Ketoconazole ;  Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Ketoconazole

 

 

Ketoconazole merupakan obat golongan anti jamur yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur serius tertentu di dalam tubuh. Ketoconazole termasuk golongan obat yang disebut antijamur azole. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur.

Nama Generik

Ketoconazole

Merek Dagang

A-Be; Anfuhex; Cidaral; Dandrufin; Dericazole; Dexazol; Dezor; Dysfungal; Dysfungal SS; Erazol; Erazol Medicated Shampoo; Etafungal; Fexazol; Formyco; Fungasol; Fungasol SS; Fungoral; Grazol; Interzol; Kanazol; Ketomed; Ketomed Scalp Solution; Lamycos; Lusanoc; Murazid; Muzoral; Mycoderm; Mycoral; Mycoral Scalp Solution; Mycozid; Nizol; Nizoral; Nizoral-Ss Scalp Solution; Nofung; Omegzol; Picamic; Profungal; Pronazol; Solinfec; Sporex; Thicazol; Tokasid; Wizol; Zoralin; Zumarol.

Pengertian

Ketoconazole merupakan obat golongan anti jamur yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur serius tertentu di dalam tubuh. Obat ini termasuk golongan obat yang disebut antijamur azole.

Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur. Ketoconazole tidak boleh digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit dan kuku karena risiko efek samping yang serius dan interaksi obat.

Golongan

Anti jamur, anti seboroik, imidazole

Golongan Obat

K (Obat keras)

Sediaan

  • Tablet 200 mg
  • Tablet salut selaput 200 mg
  • Kapsul 200 mg
  • Krim 1%
  • Krim 2%
  • Shampoo/Cairan obat luar 1%
  • Shampoo/Cairan obat luar 2%.

Indikasi

Dosis untuk pemberian secara oral (tablet, kapsul, dan tablet salut selaput)

  • Blastomycosis, Chromoblastomycosis, Coccidioidomycosis, Histoplasmosis, Paracoccidioidomycosis, pada pasien yang gagal atau tidak toleran terhadap terapi lain:
    • Dosis dewasa awal: 200 mg sekali sehari; dapat meningkat menjadi 400 mg sekali sehari jika respons klinis tidak mencukupi; durasi terapi yang biasa untuk infeksi sistemik adalah 6 bulan
    • Dosis anak usia 2 tahun atau lebih: 3,3-6,6 mg/kg sekali sehari; durasi terapi yang biasa untuk infeksi sistemik adalah 6 bulan
  • Kanker prostat
    • Dosis dewasa: 400 mg 3 kali sehari.

Dosis untuk pemberian secara topikal atau oles (krim, shampoo, cairan obat luar)

  • Kandidiasis kulit
    • Dosis dewasa: oleskan 2% krim sekali sehari selama 2 minggu
  • Ketombe
    • Dosis dewasa: oleskan shampoo 1% untuk membasahi rambut, hingga berbusa, bilas sampai bersih, dan ulangi; gunakan setiap 3 hingga 4 hari hingga 8 minggu;
    • Dosis anak (12 tahun atau lebih): beri sampo 1% untuk membasahi rambut, hingga berbusa, bilas sampai bersih, dan ulangi; gunakan setiap 3 hingga 4 hari hingga 8 minggu.
  • Pityriasis versicolor
    • Dosis dewasa: oleskan sampo 2% secara ke kulit lembab dan batas sekitarnya yang lebar, hinga berbusa, biarkan kulit selama 5 menit kemudian bilas atau oleskan 2% krim ke daerah yang terkena sekali sehari selama 2 minggu.
  • Dermatitis seborheik
    • Dosis dewasa: krim 1% atau 2%, oleskan ke daerah yang terkena dua kali sehari selama empat minggu atau sampai perbaikan klinis
    • Dosis anak: oleskan krim 1%  ke daerah yang terkena sekali sehari selama 2 minggu.
  • Tinea corporis, Tinea cruris, Tinea pedis, Disebabkan oleh Trichophyton rubrum, T. mentagrophytes dan Epidermophyton floccosum
    • Dosis dewasa: oleskan krim 2% sekali sehari selama 2-6minggu.

Catatan

  • Tablet oral ketoconazole hanya boleh digunakan ketika terapi antijamur lain yang efektif tidak tersedia atau tidak ditoleransi dan manfaat potensial dianggap lebih besar daripada risiko potensial
  • Untuk sediaan oral, tidak ada data tersedia untuk anak-anak yang kurang dari 2 tahun; jangan gunakan pada pasien anak kecuali manfaatnya melebihi resikonya
  • Keamanan dan kemanjuran formulasi krim dan shampo belum ditetapkan pada anak-anak.

