahak bisa hijau kecokelatan atau berwarna karat.
  • Bakterial dan kronis bronkitis: kondisi ini dapat menghasilkan dahak cokelat karat seiring dengan semakin parahnya penyakit Anda.
  • Cystic fibrosis: yaitu sebuah penyakit paru-paru bersifat kronis
  • Pneumoconiosis: penyakit paru-paru ini tidak bisa disembuhkan, dan disebabkan oleh terhirupnya berbagai debu, seperti asbes, silikosis, dan bara
  • Abses pada paru-paru :jika menderita penyakit ini, Anda juga akan mengalami gejala tambahan seperti batuk, berkeringat di malam hari, serta keluarnya dahak berdarah.

Merah terang atau pink

Dahak yang berwarna merah terang atau merah muda (pink), bisa berarti bahwa Anda mengalami pendarahan yang baru terjadi.

Putih

Warna dahak yang putih dapat menandakan hidung tersumbat. Pasalnya, saat rongga hidung Anda tersumbat, jaringan di dalamnya akan membengkak, sehingga memperlambat proses mengalirnya dahak melalui jalur pernapasan. Saat hal ini terjadi, dahak akan menjadi lebih kental dan berwarna putih awan. Hal ini bisa mengindikasikan beberapa penyakit, seperti :

  • Viral bronkitis: radang paru-paru yang disebabkan oleh virus
  • GERD atau Gastroesofagus : suatu kondisi kronis yang memengaruhi sistem pencernaan Anda
  • COPD (Chronic Obstructive Pulmanory Disease) : kondisi yang menyebabkan jalur masuk dan keluarnya udara menyempit, paru-paru Anda menghasilkan lebih banyak dahak dari seharusnya
  • Gagal jantung kongestif: yang muncul saat jantung Anda tidak memompa darah secara efektif ke seluruh bagian tubuh.

Hijau atau kuning

Jika Anda mendapati dahak berwarna kuning atau hijau, hal ini biasanya mengindikasikan bahwa tubuh Anda tengah memerangi suatu infeksi. Kedua warna ini didapat dari sel-sel darah putih Anda. Dahak berwarna kuning berarti tubuh Anda mulai melawan suatu infeksi di suatu bagian tubuh.

Sementara dahak berwarna hijau mengindikasikan respons imun yang lebih luas dan lebih kuat, yang artinya infeksi sudah menyebar dan dilawan dalam skala yang lebih besar. Warna dahak ini bisa menandakan adanya beberapa penyakit, seperti :

  • Bronkitis: kondisi ini biasanya dimulai dengan batuk kering, kemudian batuk berdahak dengan warna dahak bening atau putih. Saat mulai dipengaruh infeksi, maka akan berubah menjadi hijau atau kuning.
  • Pneumonia: dalam kondisi ini, biasanya Anda akan mengeluarkan dahak kuning, hijau, atau bahkan merah (berdarah). Anda juga akan menderita batuk, demam, sesak napas, serta meriang.
  • Sinusitis: yang disebabkan oleh infeksi sinus, baik dalam bentuk bakteri, virus, maupun alergi. Anda juga akan merasakan hidung tersumbat dan ingusan.

Hitam

Warna dahak hitam disebut juga dengan melanoptysis, dan biasanya hal ini berarti bahwa Anda telah menghirup (dalam kadar banyak) sesuatu yang berwarna hitam, seperti debu arang. Penyebabnya antara lain :

  • Merokok: selain menghirup arang, merokok dan menggunakan narkoba (hisap) juga bisa menyebabkan keluarnya dahak hitam
  • Pneumonoconiosis: yang disebut pula plak lung disease, yang sebagian besar diderita oleh pekerja di tambang batu bara atau mereka yang terkena paparan arang dan bara dalam frekuensi tinggi. Penyakit ini disertai pula oleh gejala sesak napas
  • Infeksi fungal: suatu jenis ragi hitam yang disebut Exophiala dermatitidis dapat menyebabkan infeksi ini dan sering menyerang Anda yang menderita cystic fibrosis.

Nah, itu dia penjelasan lengkap tentang berbagai warna dahak dan arti warna dahak Anda. Semoga bermanfaat, ya!

 

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/JJ/MA

Referensi