Langkah Pertolongan Pertama pada Luka Gigitan Ular

Pertolongan pertama pada luka gigitan ular

Pertolongan pertama pada luka gigitan ular yang bisa Anda lakukan dengan memastikan terlebih dahulu apakah gigitannya berbisa atau tidak. Setelah mengetahuinya, praktikkan langkan pertolongan pertama sesuai dengan tipe  gigitan ular yang dialami.

 

Go Dok – Belakangan ini, terdapat beberapa kasus yang melibatkan gigitan ular dilaporkan dialami oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Biasanya, area pemukiman yang dekat dengan hutan, atau yang dulunya adalah hutan dan rawa, memang kemungkinan besar ditinggali oleh ular. Saat bertemu dengan manusia, layaknya hewan lain, ular akan menjadi sangat waspada dan tentu menyerang jika merasa terancam. Jika hal ini terjadi, tentu Anda tidak ingin diam saja tanpa tahu apa yang harus dilakukan.

Simak langkah-langkah pertolongan pertama  pada luka gigitan ular berikut ini!

1. Pastikan apakah gigitannya berbisa

Terdapat berbagai macam spesies ular yang bisa menggigit Anda. Terkadang, Anda menderita gigitan dari ular yang tidak berbisa, atau gigitan ular berbisa yang tidak mengeluarkan bisanya saat menyerang Anda. Namun, jika gigitan ular tersebut berbisa, Anda akan mengalami gejala seperti :

  • Nyeri yang amat sangat di sekitar luka gigitan,
  • Pembengkakan atau pendarahan pada luka gigitan,
  • Pusing
  • Pandangan mengabur
  • Sakit kepala
  • Kesulitan bernapas
  • Merasa mual dan muntah
  • Detak jantung tidak normal
  • Lemas, atau bagian yang tergigit tidak bisa digerakkan
  • Kebingungan
  • Kelumpuhan.

Jika Anda atau korban gigitan ular mengalami gejala di atas, maka sudah hampir pasti ular tersebut menyuntikkan bisanya.

2. Jika gigitan berbisa
  • Hubungi rumah sakit atau bantuan medis sesegera mungkin.
  • Tetaplah tenang dan bergeraklah menjauh dari jangkauan serangan si ular atau pindahkan korban dari jangkauan gigitan si ular.
  • Lepaskan aksesoris, perhiasan, dari tubuh Anda/korban, dan longgarkan pakaian sebelum pembengkakan terjadi.
  • Lepaskan sepatu Anda atau sepatu korban gigitan ular, jika luka tersebut terletak pada area kaki.
  • Jangan sekali-kali mencoba untuk menghilangkan racun bisa dengan cara menyedotnya.
  • Jangan mengonsumsi kopi maupun minuman beralkohol, karena kedua kandungan tersebut dapat mempercepat tubuh dalam menyerap racun.
3. Jika gigitan tidak berbisa

Saat tidak menderita gigitan yang berbisa, Anda atau korban biasanya akan tetap sadar, tidak mengalami gejala apapun, meskipun pucat karena kekurangan darah. Jika hal ini terjadi, atau Anda memang yakin ular yang menggigit tidaklah berbisa, maka terapkan langkah-langkah berikut :

  • Tetaplah tenang,dan jauhkan diri Anda atau korban gigitan dari jangkauan penyerangan si ular. Pastikan Anda berada di tempat aman.

  • Hentikan pendarahan, dengan menekan area gigitan menggunakan kain atau perban bersih. Lakukan hal ini hingga pendarahan berhenti atau hingga medis tiba.

  • Bilas luka gigitan di bawah siraman air bersih selama beberapa menit, lalu bersihkan area sekitar gigitan dengan sabun dan air, lalu bilas kembali.

  • Gunakan krim antibiotik, atau salep atau obat merah, jika luka gigitan masih tergolong ringan dan pendarahan tidak terlalu banyak (sudah berhenti).

  • Gunakan perban steril untuk membalut luka gigitan, sekaligus melindunginya dari pasir atau kotoran.

  • Jika luka gigitan cukup dalam dan pendarahan cukup banyak, segera bawa korban ke rumah sakit terdekat.

Nah, itu dia langkah-langkah pertolongan pertama pada luka gigitan ular yang wajib Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi