Kondom Perempuan sebagai Alternatif Alat Kontrasepsi

Kondom perempuan

Kondom perempuan adalah alat kontrasepsi yang terbuat dari lateks, plastik, ataupun membran hewan yang digunakan untuk mencegah kehamilan dan penyebaran penyakit menular seksual. Perlu diingat kalau kondom perempuan tidak selalu cocok bagi semua orang.

Go DokJika berbicara tentang alat kontrasepsi, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan kondom. Biasanya kondom yang sering dijual di pasaran diperuntukan bagi para laki-laki. Tapi tahukah Anda kalau terdapat kondom untuk perempuan? Jika belum, yuk simak ulasannya berikut in!

Apa itu kondom perempuan?

Kondom perempuan adalah alat kontrasepsi yang terbuat dari lateks, plastik, ataupun membran hewan yang digunakan untuk mencegah kehamilan dan penyebaran penyakit menular seksual. Kondom ini berbentuk kantung yang longgar dan lembut dengan cincin di masing-masing ujungnya.

Bagaimana penggunaannya?

Cara penggunaan kondom perempuan adalah dimasukan ke dalam vagina. Masukkan ujung kondom yang tertutup ke dalam vagina dan cincin yang menyertainya akan menjaga agar kondom tetap berada di tempatnya dan akan menutupi serviks.

Sementara cincin pada ujung lainnya yang terbuka akan berguna untuk menutupi area di sekitar lubang vagina dan juga digunakan untuk melepaskan kondom setelah selesai.

Jadi tidak seperti lateks, bahan yang digunakan untuk membuat kebanyakan kondom pada umumnya, kondom perempuan terbuat dari polyurethane dan lateks sintetis yang aman bagi mereka yang alergi dengan lateks alami. Selain itu, kondom perempuan tidak terpengaruh pada kelembapan dan perubahan suhu.

Lalu, apa manfaaatnya?

Berikut ini adalah manfaat dari penggunaan kondom perempuan sebagai alat kontrasepsi:

  • Tidak seperti alat kontrasepsi lain (pil, suntik, atau IUD), kondom perempuan langsung efektif dan bisa digunakan segera setelah dipasang
  • Kondom perempuan juga memberikan manfaat seperti kondom laki-laki yakni melindungi dari penyakit menular seksual
  • Bisa didapatkan tanpa resep dokter
  • Dapat dimasukan hingga delapan jam sebelum hubungan seksual dilakukan
  • Tidak membutuhkan kerjasama dengan pasangan atau penis yang ereksi seperti jika menggunakan kondom laki-laki
  • Sangat jarang menyebabkan reaksi alergi dan memiliki risiko minimal dari efek samping
  • Bagi beberapa perempuan, bagian cincin luar dari kondom ini dapat menstimulasi klitoris.

Sebenarnya seberapa efektif kondom perempuan untuk mencegah kehamilan? Jika perempuan menggunakan alat kontrasepsi ini setiap melakukan hubungan seksual dan mengikuti instruksinya dengan baik, kondom ini 95% efektif. Ini artinya dalam setahun setiap 100 perempuan yang menggunakan kondom ini dengan benar, lima di antaranya akan hamil.

Meski terpampang nyata kalau kondom perempuan adalah kontrasepsi yang paling efektif untuk mencegah kehamilan jika digunakan dengan benar, penggunaan yang sempurna sangat jarang terjadi.

Jika perempuan menggunakan alat kontrasepsi ini tapi tidak dengan sempurna, presentase efektifnya menjadi hanya 79%. Ini berarti jika 100 perempuan menggunakan kondom ini, dalam setahun akan terdapat 21 perempuan atau lebih yang mengalami kehamilan karena penggunaan yang tidak sempurna.

Perlu diingat kalau kondom perempuan tidak selalu cocok bagi semua orang. Anda mungkin ingin mempertimbangkan jenis alat kontrasepsi lain jika:

  • Memiliki alergi pada polyurethane atau lateks sintetis
  • Memiliki risiko tinggi kehamilan, misalnya berusia di bawah 30 tahun, melakukan hubungan seksual tiga kali atau lebih dalam seminggu, memiliki sejarah kegagalan kontrasepsi dengan metode penghalangan vaginal, atau Anda tidak konsisten menggunakan kondom ini
  • Tidak nyaman dengan teknik pemasangan kondom
  • Memiliki ketidaknormalan vaginal yang mengganggu ketepatan dari penempatan kondom perempuan.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

 

FY/JJ/MA

Referensi