Makanan yang Harus Dihindari Saat Asam Lambung

Makanan yang harus dihindari saat asam lambung

Makanan yang harus dihindari saat asam lambung terdiri dari daging tinggi lemak, susu dan keju, makanan pedas, alpukat, coklat, buah asam, kafein dan alkohol. Lalu, mengapa makanan tersebut harus dihindari saat Anda menderita asam lambung? Simak penjelasannya!

 

Go DokJika melihat seseorang yang sering bersendawa dengan suara yang besar, pasti langsung dikaitkan dengan penyakit maag, deh. Memang, produktivitas asam lambung yang berlebih membuat seseorang merasa kembung dan perutnya dipenuhi oleh gas. Namun, asam lambung yang diproduksi di dalam perut sebetulnya berfungsi untuk membantu mencerna makanan, lho.

Setelah makanan melewati kerongkongan dan masuk ke dalam perut, sebuah lipatan bernama otot esophageal sphincter menutup dan memisahkan antara bagian perut dan kerongkongan. Lipatan tersebut akan terbuka saat Anda menelan dan juga bersendawa.

Namun, ada beberapa penyebab di mana lipatan tersebut terbuka sendirinya saat tidak ada kegiatan menelan makanan. Contohnya, jika ada tekanan yang meningkat di perut memaksa lipatan pada kerongkongan untuk membuka dan mendorong isi perut, termasuk asam, ke dalam kerongkongan Anda.

Makanan yang mengubah fungsi lipatan, baik melalui relaksasi atau kerusakan sel, juga menyebabkan asam keluar dari perut ke kerongkongan. Asam lambung di kerongkongan kemudian menyebabkan sensasi seperti terbakar yang merupakan salah satu dari banyak gejala asam lambung.

Maka dari itu, penderita asam lambung disarankan untuk meningkatkan kekuatan lambung itu sendiri agar dapat mencerna makanan dengan baik.

Lalu, apa saja jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Asam Lambung?

1. Daging tinggi lemak

Daging tentunya menjadi sumber protein utama Anda, dong. Namun, daging tinggi lemak juga mengandung asam yang tinggi, misalnya daging domba, kambing, dan sapi. Jika Anda ingin mengonsumsi daging sebaiknya membuang lemaknya terlebih dahulu. Anda juga disarankan agar tidak terlalu sering mengonsumsi daging, ya.

 2. Susu dan keju

Pasti sudah tahu dong kalau susu mengandung lemak yang tinggi. Memang sih Anda bisa menggantinya dengan susu low fat. Namun, makanan-makanan olahan yang mengandung susu, seperti keju, juga memiliki lemak yang tinggi, lho. Maka dari itu, ada baiknya untuk tidak menjadikan keju sebagai makanan utama, cukup sebagai perasa makanan. Anda juga bisa menggantinya dengan produk keju rendah lemak.

 3. Makanan pedas

Siapapun tahu makanan pedas dapat mengganggu kesehatan lambung. Bahkan bagi orang yang tidak menderita penyakit asam lambung. Terlebih jika makanan pedas itu berupa daging tinggi lemak. Ganti cabai dengan beberapa makanan lain seperti kayu manis, jahe, atau garam laut.

 4. Alpukat

Ternyata belum tentu semua buah baik untuk kesehatan lambung. Alpukat salah satunya. Wajar jika Anda terkejut mendengarnya. Pasalnya, alpukat mengandung lemak yang amat tinggi meskipun termasuk jenis buah. Meski menyehatkan sebaiknya dihindari penderita asam lambung. Tapi bisa saja Anda mengonsumsinya jika memang kondisi asam lambung Anda tidak terlalu parah.

 5. Cokelat

Duh, siapa sih yang tidak suka cemilan yang satu ini? Cokelat memang terkenal menjadi favorit banyak orang. Tapi pada kenyataannya cokelat tidak baik dikonsumsi penderita asam lambung. Secara alami cokelat mengandung asam. Terlebih jika dikombinasikan dengan susu dan gula. Jika Anda terbiasa mengonsumsi cokelat, kurangi konsumsinya menjadi porsi kecil saja, ya. Selain itu, dark chocolate cenderung lebih baik dibandingkan dengan cokelat putih karena memiliki gula yang lebih sedikit.

 6. Buah asam

Umumnya buah merupakan makanan sehat bagi siapapun. Di lain hal, beberapa buah yang asam tidak baik bagi penderita asam lambung. Buah asam meliputi apel, jeruk,  buah beri, persik dan papaya misalnya. Anda bisa menggantinya dengan buah-buahan yang tidak mengandung asam semisal kismis, semangka, dan melon.

 7. Kafein

Kopi dan produk berkafein lainnya terbukti meningkatkan asam lambung. Hal ini pasti sudah sering Anda dengar, kan. Hal ini sering terjadi ketika orang mengonsumsi secangkir besar kopi tepat setelah makan. Cobalah  kurangi minum kopi atau sebaiknya beralih ke teh hijau atau lemon.

 8. Alkohol

Alkohol tidak pernah bagus dikonsumsi bagi siapapun dan dalam kondisi apapun. Alkohol dapat melemaskan otot-otot di tubuh Anda, termasuk otot esophageal sphincter seperti yang disebutkan di awal. Dengan begitu, memungkinkan lebih banyak asam lambung masuk ke kerongkongan, sehingga meningkatkan asam lambung.

Nah, Itulah jenis makanan yang perlu dihindari jika sedang asam lambung. Mulai selektif ya jika memilih makanan dan cemilan sehari-hari agar kesehatan lambung Anda tetap terjaga. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

TP/PJ/MA

Referensi