Kesalahan dan Panduan dalam Menggunakan Softlens

Softlens

Softlens sering digunakan oleh seseorang yang memiliki kondisi mata rabun jauh maupun rabun dekat ataupun untuk mempercantik penampilan. Namun, kesalahan dalam menggunakan softlens bisa menimbulkan bahaya bagi  mata Anda, lho.

 

Go Dok Sebagai salah satu indera utama dalam tubuh, tidak ada seorangpun yang ingin matanya terkena kelainan yang dapat mengganggu fungsi penglihatannya. Untungnya gangguan mata ringan dalam skala ringan, seperti rabun atau mata minus, masih bisa diatasi dengan pengguanan alat bantu optik, seperti kacamata.

Namun, banyak sebagian orang yang merasa tidak nyaman dengan penggunaan kacamata. Selain terasa berat, seringnya kacamata yang hilang juga membuat orang mencari alat bantu optik lainnya; yaitu softlens.

Memang penggunaan softlens dinilai lebih ringkas dan tidak sampai mengubah penampilan secara signifikan. Namun, apakah artinya penggunaan softlens jauh dari risiko? Makanya, simak dulu artikel berikut ini!

Seberapa bahaya menggunakan softlens sembarangan?

Menggunakan softlens memang terkesan simpel dan mudah dibawa. Namun, ada bahaya yang tersembunyi dalam benda kecil berbahan silicon-hidrogel tersebut, lho.

Sebenarnya, masalah terbesar dari lensa kontak bukanlah pada bendanya, tetapi dengan orang-orang yang memakainya. Sebuah studi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat menemukan bahwa hampir satu juta orang mengunjungi dokter setiap tahunnya karena memiliki infeksi mata terkait pemakaian lensa kontak.

Berikut ini adalah beberapa kesalahan penggunaan lensa kontak yang memicu gangguan pada mata.

1. Menggunakan kontak lensa tanpa mencuci tangan telebih dahulu.

Fakta mengejutkan bahwa sebanyak 45% orang tidak mencuci tangan mereka sebelum memakai maupun melepas lensa kontak setelah pemakaian. Padahal, tangan menjadi sumber penyakit mengingat tangan selalu berpegangan pada semua benda setiap waktu.

2. Menggunakan kontak lensa yang sudah habis masa berlakunya.

Studi lainnya juga menunjukkan bahwa banyak orang menggunakan lensa kontak bulanan satu setengah kali lebih lama dari yang direkomendasikan. Lensa kontak adalah alat medis yang biasanya dikemas dalam wadah steril kecil yang diisi dengan cairan. Seiring berjalannya waktu, lensa kontak dapat mengalami kadaluarsa dan terkontaminasi bakteri.

3. Infeksi mata yang paling serius adalah keratitis.

Infeksi ini disebabkan oleh bakteri dan organisme lain yang mempengaruhi kornea, sebuah kubah transparan di bagian depan mata. Studi menunjukkan bahwa infeksi terjadi karena banyak orang yang mengabaikan saran dokter mata mereka.

4. Tidur menggunakan lensa kontak.

Ini merupakan kebiasaan yang paling banyak menimbulkan bahaya softlens bagi mata. Tidur dengan lensa kontak yang masih tertinggal dapat meningkatkan risiko infeksi pada kornea dua puluh kali lipat lebih besar.

Ketika menggunakan lensa kontak, maka kornea jadi kekurangan oksigen. Dengan begitu, maka kornea akan menjadi kurang efektif sebagai penghalang untuk mencegah kuman. Hal ini akan menyebabkan infeksi mata, mulai dari mata kering, peradangan pada mata, hingga yang paling parah dapat menyebabkan kebutaan.

Bagaimana cara menggunakan Softlens?

Mata merupakan organ tubuh yang sangat sensitif. Maka dari itu, kebersihannya tentu harus dijaga dengan ketat. Berikut cara pemasangan lensa kontak dengan aman:

  1. Cuci tangan Anda dengan sabun sampai bersih. Kemudian, keringkan tangan hingga kering sepenuhnya.
  2. Bilas lensa kontak menggunakan cairan khusus lensa kontak untuk menghilangkan kotoran. Jika Anda baru membeli kontak lensa, maka kontak lensa tersebut bisa langsung digunakan. Agar lensa kontak tidak tercampur, ingat untuk selalu memasang dan melepas lensa kontak sebelah kanan terlebih dahulu.
  3. Letakkan lensa kontak di ujung jari telunjuk Anda. Pastikan Anda tidak meletakkan lensa terbalik.
  4. Gunakan tangan Anda yang lain untuk memegang kelopak mata Anda yang Anda ingin pasang kontak lensa sehingga mata Anda tidak berkedip.
  5. Lalu pada tangan yang sedang memegang kontak lensa, gunakan jari yang tidak dipakai untuk menarik ke bawah kelopak mata bawah Anda.
  6. Arahkan pandangan Anda ke atas, kemudian letakkan lensa di bagian bawah mata Anda.
  7. Perlahan-lahan lepaskan tangan Anda dari kelopak mata Anda, dan biarkan mata Anda menutup sejenak.
  8. Berkediplah  beberapa kali secara alami, agar lensa kontakberada di pusat mata.
  9. Jika lensa kontak terasa tidak nyaman atau mengganggu mata Anda, maka keluarkanlah dan periksa jika ada kerusakan atau serpihan kotoran. Jika Anda mendapati lensa kontak rusak, maka buanglah. Jika tidak, gunakan larutan untuk membilasnya dan masukkannya kembali.

Nah, itu dia tips menggunakan softlens dengan aman. Ingat untuk selalu menjaga kebersihan ya agar Anda dapat menghindaribahaya softlens bagi mata. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.

 

GA/TP/PJ

Referensi