Kina ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Kina

Kina adalah obat yang digunakan untuk mengobati malaria tanpa komplikasi.  Obat ini tidak dapat mengobati malaria parah dan tidak digunakan untuk pencegahan malaria. Kina juga terkadang digunakan pada pengobatan kram pada tungkai bawah.

Nama Generik

Kina

Merek Dagang

Kuinin Dihidroklorida

Pengertian

Kina adalah obat yang digunakan untuk mengobati malaria tanpa komplikasi. Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit. Parasit yang menyebabkan malaria masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk. Obat ini tidak dapat mengobati malaria parah dan tidak digunakan untuk pencegahan malaria. Kina juga terkadang digunakan pada pengobatan kram pada tungkai bawah.

Golongan

Alkaloid Cinchona, Agen Muskuloskeletal

Sediaan

  • Serbuk injeksi
  • Tablet 200 mg
  • Tablet 324 mg
  • Tablet 325 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian oral (kapsul)

  • Babesiosis
    • Dosis dewasa: 650 mg setiap 6 sampai 8 jam ditambah clindamycin 600 mg setiap 8 jam (atau 300 hingga 600 mg IV setiap 6 jam pada pasien dengan babesiosis berat) selama 7 sampai 10 hari
    • Dosis anak (> 16 tahun): 8 mg/kg setiap 8 jam (maksimal 650 mg/dosis) ditambah clindamycin 7 hingga 10 mg/kg (atau IV pada pasien dengan babesiosis berat) setiap 6 hingga 8 jam (maksimal 600 mg/dosis) selama 7 sampai 10 hari.
  • Malaria, Tanpa Komplikasi, Plasmodium falciparum
    • Dosis dewasa: 650 mg (atau dua kapsul 324 mg (648 mg)) 3 kali sehari selama 3 atau 7 hari; berikan kombinasi dengan doxycycline 100 mg ORAL dua kali sehari selama 7 hari ATAU klindamisin 20 mg/kg setiap hari dalam 3 dosis terbagi selama 7 hari ATAU tetrasiklin 250 mg 4 kali sehari selama 7 hari
    • Dosis anak (lebih muda dari 8 tahun): 10 mg / kg 3 kali sehari selama 3 atau 7 hari; dalam kombinasi dengan klindamisin 20 mg / kg setiap hari dalam 3 dosis terbagi selama 7 hari.
  • Malaria, tanpa komplikasi, Plasmodium vivax
    • Dosis dewasa: (tidak hamil) 650 mg (atau dua kapsul 324 mg (648 mg)) 3 kali sehari selama 3 atau 7 hari; digunakan dalam kombinasi dengan doxycycline 100 mg dua kali sehari selama 7 hari ATAU tetrasiklin 250 mg ORAL 4 kali sehari selama 7 hari DAN primaquine fosfat 30 mg sekali sehari selama 14 hari
    • Dosis anak (usia 8 tahun atau lebih): 10 mg/kg 3 kali sehari selama 3 atau 7 hari; digunakan dalam kombinasi dengan doksisiklin 2,2 mg / kg setiap 12 jam selama 7 hari ATAU tetrasiklin 25 mg / kg setiap hari dalam 4 dosis terbagi selama 7 hari DAN fosfat primaquine 0,5 mg / kg sekali sehari selama 14 hari.

Catatan

  • keamanan dan efektivitas tidak ditemukan pada pasien anak yang lebih muda dari 16 tahun.

Kontraindikasi

Kina sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase; risiko hemolisis
  • Hipersensitivitas terhadap mefloquine atau quinidin; sensitivitas silang telah dilaporkan
  • Hipersensitivitas terhadap kina (misalnya trombositopenia, ITP, hemolitik uremik sindrom, black water fever)
  • Myasthenia gravis; risiko eksaserbasi
  • Neuritis optik; risiko eksaserbasi
  • Interval QT memanjang; aritmia ventrikular fatal terlah dilaporkan.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Kina yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas atau berbicara. Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan.
  • Tanda perdarahan seperti muntah darah atau muntah seperti kopi; batuk berdarah; darah dalam urin; kotoran tampak seperti ter atau berdarah; perdarahan pada gusi; perdarahan per vaginam yang tidak normal; memar tanpa sebab yang jelas atau memar yang semakin besar; atau perdarahan yang sangat buruk atau tidak dapat berhenti.
  • Tanda gangguan liver (hati) seperti urin berwarna gelam, merasa letih, tidak lapar, perut begah atau perut nyeri, kotoran berwarna cerah, muntah, atau kulit atau mata menjadi berwarna kuning.
  • Tanda gangguan ginjal seperti tidak dapat berkemih, perubahan jumlah urin, darah pada urin, atau peningkatan berat badan.
  • Kadar gula darah rendah dapat terjadi. Ditandai dengan pusing, nyeri kepala, terasa mengantuk, merasa lemah, gemetar, denyut nadi lebih cepat, kebingungan, lapar, atau berkeringat.
  • Kesulitan bernapas.
  • Denyut jantung terasa tidak normal.
  • Nyeri dada.
  • Pusing atau pingsang.
  • Perubahan pendengaran.
  • Telinga berdenging.
  • Hilang pendengaran (tuli).
  • Perubahan tajam penglihatan mendadak atau perubahan dalam melihat warna.
  • Kehilangan penglihatan.
  • Bintik merah pada kulit
  • Nyeri pinggang.
  • Perut begah atau muntah
  • Diare.
  • Perubahan berpikir logis.
  • Kejang.
  • Demam atau menggigil.
  • Perubahan mood.
  • Kelemahan otot.
  • Merasa letih atau lemah.
  • Reaksi kulit yang sangat buruk (sindrom Stevens-Johnson / nekrolisis epidermal toksik) dapat terjadi. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat buruk yang mungkin tidak kunjung hilang, dan terkadang kematian. Dapatkan bantuan medis segera jika Anda memiliki tanda-tanda seperti kulit merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas (dengan atau tanpa demam); mata merah atau iritasi; atau luka di mulut, tenggorokan, hidung, atau mata Anda.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil). Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat Anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas Anda:

  • Perut begah atau muntah
  • Pusing
  • Nyeri kepala.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Kina. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat Kina.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan C. Kategori ini menyatakan bahwa penelitian pada hewan coba menunjukkan efek samping penggunaan obat terhadap janin (efek teratogenik dan efek lain) dan tidak terdapat uji klinis terkontrol pada wanita. Obat-obat hanya diberikan jika pertimbangan keuntungan lebih besar dari pada risiko potensi pada janin.

Konsumsi Kina oleh ibu menyusui kompatibel terhadap bayi dan risiko obat terhadap bayi minimal.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Kina
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Jika Anda mengalami salah satu kondisi berikut: defisiensi G6PD, black water fever, pemanjangan interval QT pada EKG, trombosit rendah, atau myastenia gravis
    • Jika kadar kalium atau magnesium Anda rendah
    • Denyut jantung menjadi lebih lambat
    • Jika Anda dengan riwayat sakit liver (hati)
    • Jika Anda mengkonsumsi obat seperti rifampisin atau ritonavir
    • Jika Anda mengkonsumsi obat yang dapat menyebabkan denyut jantung tidak normal (pemanjangan interval QT)
  • Hindari mengemudi dan melakukan tugas atau tindakan lain yang meminta Anda untuk waspada sampai Anda melihat bagaimana obat ini memengaruhi Anda.
  • Untuk mengurangi kemungkinan merasa pusing atau pingsan, beranjak secara perlahan-lahan selama beberapa menit dari posisi duduk atau berbaring. Hati-hati ketika menaiki tangga.
  • Jangan mengonsumsi antasid bersamaan dengan obat ini.
  • Hindari makanan atau minuman yang memiliki quinine, seperti air tonik.
  • Jika Anda penderita diabetes, Anda harus memonitor gula darah dengan sangat cermat.
  • Obat ini dapat mempengaruhi tes laboratorium tertentu.
  • Jika Anda berusia 65 tahun atau lebih, gunakan obat ini dengan hati-hati. Anda bisa mengalami lebih banyak efek samping.
  • Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat. Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Kina telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Kina. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (Tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Mesoridazine
    • Ketoconazole
    • Aurothioglucose
    • Astemizole
    • Pimozide
    • Terfenadine
    • Fluconazole
    • Posaconazole
    • Amifampridine
    • Piperaquine
    • Nelfinavir
    • Bepridil
    • Sparfloxacin
    • Dronedarone
    • Thioridazine
    • Cisapride
    • Ziprasidone
    • Saquinavir
    • Amisulpride
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Ritonavir
    • Troleandomycin
    • Erythromycin
    • Carbamazepine
    • Digoxin
    • Nevirapine
    • Hydroxychloroquine
    • Donepezil
    • Pancuronium
    • Mefloquine
    • Droperidol
    • Methadone
    • Ranolazine
    • Sunitinib
    • Halofantrine
    • Quinidine
    • Antasida
    • Tubocurarine
    • Succinylcholine
    • Dolasetron
    • Clarithromycin
    • Asenapine
    • Citalopram
    • Ibutilide
    • Chloroquine
    • Ondansetron
    • Vandetanib
    • Pazopanib
    • Gatifloxacin
    • Haloperidol
    • Ofloxacin
    • Norfloxacin
    • Chlorpromazine
    • Amitriptyline
    • Ciprofloxacin
    • Vardenafil
    • Salmeterol
    • Domperidone
    • Fluoxetine
    • Ivabradine
    • Sevoflurane
    • Metronidazole
    • Amiodarone
    • Levofloxacin
    • Codeine
    • Tramadol
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat sedang)
    • Cyclosporine
    • Rifapentine
    • Atorvastatin
    • Tetracycline
    • Phenytoin
    • Phenobarbital
    • Simvastatin
    • Metoprolol
    • Lovastatin
    • Dextromethorphan
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat rendah)
    • Cimetidine
    • Flecainide
    • Dofetilide

Penyimpanan

Untuk sediaan obat tablet, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 25°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembab. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Untuk obat injeksi hanya dapat diberikan di rumah sakit atau di klinik dokter.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

RE/PJ/MA

Referensi