Kontraindikasi

Ketoconazole oral sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Penggunaan bersamaan dengan HMG-CoA reduktase inhibitor (misalnya, lovastatin, simvastatin)
  • Penggunaan bersamaan dengan cisapride, disopyramide, dofetilide, dronedarone, methadone, pimozide, quinidine, atau ranolazine; peningkatan risiko perpanjangan QT dan ventrikel takiaritmia, termasuk torsades de pointes
  • Penggunaan bersamaan dengan eplerenone, ergot alkaloid (misalnya, ergotamine, ergometrine, dihydroergotamine, methylergometrine), colchicine, felodipine, irinotecan, lurasidone, nisoldipine, atau tolvaptan
  • Penggunaan bersamaan dengan midazolam oral, triazolam oral, alprazolam; dapat menyebabkan efek hipnotik dan obat penenang yang lama
  • Hipersensitivitas terhadap ketoconazole atau komponen apa pun dari produk
  • Penyakit hati, akut atau kronis.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu.

Hubungi dokter atau segera minta pertolongan medis jika Anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping ketoconazole yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas, pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Kembung
  • Rendah mood (depresi)
  • Jika Anda berencana untuk menyakiti diri sendiri atau keinginan untuk menyakiti diri sendiri semakin memburuk
  • Detak jantung yang cepat
  • Detak jantung yang tidak terasa normal
  • Demam atau kedinginan
  • Sakit tenggorokan
  • Rasa terbakar, kebas, atau kesemutan yang tidak normal
  • Pembengkakan di lengan atau kaki
  • Pembengkakan perut
  • Memar atau pendarahan apa pun
  • Perubahan penglihatan
  • Perut begah atau muntah
  • Merasa sangat lelah atau lemah
  • Pusing
  • Nyeri dada atau tekanan atau pingsan.

Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda.

Kehamilan dan Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan C dimana baik studi pada hewan telah mengungkapkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embryocidal atau lainnya) dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita. Sedangkan risiko terhadap ibu menyusui dan bayi belum dapat ditentukan.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap ketoconazole
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Jika Anda memiliki penyakit hati
    • Jika Anda memiliki infeksi jamur pada otak
    • Jika Anda mengonsumsi salah satu dari obat-obatan ini: alprazolam, dihydroergotamine, eplerenone, ergonovine, ergotamine, felodipine, irinotecan, lovastatin, lurasidone, methylergonovine, methysergide, nisoldipine, midazolam oral, simvastatin, tolvaptan, atau triazolam
    • Jika Anda mengkonsumsi colchicine dan memiliki masalah ginjal atau hati.
  • Hindari mengemudi dan melakukan tugas atau tindakan lain yang membutuhkan kewaspadaaan sampai Anda melihat bagaimana efek obat ini terhadap diri Anda
  • Jika Anda memiliki gula darah tinggi (diabetes), diskusikan dengan dokter Anda. Obat ini dapat menurunkan gula darah. Obat gula darah tinggi mungkin perlu diubah
  • Jangan gunakan lebih lama dari yang dianjurkan
  • Hindari mengkonsumsi bir, anggur, atau minuman campuran
  • Obat ini dapat menurunkan kadar testosteron. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan dalam kemampuan seks, payudara membesar, atau jumlah sperma rendah. Kadar testosteron kembali normal setelah obat ini dihentikan. Diskusikan dengan dokter Anda
  • Pil KB dan obathormonal lainnya mungkin tidak bekerja dengan baik untuk mencegah kehamilan. Gunakan beberapa jenis alat kontrasepsi lain seperti kondom saat menggunakan obat ini
  • Katakan kepada dokter jika Anda hamil atau berencana untuk hamil
  • Katakan kepada dokter jika Anda menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan tingkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan ketoconazole telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan ketoconazole. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (tidak dapat diberikan bersamaan)
    • TERFENADINE  
    • SAQUINAVIR
    • ARIPIPRAZOLE  
    • LOPINAVIR  
    • MIDAZOLAM
    • ALPRAZOLAM  
    • TRIAZOLAM  
    • COLCHICINE  
    • PAZOPANIB
    • DRONEDARONE  
    • TOREMIFENE
    • CRIZOTINIB  
    • DOMPERIDONE  
    • ARTEMETHER/LUMEFANTRINE  
    • MARAVIROC   
    • MESORIDAZINE
    • QUINIDINE
    • ASTEMIZOLE
    • FELODIPINE   
    • SIMVASTATIN
    • NISOLDIPINE  
    • DOFETILIDE  
    • ERGOT DERIVATIVES  
    • IRINOTECAN  
    • ALFUZOSIN  
    • TRAZODONE
    • SOLIFENACIN
    • MEFLOQUINE
    • SUNITINIB
    • RANOLAZINE
    • SILODOSIN  
    • QUININE
    • LURASIDONE
    • TELAPREVIR  
    • BEDAQUILINE  
    • TOLVAPTAN
    • LOVASTATIN  
    • MIFEPRISTONE  
    • METHADONE
    • AMIODARONE  
    • VEMURAFENIB  
    • CITALOPRAM  
    • NIMODIPINE
    • LOMITAPIDE   
    • ILOPERIDONE  
    • IVABRADINE    
    • AMIFAMPRIDINE
    • PIPERAQUINE
    • ELETRIPTAN   
    • DISOPYRAMIDE  
    • CLARITHROMYCIN  
    • HALOFANTRINE  
    • ONDANSETRON
    • ATAZANAVIR  
    • CLOZAPINE   
    • PROPAFENONE
    • VILANTEROL
    • VINFLUNINE
    • DABRAFENIB
    • VANDETANIB  
    • SORAFENIB
    • TAMOXIFEN
    • FLUCONAZOLE  
    • ELIGLUSTAT   
    • NALOXEGOL  
    • BEPRIDIL   
    • PIMOZIDE  
    • SPARFLOXACIN   
    • THIORIDAZINE   
    • CISAPRIDE   
    • ZIPRASIDONE   
    • PANOBINOSTAT  
    • ISAVUCONAZONIUM SULFATE   
    • DONEPEZIL
    • FLIBANSERIN  
    • VENETOCLAX
    • AMISULPRIDE  
    • PIMAVANSERIN  
    • PITOLISANT]
    • EPLERENONE  
    • CONIVAPTAN
    • RIBOCICLIB
    • BUPRENORPHINE
    • MACIMORELIN  
    • ENCORAFENIB  
    • IVOSIDENIB.
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • RITONAVIR
    • SIROLIMUS
    • IMATINIB
    • TELITHROMYCIN
    • DOCETAXEL
    • EFAVIRENZ
    • SALMETEROL
    • LAPATINIB
    • NILOTINIB
    • VENLAFAXINE
    • RIVAROXABAN
    • AXITINIB
    • RISPERIDONE
    • ELVITEGRAVIR
    • REGORAFENIB
    • OSPEMIFENE
    • FENTANYL
    • CABAZITAXEL
    • NIFEDIPINE
    • CIMETIDINE
    • RANITIDINE
    • RIFAMPIN
    • PRODUK YANG MENGANDUNG ALUMINUM, KALSIUM ATAU MAGNESIUM
    • WARFARIN
    • TRIMETREXATE
    • PHENYTOIN
