Mari Kenali Ciri-Ciri dan Gejala Penyakit Maag

Gejala penyakit maag

Gejala penyakit maag ; Penyebab penyakit maag – infeksi bakteri Helicobacter pylori, penggunaan obat pereda nyeri tertentu secara terus menerus, serta penggunaan obat-obatan lainnya –  Gejala penyakit maag yang paling umum adalah timbulnya rasa sakit seperti terbakar di bagian perut atau lambung Anda.

 

Go Dok Faktanya, dewasa kini, hampir semua orang pernah mengalami sakit maag, setidaknya sekali seumur hidup. Apalagi dengan gaya hidup sebagian besar masyarakat saat ini, yang juga kerap meningkatkan faktor risiko dari terjadinya penyakit maag. Meski banyak yang mengalaminya, namun banyak pula yang masih buta tentang definisi, sekaligus penyebab dan ciri-ciri dari penyakit ini. Nah, apa saja sih penyebab, ciri-ciri, dan gejala penyakit maag? Untuk mengetahuinya, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini!

Apa itu penyakit maag?

Maag, yang dalam bahasa asing disebut stomach ulcers atau gastric ulcers, merupakan suatu luka terbuka pada lapisan perut atau lapisan lambung Anda. Luka terbuka ini dapat menimbulkan rasa sakit yang amat sangat pada bagian perut, dan bahkan bisa menimbulkan pendarahan. Penyakit maag terjadi saat asam lambung di dalam saluran pencernaan Anda memakan habis bagian dalam lambung atau usus kecil. Asam lambung inilah yang kemudian menciptakan luka terbuka menyakitkan yang disebut maag.

Apa saja penyebabnya?

Terdapat beberapa penyebab penyakit maag, seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori, penggunaan obat pereda nyeri tertentu (aspirin, ibuprofen) secara terus menerus, serta penggunaan obat-obatan lainnya. Selain itu, faktor-faktor yang meningkatkan risiko Anda dalam terkena penyakit maag, antara lain adalah merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, sering mengonsumsi makanan pedas, dan mengalami stres.

Lalu, apa saja ciri dan gejala penyakit maag?

Gejala penyakit maag yang paling umum dan utama adalah timbulnya rasa sakit seperti terbakar di bagian perut atau lambung Anda. Asam lambung kemudian akan membuat rasa sakit ini bertambah parah, begitu pula jika perut Anda tengah kosong. Biasanya, rasa sakit ini dapat mereda bulan Anda mengonsmsi makanan tertentu, yang menahan asam lambung. Rasa sakit ini juga bisa bertambah parah di sela waktu makan, di pagi hari, serta di malam hari. Meminum jus eruk, kopi alkohol, atau mengonsumsi aspirin juga bisa membuat rasa sakit bertambah parah. Selain rasa sakit pada lambung, terdapat pula beberapa gejala penyakit maag lainnya, seperti :

  • Kotoran (feses) yang berwarna hitam
  • Rasa mulas
  • Muncul rasa kembung, atau sendawa
  • Rasa mual dan muntah-muntah
  • Cepat merasa kenyang saat makan
  • Kehilangan selera makan akibat rasa sakit pada lambung.

Selain gejala-gejala umum di atas, terdapat pula beberapa gejala penyakit parah yang muncul saat penyakit ini bertambah parah, yaitu :

  • Merasa seperti ingin pingsan
  • Muntah darah
  • Kotoran atau feses yang keluar bercampur dengan darah
  • Penurunan berat badan drastis tanpa sebab yang jelas
  • Terjadi gangguan pernapasan.

Jika Anda mengalami ciri maag yang parah seperti di atas, maka ada baiknya Anda segera memeriksakan diri pada dokter. Jangan bergantung hanya pada obat maag yang dijual bebas di apotik, sebab mungkin ada kondisi lain yang membuat penyakit maag bertambah parah. Selain itu, Anda juga harus menghubungi dokter apabila :

  • Saat sudah jelas menderita penyakit maag, Anda juga menunjukkan gejala anemia, seperti rasa pusing, rasa lemas dan lesu, serta wajah serta kulit tubuh menjadi pucat. Hal ini berarti luka di lambung Anda bisa saja mengalami pendarahan.
  • Anda mengalami gejala penyakit maag dan juga mengalami sakit punggung yang cukup parah. Hal ini bisa saja berarti luka di perut juga melubangi dinding perut Anda.

Nah, itu dia beberapa gejala penyakit maag yang patut Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab seputar penanganannya dengan Tim Dokter Go Dok. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi