Makanan Penambah Darah untuk Penderita Anemia

makanan penambah darah

Makanan penambah darah yang terdiri dari nasi merah, daun singkong, ikan salmon, jeroan, coklat hitam, daging bebek dan kismis sebaiknya sering dikonsumsi bagi Anda yang menderita anemia atau kondisi kekurangan darah untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit.

Go DokCoba cek kondisi tubuh Anda, apakah sering merasakan pusing hingga sakit kepala? Pandangan kunang-kunang hingga terlihat pucat dan tidak bersemangat? Jika mengalami beberapa masalah di atas, bisa jadi Anda mengalami kondisi kurang darah.

 Agar tidak berujung parah, yuk ubah pola hidup Anda dengan rutin mengonsumsi makanan penambah darah.

Berikut daftar makanan penambah darah untuk penderita anemia!

Nasi Merah

Makanan penambah darah pertama yaitu nasi merah. Pasalnya beras merah kaya akan zat besi dan vitamin seperti B1, B3 dan B6 yang sangat baik dikonsumsi bagi penderita anemia.  Tambahnya lagi, Anda yang rutin mengonsumsi beras merah akan membantu dalam mendapatkan badan yang ideal.

Daun Singkong

Bagi Anda pencinta masakan padang pasti sudah tidak asing lagi dengan menu sayur daun singkong. Tapi tahukah Anda bahwa daun singkong, bahan utama dalam masakan tersebut memiliki banyak kandungan dalam tubuh, seperti zat besi, karbohidrat, kalsium, protein, phosphor, vitamin C, dan B-1.

Jadi tak heran jika daun singkong sering menjadi menu yang direkomendasikan bagi Anda penderita anemia.

Ikan Salmon

Pastikan Anda memasukkan salmon sebagai salah satu menu mingguan Anda, sebab selain rasanya yang enak, ikan salmon memiliki kandungan asam lemak Omega-3 dan vitamin B12 yang dapat menambah darah, memaksimalkan pembelahan sel dan menjaga sistem saraf saat proses pembentukan DNA yang sangat dibutuhkan oleh penderita anemia.

Bahkan menurut penelitian salmon merupakan jenis ikan yang rendah kolesterol jahat jadi sangat aman lho untuk Anda mengonsumsinya setiap hari. Jadi, jangan lupa untuk konsumsi makanan penambah darah yang satu ini, ya.

Jeroan

Babat, paru dan usus adalah ragam orga hewan yang biasa disebut jeroan. Walaupun banyak orang yang menghindari makanan tersebut dengan alasan kesehatan, namun nyatanya jika dikonsumsi secara bijak dapat menjadi salah satu asupan penambah darah Anda karena kaya akan zat besi.

Tak perlu berlebihan, karena 100 gram hati sapi mengandung 6.5 mg  zat besi yang sudah memenuhi 36% asupan harian yang disarankan.

Cokelat Hitam

Selain antioksidan, dalam cokelat hitam nyatanya juga mengandung flavonoid dan zat besi yang dapat memaksimalkan produksi trombosit, tentu saja ini kabar baik bagi Anda para penderita anemia atau darah rendah.

Jadi jangan lupa untuk mengonsumsi 100 gram cokelat hitam untuk memenuhi sekitar 35 % dari kebutuhan zat besi harian tubuh ya!

Daging bebek

Banyak orang yang mengatakan jika daging bebek sangat buruk bagi kesehatan dikarenakan mengandung kolesterol tinggi.

Namun walaupun begitu daging bebek juga mengandung protein, lemak, vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh dan ampuh mencegah anemia.

Selain itu, makanan penambah darah yang satu ini ternyata dapat meningkatkan sistem imun tubuh lho!

Kismis

Meletakkan dalam roti, di atas ice cream, menjadi topping tambahan dalam kue atau dimakan langsung, manakah cara favorit Anda dalam menikmati kismis? Apapun itu, jangan ragu untuk mengonsumsi kismis secara rutin ya.

Pasalnya kismis merupakan buah yang memiliki kandungan zat besi yang tinggi di mana 1/2 gelas  kismis mengandung sekitar  1,6 miligram zat besi ( 9 % DV) sehingga dapat membantu menambah darah.

Ingat kekurangan darah adalah bukan hal sepele! Jadi mulai hari ini jangan segan untuk mulai mengonsumsi 8 makanan penambah darah di atas ya agar produksi darah Anda meningkat.

 

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk berkonsultasi dengan dokter yang selalu online 7 x 24 jam langsung dari smartphone Anda. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.