    • TACROLIMUS
    • INDINAVIR
    • NEVIRAPINE
    • ISONIAZID
    • DELAVIRDINE
    • NIZATIDINE
    • ROXATIDINE
    • FLUTICASONE
    • CERIVASTATIN
    • TOLTERODINE
    • LEVOMETHADYL
    • RIFAPENTINE
    • VARDENAFIL
    • TADALAFIL
    • ERYTHROMYCIN
    • VALDECOXIB
    • TEMSIROLIMUS
    • IXABEPILONE
    • BOCEPREVIR
    • HALOPERIDOL
    • AVANAFIL
    • HYDROXYCHLOROQUINE
    • BRIGATINIB
    • NERATINIB
    • COPANLISIB
    • ACALABRUTINIB
    • LOFEXIDINE
    • FAMOTIDINE
    • SUCRALFATE
    • ATORVASTATIN
    • ZOLPIDEM
    • REBOXETINE
    • APREPITANT
    • TIPRANAVIR
    • ETRAVIRINE
    • DASATINIB
    • BRETYLIUM
    • IBUTILIDE
    • CLOPIDOGREL
    • PACLITAXEL
    • FINGOLIMOD
    • TICAGRELOR
    • IFOSFAMIDE
    • VINCRISTINE
    • ENZALUTAMIDE
    • COBICISTAT
    • CYCLOBENZAPRINE
    • TAMSULOSIN
    • CABOZANTINIB
    • PASIREOTIDE
    • PONATINIB
    • APIXABAN
    • RETAPAMULIN
    • TIZANIDINE
    • ADO-TRASTUZUMAB EMTANSINE
    • ROMIDEPSIN
    • AFATINIB
    • LEVOMILNACIPRAN
    • FLUOXETINE
    • BUSULFAN
    • CARBAMAZEPINE
    • RIFABUTIN
    • VINBLASTINE
    • VINORELBINE
    • VERAPAMIL
    • PIXANTRONE
    • MACITENTAN
    • IBRUTINIB
    • QUETIAPINE
    • VILAZODONE
    • DOXORUBICIN
    • EVEROLIMUS
    • MITOTANE
    • PROTON PUMP INHIBITORS
    • ST JOHN’S WORT
    • DROPERIDOL
    • GEMIFLOXACIN
    • NELFINAVIR
    • CHLOROQUINE
    • ERIBULIN
    • TELAVANCIN
    • GRANISETRON
    • GATIFLOXACIN
    • NORFLOXACIN
    • NEFAZODONE
    • TETRABENAZINE
    • DOLASETRON
    • PALIPERIDONE
    • AMITRIPTYLINE
    • ARSENIC TRIOXIDE
    • CIPROFLOXACIN
    • ANAGRELIDE
    • APOMORPHINE
    • AZITHROMYCIN
    • ASENAPINE
    • ZALEPLON
    • CLONAZEPAM
    • VORAPAXAR
    • ESZOPICLONE
    • DABIGATRAN
    • CERITINIB
    • TOPOTECAN
    • MORPHINE
    • RUXOLITINIB
    • OXYCODONE
    • IDELALISIB SUBSTRATES
    • GONADOTROPIN RELEASING HORMONE AGONISTS  
    • METRONIDAZOLE
    • HYDROCODONE
    • ERLOTINIB
    • DACLATASVIR
    • SIMEPREVIR
    • MOXIFLOXACIN
    • OLAPARIB
    • OMBITASVIR
    • PARITAPREVIR
    • DASABUVIR
    • CILOSTAZOL
    • PALBOCICLIB
    • IVACAFTOR
    • BREXPIPRAZOLE
    • SONIDEGIB
    • LUMACAFTOR
    • LEVOFLOXACIN
    • CARIPRAZINE
    • TRABECTEDIN
    • BROMOCRIPTINE
    • COBIMETINIB
    • BOSUTINIB
    • ZUCLOPENTHIXOL
    • SULPIRIDE
    • CALCIFEDIOL
    • SUVOREXANT
    • MANIDIPINE
    • SOTALOL
    • HYDROXYZINE
    • THIOTEPA
    • DEFLAZACORT
    • QT PROLONGING AGENTS
    • DEUTETRABENAZINE
    • VALBENAZINE
    • MIDOSTAURIN
    • BETRIXABAN
    • INOTUZUMAB OZOGAMICIN
    • ABEMACICLIB
    • CODEINE
    • SERTRALINE
    • ALFENTANIL
    • DIHYDROCODEINE
    • MEPERIDINE
    • SUFENTANIL
    • PENTAZOCINE
    • TRAMADOL
    • TEZACAFTOR
    • APALUTAMIDE
    • ELAGOLIX
    • EDOXABAN.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat sedang)
    • CYCLOSPORINE
    • ALMOTRIPTAN
    • FOSAMPRENAVIR
    • DARIFENACIN
    • ALOSETRON
    • MOMETASONE
    • DARUNAVIR
    • BORTEZOMIB
    • ROFLUMILAST
    • ALITRETINOIN
    • CLOBAZAM
    • METHYLPREDNISOLONE
    • PREDNISONE
    • DIDANOSINE
    • PHENPROCOUMON
    • ANISINDIONE
    • DICUMAROL
    • TOLBUTAMIDE
    • NICARDIPINE
    • ISRADIPINE
    • TRETINOIN
    • ACENOCOUMAROL
    • SILDENAFIL
    • BEXAROTENE
    • BUDESONIDE
    • DUTASTERIDE
    • CINACALCET
    • PIOGLITAZONE
    • AMPRENAVIR
    • PRAZIQUANTEL
    • GALANTAMINE
    • PARICALCITOL
    • RAMELTEON
    • BOSENTAN
    • CHLORDIAZEPOXIDE
    • REPAGLINIDE
    • OXYBUTYNIN
    • ARIPIPRAZOLE LAUROXIL
    • PHENINDIONE
    • PREDNISOLONE
    • DIGOXIN
    • TOFACITINIB
    • GUANFACINE
    • BUSPIRONE
    • RIOCIGUAT
    • LETROZOLE
    • DEXAMETHASONE
    • DILTIAZEM
    • ZILEUTON
    • NATEGLINIDE
    • LOSARTAN
    • SAXAGLIPTIN
    • FESOTERODINE.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersama an  dalam tingkat ringan)
    • IMIPRAMINE
    • CICLESONIDE
    • SIBUTRAMINE
    • MODAFINIL
    • ARMODAFINIL
    • TINIDAZOLE
    • LORATADINE.

Penyimpanan

Untuk sediaan tablet, kapsul, tablet salut selaput, krim simpan pada suhu ruangan (20-30°C) . Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembab. Jangan simpan di kamar mandi kecuali sediaan shampoo. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

JJ/MA

Referensi