Lipoma ; Penyebab, Gejala dan Penanganan

Penyakit lipoma

Penyakit lipoma bukanlah kanker dan biasanya tidak berbahaya sehingga pada umumnya tidak diperlukan penanganan/perawatan khusus, tetapi jika lipoma dirasakan mengganggu, menyakitkan atau semakin besar, lipoma dapat dihilangkan.

 

Mengenal Lipoma

Lipoma adalah tumor jaringan lunak yang paling umum. Tumor lemak jinak yang tumbuh dengan lambat ini membentuk massa yang lunak dan berlobus yang dikelilingi oleh kapsul tipis berserat.

Penyakit lipoma merupakan salah satu tumor jinak jaringan lunak yang paling sering ditemukan. Seperti namanya, kondisi ini mengandung sel-sel lemak yang tumbuh dengan lambat lalu membentuk massa yang lunak dan berlobus yang dikelilingi oleh kapsul tipis berserat. Oleh karena itu, lipoma juga disebut sebagai tumor lemak. Umumnya kondisi ini berwarna pucat dan biasanya teraba keras, mudah digerakkan dengan sedikit tekanan oleh jari. Penyakit ini biasanya terdeteksi pada usia paruh baya dan dalam beberapa kasus, beberapa orang dapat memiliki lebih dari satu lipoma. Kondisi ini dapat terbentuk di bagian tubuh mana saja, tetapi biasanya muncul di daerah leher, bahu, punggung, perut, lengan, dan paha.

Sebenarnya, hal ini bukanlah kanker dan biasanya tidak berbahaya sehingga pada umumnya tidak diperlukan penanganan/perawatan khusus, tetapi jika dirasakan mengganggu, menyakitkan atau semakin besar, lipoma dapat dihilangkan.

Penyebab

Penyakit lipoma dapat muncul di organ dalam seperti esofagus, lambung, dan usus. Beberapa sumber menunjukkan bahwa cedera dapat menjadi penyebab lipoma berkembang di tempat tertentu. Namun, faktanya tetap bahwa penyebab sebenarnya tidak diketahui.

Beberapa orang dapat memiliki lebih dari satu lipoma di seluruh tubuh mereka. Kondisi ini disebut sebagai lipomatosis. Biasanya keadaan ini terkait dengan beberapa fakor seperti faktor genetik dan keturunan .

Faktor Risiko

Risiko seseorang menderita kondisi ini semakin meningkat jika orang tersebut memiliki riwayat keluarga menderita penyakit lipoma. Kondisi tertentu juga dapat meningkatkan risikonya, hal tersebut di antaranya adalah:

  • Adiposis dolorosa (penyakit langka yang ditandai dengan beberapa lipoma yang nyeri)
  • Sindrom cowden
  • Sindrom gardner
  • Penyakit madelung
  • Lipomatosis multipel herediter.
  • Penyakit dercum
  • Sindrom proteus
  • Metamorfosis virchow
  • Angiolipomatosis familial
  • Lipodistrofi familial
  • Pelvis lipomatosis.
Gejala

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kondisi ini dapat terjadi di bagian tubuh mana saja. Berikut beberapa gejala yang dapat timbul pada penyakit lipoma, di antaranya:

  • Terletak tepat di bawah kulit. Umumnya muncul di leher, bahu, punggung, perut, lengan dan paha.
  • Terasa lembut dan berwarna pucat ketika disentuh. Kondisi inijuga dapat bergerak dengan mudah dengan sedikit tekanan oleh jari.
  • Umumnya berukuran kecil. Biasanya berdiameter kurang dari 2 inci (5 cm), tetapi bisa tumbuh menjadi lebih besar.
  • Terasa nyeri.Bisa menimbulkan nyeri jika tumbuh dan menekan saraf di dekatnya atau jika lipoma mengandung banyak pembuluh darah.
Diagnosis

Dokter dapat mendiagnosisnya dengan melakukan beberapa pemeriksaan sebagai berikut:

  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan merasakan lipoma yang akan teraba lembut dan tidak nyeri. Selain itu, karena terdiri dari jaringan berlemak, lipoma akan bergerak dengan mudah ketika disentuh.

  • Biopsi

Dalam beberapa kasus, dokter kulit mungkin melakukan biopsi dari lipoma. Selama prosedur ini, dokter akan mengikis sebagian kecil jaringan dan mengirimkannya ke laboratorium untuk diuji. Ada kemungkinan yang sangat kecil bahwa benjolan yang menyerupai lipoma sebenarnya bisa menjadi bentuk kanker yang disebut liposarcoma. Liposarcoma tumbuh dengan cepat, tidak bisa digerakkan di bawah kulit dan biasanya terasa nyeri. Biopsi dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan kanker.

  • Pengujian lebih lanjut menggunakan MRI dan CT scan

Hanya diperlukan jika biopsi menunjukkan bahwa lipomayang dicurigai sebenarnya adalah liposarcoma.

Penanganan

Umumnya tidak berbahaya tetapi beberapa lipoma dapat terasa nyeri. Namun, dokter dapat mengobatinya jika itu mengganggu pasien. Dokter akan membuat rekomendasi perawatan terbaik berdasarkan berbagai faktor termasuk:

  • Ukuran
  • Jumlah tumor kulit yang dimiliki
  • Ada atau tidaknya riwayat pribadi terkena kanker kulit
  • Ada atau tidaknya riwayat keluarga kanker kulit
  • Lipoma yang terasa nyeri.

Beberapa pengobatan pada penyakit lipoma yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Operasi

Cara paling umum untuk mengobatinya adalah dengan mengangkatnya melalui operasi. Ini sangat membantu jika seseorang memiliki tumor kulit besar yang masih tumbuh dikarenakan lipoma jarang tumbuh kembali setelah diangkat melalui operasi. Beberapa pertimbangan untuk dilakukan operasi adalah:

  • Alasan kosmetik
  • Untuk mengevaluasi pemeriksaan jaringan di bawah mikroskop, terutama ketika diperlukan tes untuk menyingkirkan kemungkinan keganasan
  • Ketika  meenimbulkan gejala
  • Ketikatumbuh dan ukurannya >5 cm.
  1. Liposuction (sedot lemak)

Pilihan pengobatan lainnya adalah sedot lemak. Karena lipoma berbahan dasar lemak, prosedur ini dapat bekerja dengan baik untuk mengurangi ukurannya. Prosedur ini diawali dengan membius area sekitar lipoma lalu menyedot area tersebut dengan jarum suntik.

  1. Suntikan steroid

Suntikan steroid juga dapat digunakan tepat di area yang terkena. Perawatan ini dapat mengecilkan lipoma, tetapi tidak sepenuhnya dapat menghilangkannya.

Komplikasi

Lipoma yang terjadi di bawah kulit umumnya akan menyebabkan masalah kosmetik. Penyakit lipoma di lokasi lain dapat menyebabkan penyumbatan dan perdarahan di saluran cerna.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Punya permasalahan kesehatan? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ pada aplikasi Go Dok untuk tanya jawab dengan Dokter pilihan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasinya di sini.

PJ/MA

Referensi