Langkah Tepat Dalam  Memilih Sepatu Bayi

memilih sepatu bayi

Memilih sepatu bayi guna melindunginya saat bermain dan berlatih berjalan merupakan hal yang tidak gampang bagi sebagian orang tua. Ketika memilih sepatu untuk bayi sebaiknya Anda perhatikan kenyamanan saat dipakai salah satunya dengan memperhatikan bahan atau material sepatu tersebut.  

Go DokApakah Anda termasuk salah satu ibu dari seorang bayi? Jika iya, tentu memperhatikan setiap detil perkembangan si buah hati tengah menjadi hobi baru Anda. Nah, untuk tiap perkembangannya yang tengah terjadi, atau akan terjadi, tentu Anda perlu bersiap-siap.

Salah satunya adalah mempersiapkan diri saat anak sudah mulai belajar berjalan. Saat ini mungkin si kecil masih merangkak ke sana kemari, dan beberapa kaus kaus mungil sudah cukup untuk melindunginya. Namun, saat ia sudah memasuki usia 9 – 15 bulan, umumnya bayi mulai belajar berjalan.

Untuk proses ini, tentu Anda memerlukan sepatu bayi guna melindunginya saat bermain dan berlatih berjalan, baik di dalam maupun luar ruangan.

Nah, memilih sepatu bayi, bagi banyak orangtua yang statusnya baru, bisa menjadi perkara yang “gampang-gampang susah”. Karena itu, untuk membantu Anda simak tips nya di bawah ini!

Berikut beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih sepatu bayi!

1. Bahan atau material sepatu

Sama halnya dengan memilih sepatu untuk Anda, memilih sepatu bayi harus mempertimbangkan kenyamanan si kecil saat menggunakannya. Salah satu hal yang menentukan kenyamanan sepatu adalah material pembuatannya. Sebisa mungkin, pilihlah sepatu yang terbuat dari bahan kulit atau kanvas, yang membuat kaki bayi bisa bernapas.

Pasalnya, kaki bayi seringkali berkeringat lebih banyak, terutama saat beraktivitas secara aktif. Meski begitu, hindari memilih bahan kulit yang sintetis dan mentah (keras), dan carilah  bahan kulit yang tipis serta lembut.

2. Hindari memilih sepatu tanpa tali atau strip pengencang

Dalam memilih sepatu bayi, sebaiknya Anda mencari jenis yang bertali atau memiliki strip pengencang. Pasalnya, bayi seringkali menjadi sangat aktif, dan jenis ini tidak akan membuat sepatu mudah lepas saat ia beraktivitas.

Pilihlah pula yang menutupi kaki bayi secara keseluruhan, guna melindunginya lebih sempurna. Memilih jenis sepatu-sandal tidak terlalu disarankan, kecuali yang memang menutupi hampir keseluruhan, dengan strip pengencang yang cukup kuat.

3. Bahan atau material tapak sepatu

Untuk bayi yang sedang belajar berjalan, tidak disarankan memilih sepatu dengan bahan tapak yang terlalu halus. Pasalnya, hal ini bisa menyebabkan si buah hati mudah jatuh dan terpeleset. Pilihlah bahan tapak sepatu yang kesat dan fleksibel, seperti bahan karet, dan pastikan ada pola gerigi atau pola lain yang membuat sepatu tidak licin.

Hal ini penting, untuk digunakan saat beraktivitas di lantai (dalam ruangan) atau tanah dan pasir (luar ruangan).

4. Pastikan sepatu pas dan sesuai

Mencoba sepatu bayi pada kaki si kecil sebelum membelinya adalah hal penting dalam memilih sepatu bayi. Pastikan sepatu bayi cukup besar untuk si kecil, dan menyisakan sedikit ruang untuk pertumbuhan kaki bayi. Jangan memilih yang benar-benar pas, sebaliknya pilihlah ukuran yang sedikit lebih besar.

Jangan sampai ujung-ujung jari bayi menyentuh atau mentok dengan ujung sepatu. Hal ini penting untuk kenyamanan si kecil dalam memakainya. Cobalah minta si kecil untuk berjalan saat mencobanya.

Jika ia berjalan dengan sedikit pincang, atau sering jatuh dan terpeleset saat memakainya, maka artinya ukuran tersebut tidak pas.

5. Pilihlah sepatu yang benar-benar baru

Banyak yang berpikir untuk memakaikan sepatu bekas (bekas kakak, sepupu, saudara) atau membeli sepatu bayi secondhand. Alasannya? Kaki bayi tumbuh terlalu cepat dan akan mahal jika terus membeli yang baru. Bagaimanapun, hal ini sangat tidak disarankan.

Pasalnya, sepatu bayi pada akhirnya akan mengikuti bentuk dari kaki si bayi, terutama jika terus menerus dipakai. Jadi, jika menggunakan sepatu bekas, kaki bayi Anda tidak bisa tumbuh sebagaimana mestinya karena harus menyesuaikan dengan bentuk kaki bayi pemakai sepatu sebelumnya.

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam memilih sepatu bayi. Jangan lupa untuk selalu membeli yang baru setiap kali ukuran kaki si kecil bertambah besar, dan jari-jarinya sudah mentok ke ujung sepatu, ya! Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi