Kenali Bahaya Prosedur Smoothing Rambut

Prosedur Smoothing Rambut 

Prosedur Smoothing Rambut biasanya disebut “keratin smoothing” atau perawatan “Brazilian”, dan melibatkan produk pelurus serta penghalus rambut yang dirancang untuk memecah serta menyatukan kembali ikatan kimiawi di dalam keratin rambut Anda.  Keratin sendiri adalah protein kunci yang menyusun struktur pada rambut dan kuku.

 

Go Dok Bagi Anda yang memiliki rambut keriting, kribo, atau jenis lain yang sulit diatur, tentu prosedur smoothing rambut tampak sangat menarik di mata Anda. Bagaimana tidak, dalam sekejap rambut yang tadinya ‘jigrak’, keriting tak beraturan, bisa menjadi lurus, lembut, dan rapi. Anda pun bisa merasa percaya diri dengan penampilan dalam sekejap. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata prosedur smoothing rambut memiliki bahayanya sendiri? Mau tahu apa saja? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu prosedur smoothing rambut?

Sebelum mengenal bahayanya, ada baiknya Anda mengenal terlebih dulu prosedur smoothing  dan straightening rambut itu sendiri. Biasanya, perawatan ini disebut “keratin smoothing” atau perawatan  “Brazilian”, dan melibatkan produk pelurus serta penghalus rambut yang dirancang untuk memecah serta menyatukan kembali ikatan kimiawi di dalam keratin rambut Anda.

Keratin sendiri adalah protein kunci yang menyusun struktur pada rambut dan kuku. Saat produk rambut yang digunakan menyatukan kembali ikatan kimia dalam keratin, rambut Anda terbentuk dalam pola baru yang lebih lurus dan lembut. Hal ini bisa dilakukan secara permanen, maupun temporer (bersifat sementara).

Lalu, apakah bahaya smoothing rambut?

Hair smoothing dan straightening sejatinya memang memiliki bahaya, baik bagi kesehatan Anda dan rambut Anda sendiri, maupun untuk para pekerja salon yang menerapkan prosedur ini pada Anda. Bahaya yang pertama jelas adalah kerusakan dari rambut Anda sendiri. Meskipun prosedur ini memberikan hasil rambut lembut yang memuaskan, namun jika dilakukan terlalu sering, rambut akan menjadi kering dan rusak. Kerusakan ini termasuk rambut patah-patah, berubah warna, dan mudah rontok. Hal ini akan tetap terjadi jika Anda melakukannya terlalu sering, meskipun sudah menggunakan vitamin rambut.

Bahaya yang kedua adalah adanya gas formaldehyde yang dilepaskan setiap kali Anda melakukan smoothing rambut. Ya, setiap produk yang digunakan untuk melembutkan serta meluruskan rambut kebanyakan mengandung zat seperti methylene glycol, formalin, methanal, dan methanediol. Setiap zat ini, ketika dipanaskan, akan melepaskan gas formaldehyde (yang juga dikenal dengan nama formalin) yang cukup berbahaya bagi kesehatan jika Anda terpapar olehnya terlalu sering.

Bahaya yang bisa ditimbulkan setelah prosedur smoothing rambut:

  • Menimbulkan ruam-ruam pada kulit
  • Iritasi akut pada sistem pernapasan Anda,
  • Kemungkinan menderita alergi terhadap zat ini seumur hidup.

Jika ini adalah akibatnya pada Anda yang hanya dua kali atau tiga kali dalam setahun melakukan perawatan smoothing, maka akibat lebih besar akan dialami pekerja salon yang terus menerus terpapar zat ini hampir setiap hari. Para pekerja salon ini bisa memiliki risiko yang lebih besar dalam terkena kanker jika terus menerus terpapar zat-zat yang telah disebutkan.

Belum lagi risiko masalah kesehatan pada pernapasan, sesak napas, tenggorokan sakit dan kering, cepat lelah, sakit kepala, dan sensasi terbakar pada hidung serta mata. Bukan tidak mungkin pula jika Anda, sebagai pelanggan salon, juga turut mengalaminya. Berbahaya, bukan?

Nah, itulah tadi serba-serbi prosedur smoothing rambut dan bahayanya yang harus Anda ketahui, mulai dari masalah kerusakan dan tidak cantiknya rambut, hingga masalah kesehatan yang lebih serius seperti penyakit pernapasan dan kanker. Jadi, sebaiknya berpikirlah dua kali sebelum memutuskan untuk menjalani perawtan smoothing rambut, dan mulailah menghargai bentuk asli rambut Anda. cantik apa adanya, itu lebih menarik lho! Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk berkonsultasi dengan dokter yang selalu online 7 x 24 jam langsung dari smartphone Anda. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi