Mari Kenali Ragam Pengobatan Penyakit Meningitis

Pengobatan penyakit meningitis

Pengobatan penyakit meningitis ; Setelah menjalankan serangkaian tes guna menentukan penyebab meningitis yang diderita, barulah pengobatan akan dimulai. Bacterial meningitis merupakan jenis yang cukup berbahaya, maka biasanya pemberian antibiotik untuk infeksi bakteri akan dilakukan sebelum hasil tes keluar.

 

Go Dok – Sudahkah Anda mengenal tentang penyakit meningitis? Meningitis, alias radang selaput otak, merupakan suatu penyakit  di mana terjadi peradangan pada membran-membran sel yang mengelilingi otak dan syaraf tulang belakang Anda (meninges). Pembengkakan yang terjadi akibat meningitis biasanya memicu munculnya berbagai gejala, seperti demam, sakit kepala, dan kekakuan pada bagian leher.

Nah, jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, tentu ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter. Biasanya, dokter akan menentukan pengobatan yang paling sesuai, tergantung dengan penyebab penyakit meningitis yang Anda derita. Apa sajakah ragam pengobatan penyakit meningitis? Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini!

Pengobatan penyakit meningitis sesuai penyebabnya

Setelah dokter menjalankan serangkaian tes guna menentukan penyebab meningitis yang Anda derita, biasanya barulah pengobatan akan dimulai. Namun, karena bacterial meningitis (yang disebabkan oleh infeksi bakteri) merupakan jenis yang cukup berbahaya, maka biasanya pemberian antibiotik untuk infeksi bakteri akan dilakukan sebelum hasil tes keluar. Berikut adalah ragam pengobatan penyakit meningitis sesuai dengan penyebabnya :

1. Viral meningitis

Kebanyakan orang yang menderita meningitis akibat infeksi virus umumnya akan membaik setelah 3 hari merasa sakit, dan memasuki masa pemulihan selama 2 minggu berikutnya. Biasanya, viral meningitis hanya menyebabkan meningitis ringan, dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan di rumah sakit.

Penderitanya hanya memerlukan istirahat, meminum lebih banyak cairan, dan mengonsumsi obat demam serta pereda rasa sakit. Antibiotik tentu tidak diperlukan dalam kasus ini, namun dokter mungkin akan meresepkan pula obat yang mengandung corticosteroids guna mengurangi pembengkakan pada area otak, dan obat anticonvulsant guna mengontrol kejang-kejang pada penderita.

Jika yang menyebabkan meningitis adalah virus herpes, maka dokter juga akan meresepkan obat anti-virus yang tersedia. Biasanya, viral meningitis tidak memiliki efek yang membahayakan hidup Anda.

2. Bacterial meningitis

Berbeda dengan viral meningitis, pengobatan penyakit meningitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri memerlukan perawatan di rumah sakit dengan segera. Perawatan ini termasuk pemberian obat-obatan serta antibiotik atau kombinasi dari beberapa jenis antibiotik, yang disesuaikan dengan jenis bakteri yang menginfeksi Anda. Baru-baru ini, corticosteroids juga diberikan pada penderita bacterial meningitis, guna mengurangi risiko pembengkakan pada otak dan kejang-kejang.

Selain itu, dokter juga mungkin akan memberikan broad-spectrum antibiotics, yaitu jenis antibiotik yang memberikan perlawanan terhadap bakteri secara luas dan dalam jumlah banyak, sebelum mengetahui secara pasti jenis bakteri yang menyebabkan infeksi. Jika penyebabnya adalah infeksi pada sinus atau telinga, dokter juga akan mengeringkan cairan di dalam keduanya. Penderita juga akan diberikan terapi oksigen, jika memang mengalami gangguan pernapasan sebagai komplikasi dari penyakit ini. Penanganan yang lebih awal untuk bacterial meningitis akan memperkecil kemungkinan kerusakan otak dan kematian.

3. Fungal meningitis

Sama seperti infeksi virus dan bakteri, meningitis yang disebabkan oleh infeksi jamur juga memerlukan kepastian terlebih dahulu mengenai jenis jamur yang menginfeksi. Setelah itu, dokter akan menentukan pengobatan anti-jamur (anti-fungal medication) yang dibutuhkan oleh penderita. Dalam kasus ini, pengobatan sejak dini juga akan menegah penderita dalam menderita meningitis kronis.

4. Meningitis non-infeksi

Ini adalah jenis meningitis yang tidak disebabkan baik oleh infeksi virus, bakteri, maupun jamur. Pengobatan penyakit meningitis jenis ini pun beragam. Jika penyebabnya adalah reaksi alergi atau penyakit auto-imun, maka dokter akan meresepkan corticosteroids untuk meredakannya. Jika penyebabnya berhubungan dengan kanker, maka meningitis dapat diobati dengan terapi yang disesuaikan dengan jenis kanker yang Anda derita. Kebanyakan meningitis jenis non-infeksi ini tidak membutuhkan pengobatan yang serius, dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Perawatan di rumah

Selain mengenal pengobatan penyakit meningitis, Anda juga harus mengetahui jenis perawatan di rumah yang dapat mempercepat penyembuhannya. Anda dapat memperbanyak konsumsi cairan untuk tubuh, serta rajin mengonsumsi obat yang diberikan dokter. Jangan lupa untuk berkonsultasi kembali dengan dokter Anda setelah dua minggu penyembuhan. Terakhir, penderita viral dan bacterial meningitis juga tidak dianjurkan keluar rumah, karena dapat memicu penularan pada individu lainnya.

Nah, itu dia serba-serbi pengobatan penyakit meningitis yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat, ya!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi